Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Baturunan Parau: Simbol Gotong Royong

Baturunan Parau: Simbol Gotong Royong

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
  • visibility 526
  • print Cetak

Gunung Tabur – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-71 Kabupaten Berau dan ke-214 Kota Tanjung Redeb, Pemerintah Kabupaten Berau bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) serta Kesultanan Gunung Tabur menggelar prosesi Baturunan Parau pada Senin (16/9/2024) di Museum Kesultanan Gunung Tabur.

Prosesi Baturunan Parau, atau menurunkan perahu, merupakan bagian integral dari adat dan istiadat masyarakat Gunung Tabur. Kegiatan ini menjadi simbol penguatan tali kebersamaan di Bumi Batiwakkal dan telah menjadi agenda rutin tahunan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tanjung Redeb dan Kabupaten Berau.

Tradisi ini pertama kali diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau beberapa tahun lalu dan sejak saat itu berkembang menjadi tradisi yang terus dilestarikan. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat setempat, pemangku adat, serta tokoh agama, yang semuanya turut serta dalam prosesi tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, menjelaskan bahwa Baturunan Parau adalah tradisi yang diwariskan turun-temurun, yang mengajarkan makna semangat gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat. “Tradisi ini merupakan bagian tak terpisahkan dari adat istiadat kita,” ujarnya.

Menurut Said, prosesi ini mencerminkan simbol kebersamaan di antara masyarakat yang bekerja bersama secara ikhlas untuk membangun kekompakan dan gotong royong. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ilyas Natsir, menambahkan bahwa kegiatan ini melambangkan kesatuan hati masyarakat Gunung Tabur dalam menjalin kesejahteraan dan keharmonisan. “Dengan bersatu padu, kita dapat menghindari perpecahan dan terus membangun secara bergotong royong,” ungkapnya.

Dalam prosesi ini, sebelum perahu diturunkan ke Sungai Segah, dilakukan pembacaan doa oleh sesepuh adat yang dikemas dengan kearifan lokal. Muhammad Said dan anggota Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya juga turut serta membantu menurunkan perahu ke sungai, menunjukkan partisipasi aktif dalam tradisi ini.

Kegiatan Baturunan Parau menjadi momen penting dalam merayakan sejarah dan budaya lokal serta memperkuat semangat kebersamaan di kalangan masyarakat Gunung Tabur.(yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Dorong Pelatihan Tour Guide Sebagai Investasi Pariwisata: SDM Unggul, Wisata Berau Semakin Kompetitif

    DPRD Dorong Pelatihan Tour Guide Sebagai Investasi Pariwisata: SDM Unggul, Wisata Berau Semakin Kompetitif

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Laut biru Derawan memikat mata, Labuan Cermin membuat wisatawan betah memotret, dan Maratua sudah lama jadi ikon eksotis Berau. Namun Ketua Komisi II DPRD Berau Sutami mengingatkan satu hal penting: keindahan hanyalah pintu masuk — yang menjaga wisatawan tetap tinggal dan ingin kembali adalah cerita, informasi, serta pelayanan manusia di lapangan. Dan […]

  • Program Pasar Murah Siap Digelar Usai APBD Perubahan Disahkan

    Program Pasar Murah Siap Digelar Usai APBD Perubahan Disahkan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.498
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mempercepat langkah pengendalian inflasi dengan memperluas jangkauan program pasar murah. Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama Dinas Pangan akan berbagi tugas agar kegiatan itu dapat menjangkau seratus kampung di seluruh wilayah Berau. Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yuanita, mengatakan keterbatasan waktu membuat dua instansi tersebut harus membagi peran agar sasaran […]

  • Kejari Berau Kembalikan Dana Pemulihan ke Pemkab

    Kejari Berau Kembalikan Dana Pemulihan ke Pemkab

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 561
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau menyerahkan dana sebesar Rp935 juta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Dana ini berasal dari hasil penyelamatan kerugian keuangan daerah terkait perkara tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Kejari Berau, Gusti Hamdani, kepada Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di Kantor Kejari Berau […]

  • Akses Pelayanan Jadi Alasan Utama Pemekaran, Berau Pesisir Selatan Jawab Kebutuhan Masyarakat

    Akses Pelayanan Jadi Alasan Utama Pemekaran, Berau Pesisir Selatan Jawab Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 717
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wacana pemekaran wilayah Kabupaten Berau menjadi daerah otonomi baru (DOB) dengan nama Berau Pesisir Selatan kini memasuki tahap yang semakin konkret. Proses pembentukan DOB tersebut disambut antusias, terutama oleh masyarakat di kawasan pesisir yang selama ini merasa jauh dari pusat pemerintahan. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, yang juga merupakan wakil rakyat […]

  • Proyek Air Bersih Jangan Hanya Kejar Keuntungan 

    Proyek Air Bersih Jangan Hanya Kejar Keuntungan 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Kebutuhan air bersih yang hingga kini belum merata di Kabupaten Berau menjadi sorotan para wakil rakyat. Anggota DPRD Kabupaten Berau Komisi II, Sutami ditemui beberapa waktu lalu menegaskan pentingnya pelayanan publik, khususnya akses air bersih ini. Dirinya menyebut, air bersih ini seharusnya bisa dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat tanpa membebani secara […]

  • Antrean BBM Tak Kunjung Selesai, DPRD Kaltara Gerakkan Satgas Terpadu di Bulungan

    Antrean BBM Tak Kunjung Selesai, DPRD Kaltara Gerakkan Satgas Terpadu di Bulungan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bulungan kembali memantik reaksi keras dari para pemangku kebijakan di Kalimantan Utara. Masalah klasik distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi itu kini resmi diangkat ke meja Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kalimantan Utara pada Senin (11/5) sore. […]

expand_less