Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » DPRD Berau Soroti SiLPA Rp 893 Miliar, Tuding Lemahnya Perencanaan dan Serapan Anggaran

DPRD Berau Soroti SiLPA Rp 893 Miliar, Tuding Lemahnya Perencanaan dan Serapan Anggaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 535
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Komisi II DPRD Kabupaten Berau menyoroti membengkaknya angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Berau Tahun Anggaran 2024 yang mencapai Rp 893 miliar. Angka ini dinilai terlalu besar dan mencerminkan lemahnya koordinasi, perencanaan, serta rendahnya serapan anggaran oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, mengatakan SiLPA yang besar merupakan cermin dari birokrasi yang tidak efektif. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang), ia menyebutkan bahwa kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan.

“Anggaran yang tidak terserap secara optimal berarti pemerintah gagal mengelola hak rakyat. Ini bentuk ketidakefektifan birokrasi yang merugikan masyarakat,” ujar Rudi.

Ia menegaskan bahwa sebagai institusi yang menjadi motor penggerak pembangunan, Bapelitbang tidak cukup hanya menyusun dokumen kebijakan semata. Lembaga tersebut juga harus mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dan menyusun strategi pembangunan berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan.

“Bapelitbang harus mengoordinasikan seluruh OPD sejak tahap perencanaan hingga implementasi di lapangan. Tidak boleh hanya berperan administratif,” katanya.

Rudi juga mendorong diterapkannya sistem penghargaan dan sanksi berbasis kinerja dalam pengelolaan anggaran. Menurut dia, OPD yang menunjukkan serapan anggaran tinggi dan berdampak positif layak diapresiasi, sedangkan yang tidak mencapai target harus diberi sanksi tegas.

“Alasan klasik seperti keterlambatan administrasi atau kendala regulasi tidak bisa lagi jadi pembenaran. Sudah saatnya ada mekanisme evaluasi yang konkret dan transparan,” ucapnya.

Tak hanya soal teknis anggaran, Komisi II juga menyoroti fokus pembangunan daerah yang masih terlalu berat pada sektor pertambangan. Menurut Rudi, dominasi tambang dalam struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Berau menyebabkan sektor-sektor lain—seperti pertanian dan perikanan—terpinggirkan.

“Padahal masih banyak petani yang kesulitan mengakses pupuk, nelayan yang kekurangan alat tangkap. Ini kebutuhan dasar yang mestinya jadi prioritas,” katanya.

Meski mengakui bahwa keberadaan SiLPA tidak sepenuhnya bisa dihindari dalam siklus anggaran, namun besarnya nilai tahun ini, menurut dia, menunjukkan ketidaksiapan sistem perencanaan dan eksekusi.

“Ketidakoptimalan itu merata, dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sampai urusan pertanahan,” ungkapnya.

Rudi juga menambahkan bahwa DPRD telah berupaya mempercepat proses pembahasan anggaran agar tidak menghambat pelaksanaan program. Namun, menurutnya, sebaik apapun perencanaan di atas kertas, tetap akan sia-sia bila tidak ada eksekusi di lapangan.

“APBD adalah uang rakyat. Kalau tidak dimanfaatkan maksimal, maka yang dirugikan adalah rakyat sendiri,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akad Simpel Jadi Pilihan, KUA Berbenah Ikuti Selera Gen Z

    Akad Simpel Jadi Pilihan, KUA Berbenah Ikuti Selera Gen Z

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    BERAU – Tren pernikahan sederhana di kalangan generasi Z menunjukkan peningkatan. Fenomena ini terlihat dari bertambahnya pasangan muda yang memilih melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Pilihan tersebut dinilai lebih praktis dan tidak membebani keluarga, baik dari sisi biaya maupun persiapan. Kondisi ini mendorong sejumlah KUA untuk berbenah, terutama dalam penyediaan balai nikah […]

  • Prabowo Soroti Digitalisasi Bansos, Proses Kelayakan dari 200 Hari Kini Diklaim Hitungan Menit

    Prabowo Soroti Digitalisasi Bansos, Proses Kelayakan dari 200 Hari Kini Diklaim Hitungan Menit

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti digitalisasi perlindungan sosial sebagai salah satu bentuk transformasi pelayanan pemerintah. Sistem baru ini disebut mampu memangkas proses pendaftaran hingga pemeriksaan kelayakan penerima bantuan sosial yang sebelumnya memakan waktu berbulan-bulan menjadi hanya hitungan menit. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI […]

  • Hadapi Tantangan Anggaran, Bupati Berau Tekankan Kolaborasi dan Kinerja Tepat Sasaran di RKPD 2027

    Hadapi Tantangan Anggaran, Bupati Berau Tekankan Kolaborasi dan Kinerja Tepat Sasaran di RKPD 2027

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Bupati Berau Sri Juniarsih menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Berau Tahun 2027, Selasa, 7 April 2026. Dalam forum tersebut, Sri menyatakan berbagai masukan dari peserta Musrenbang menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi yang penuh tantangan. “Di […]

  • Banjir Masih Mengepung Tanjung Selor, Akses Lalu Lintas Terganggu

    Banjir Masih Mengepung Tanjung Selor, Akses Lalu Lintas Terganggu

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 868
    • 0Komentar

    Tanjung Selor – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Sungai Kayan sejak beberapa hari terakhir menyebabkan banjir kiriman yang masih mengepung sebagian besar wilayah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Hingga Senin siang, 19 Mei 2025, genangan air setinggi lutut orang dewasa masih merendam sejumlah ruas jalan utama, menghambat aktivitas warga. Pantauan IT-News.id pada pukul […]

  • Lepas Tukik di Derawan, Seno Aji Dorong Pariwisata Jadi Penopang Ekonomi Berau

    Lepas Tukik di Derawan, Seno Aji Dorong Pariwisata Jadi Penopang Ekonomi Berau

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PULAU DERAWAN – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji bersama Wakil Bupati Berau Gamalis melepas tukik atau anak penyu di Pantai Pulau Derawan, Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan itu menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja Seno Aji selama dua hari di Kabupaten Berau. Pelepasan tukik dilakukan sebagai simbol komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian ekosistem laut yang […]

  • Dana Karbon untuk Kampung: Madu Kelulut dan Kompos Jadi Mesin Ekonomi Hijau Berau

    Dana Karbon untuk Kampung: Madu Kelulut dan Kompos Jadi Mesin Ekonomi Hijau Berau

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb— Di tengah luasnya lanskap hutan Kalimantan Timur, Kabupaten Berau mulai menata model ekonomi baru yang lebih hijau dan lebih berpihak pada masyarakat. Pemerintah daerah memajukan program perhutanan sosial bukan hanya sebagai kebijakan lingkungan, tetapi sebagai jalan agar masyarakat sekitar hutan dapat hidup sejahtera tanpa menebang hutan yang menjadi pelindung mereka sendiri. Sekretaris Daerah […]

expand_less