Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » DLHK Berau: Drainase Tertutup Tak Pernah Dibersihkan, Kerjasama dengan PUPR Diperlukan

DLHK Berau: Drainase Tertutup Tak Pernah Dibersihkan, Kerjasama dengan PUPR Diperlukan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
  • visibility 1.053
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Genangan air yang kerap kali muncul pasca hujan deras di beberapa titik dalam Kota Tanjung Redeb, diduga akibat adanya sedimentasi dan penumpukan sampah di dalam drainase.

Dikatakan Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Berau, Suhardi, selama ini pihaknya telah melakukan tugas dan fungsi mereka untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di jalan maupun sekitar drainase terbuka. Namun untuk drainase tertutup, pihaknya mengakui tidak pernah membersihkan sebab harus turun bersama pihak DPUPR.

“Memang kita harus bekerjasama dengan PUPR. Tugas kita sekali lagi cuma mengambil sampah yang ada di atas saja. Kalau yang di drainase itu harus dibuka penutupnya, dan yang membuka harus PUPR,” ujarnya, Rabu (2/10/2024).

Pembersihan drainase terbuka dikatakannya dilakukan hampir setiap waktu, sementara untuk drainase tertutup itu diakui belum pernah dibersihkan secara menyeluruh.

“Pokoknya di mana ada sedimentasi, di situ kita bersihkan. Tapi untuk yang tertutup ini, kami sudah berkoordinasi dengan PUPR agar bersama-sama turun ke lokasi yang sering terjadi genangan seperti di Jalan Gatot Subroto dan lain-lain,” jelasnya.

Lanjutnya, selain akibat sumbatan sampah dan sedimentasi di dalam drainase, posisi drainase yang tingginya hampir sama dengn badan jalan juga menjadi penyebab sering terjadinya genangan air saat hujan deras.

“Seharusnya drainase lebih rendah dari jalan. Apalagi ketutupan kayak gitu kita agak kewalahan juga sebenarnya. Kalau jalan tertutup ini mau tidak mau kita harus bekerjasama dengan PUPR. Apalagi PUPR belum ada serah terima dari pihak ketiga. Kita juga bingung kan akhirnya,” sambungnya. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 654
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Konflik antara manusia dan buaya di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. DPRD Berau meminta pemerintah daerah segera merealisasikan rencana pembangunan penangkaran buaya sebagai langkah penanganan jangka panjang. Anggota DPRD Berau, Sakirman, mengatakan desakan tersebut muncul setelah insiden serangan buaya yang hampir merenggut nyawa seorang warga di Karang Mulyo, Kecamatan Tanjung Redeb. Peristiwa […]

  • Harhubnas 2026, Ahong Ingatkan Keselamatan Tak Boleh Dikompromikan

    Harhubnas 2026, Ahong Ingatkan Keselamatan Tak Boleh Dikompromikan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SURABAYA — Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026 menjadi momentum untuk kembali menempatkan keselamatan sebagai bagian utama dalam setiap layanan transportasi, baik darat, laut, maupun udara. Harhubnas tahun ini mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”. Tema tersebut menegaskan peran transportasi dalam menghubungkan antarpulau, memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang, hingga […]

  • Peraturan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Menjadi Penghalang Utama

    Pembangunan Toilet di Tepian Ahmad Yani Tanjung Redeb Terganjal Aturan

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    Beraunews.id,Tanjung Redeb — Sebagai salah satu Pusat Jajanan Kuliner yang tak pernah sepi dari Wisatawan atau Pengunjung, masyarakat berharap agar Pemkab Berau bisa membuatkan Toilet di sepanjang Tepian Ahmad Yani atau Tepian Segah. Namun, hal ini tak bisa terwujud lantaran terbentur Aturan. Ditemui Senin (1/7/2024) siang di ruang kerjanya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DLHK) Berau, Mustakim menjelaskan jika sepanjang Tepian Ahmad Yani itu merupakan Jalur Hijau dan adanya Garis Padan Sungai, maka sudah ada Aturan yang mengikat. Jika […]

  • Jelang Lebaran, TPID Berau Bergerak Cepat Kendalikan Harga Bahan Pokok

    Jelang Lebaran, TPID Berau Bergerak Cepat Kendalikan Harga Bahan Pokok

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Berau menggelar High Level Meeting (HLM) 2026 untuk memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian utama pemerintah daerah, terutama saat permintaan masyarakat meningkat pada periode hari besar keagamaan. “Stabilitas harga dan […]

  • Tak Cukup Dibangun, Infrastruktur Berau Butuh Perawatan Sistematis

    Tak Cukup Dibangun, Infrastruktur Berau Butuh Perawatan Sistematis

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    BERAU — Pembangunan infrastruktur yang masif di Kabupaten Berau dinilai harus diimbangi dengan sistem pemeliharaan yang terukur. Hal ini diperlukan agar fasilitas publik dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemkab Berau, Andi Marewangeng, mengatakan bahwa pembangunan tidak berhenti pada tahap penyelesaian fisik. Infrastruktur yang telah dibangun, menurut dia, […]

  • Udara Berau Memburuk, Alat Pemantau Dipasang 24 Jam

    Udara Berau Memburuk, Alat Pemantau Dipasang 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB, Beraunews.id — Pemerintah Kabupaten Berau melakukan pemantauan kondisi kualitas udara menyusul kondisi kabut asap yang semakin pekat dalam beberapa hari terakhir. Pemantauan dilakukan dengan memasang alat untuk mengukur konsentrasi partikulat PM2.5 dan PM10. Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan karena kondisi udara yang sebelumnya masih tergolong baik, kini terlihat semakin pekat. […]

expand_less