Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Minimnya SLB di Berau Jadi Sorotan Legislatif, Frans Lewi: Pemerintah Wajib Penuhi Hak Semua Anak

Minimnya SLB di Berau Jadi Sorotan Legislatif, Frans Lewi: Pemerintah Wajib Penuhi Hak Semua Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 669
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Minimnya jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Berau menjadi perhatian serius kalangan legislatif. Saat ini, hanya terdapat satu SLB yang berlokasi di Tanjung Redeb, dan hal ini dinilai sangat membatasi akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus dari wilayah kecamatan lain di Bumi Batiwakkal.

Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menilai kondisi tersebut sebagai bentuk ketimpangan layanan pendidikan yang harus segera diatasi. Ia bahkan menuturkan pengalamannya bertemu langsung dengan orang tua yang terpaksa menyewa tempat tinggal di pusat kota demi memastikan anaknya dapat bersekolah di SLB.

“Hal ini tentu menyulitkan. Karena mereka harus meninggalkan aktivitas utama dan kehidupan mereka di kampung, hanya untuk bisa mendampingi anak bersekolah. Jujur, saya sempat temui sendiri orang tua yang harus ngontrak rumah di Tanjung Redeb karena tidak ada SLB di kecamatannya,” ujar Frans saat ditemui belum lama ini.

Berdasarkan kondisi tersebut, Frans mendorong agar Pemerintah Kabupaten Berau segera menyusun program khusus yang mengarah pada pembangunan SLB minimal satu unit di tiap kecamatan. Menurutnya, ini penting sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan yang inklusif.

“Pemerintah daerah harus hadir untuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Tidak hanya membangun sekolah umum, tapi juga memastikan pendidikan untuk semua warga, termasuk anak-anak disabilitas,” tegasnya.

Frans menambahkan, hambatan pembangunan SLB selama ini bukan semata karena keterbatasan anggaran, melainkan belum adanya fokus program yang diarahkan secara spesifik pada pendidikan anak berkebutuhan khusus.

“Kalau soal anggaran, seharusnya bisa. APBD kita alokasikan 20 persen untuk sektor pendidikan. Jika dialokasikan sebagian untuk kebutuhan SLB, termasuk infrastrukturnya, itu sangat memungkinkan,” ujarnya.

Ia juga menilai pentingnya keberadaan SLB di tingkat kecamatan tidak hanya soal kedekatan lokasi, tapi juga untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa pendidikan inklusif adalah hak yang harus dipenuhi negara.

Frans memastikan bahwa Komisi I DPRD Berau akan membawa isu ini ke dalam pembahasan resmi dan mendesak agar pemerintah daerah menindaklanjuti dengan perencanaan konkret. Ia berharap dalam waktu dekat ada langkah nyata menuju pemerataan layanan pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas.

“Pendidikan adalah hak semua anak. Pemerintah wajib memastikan itu terpenuhi, tanpa kecuali,” tutupnya. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dapat Rekomendasi Kuat dari Partai Perindo

    Dapat Rekomendasi Kuat dari Partai Perindo

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Langkah Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Berau, Sri Juniarsih Mas, menuju Pilkada Berau semakin terbuka. Selain mendapat dukungan dari PKS, Umi -sapaan akrab Sri Juniarsih- resmi menerima surat rekomendasi dari DPP Partai Perindo sebagai bakal calon bupati Berau di Pilkada 2024 November mendatang. Penyerahan surat rekomendasi tersebut dilakukan langsung oleh […]

  • Seorang Warga Diduga Terjangkit Mpox, Dinkes Berau Bantah: Itu Cacar Air

    Seorang Warga Diduga Terjangkit Mpox, Dinkes Berau Bantah: Itu Cacar Air

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Beberapa hari belakangan, beredar kabar seorang warga di Berau diduga terjangkit penyakit menular cacar monyet alias Monkey Pox (Mpox). Informasi itu tersebar dari pesan WhatsApp, namun tidak menyebutkan secara jelas identitas maupun kondisi warga yang terduga terpapar mpox tersebut. Dari pesan yang beredar, disebutkan bahwa warga tersebut mengalami beberapa gejala seperti demam dan […]

  • RSUD Baru Berau Ditargetkan Buka Mei 2026, Empat Layanan Dasar Jadi Syarat Utama

    RSUD Baru Berau Ditargetkan Buka Mei 2026, Empat Layanan Dasar Jadi Syarat Utama

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau menargetkan rumah sakit baru di kawasan Sultan Agung mulai beroperasi pada Mei 2026. Target tersebut menyesuaikan dengan selesainya masa pemeliharaan bangunan proyek yang saat ini masih berlangsung. Rumah sakit yang akan menjadi bagian dari RSUD Tanjung Redeb itu masih dalam tahap persiapan teknis, termasuk pengurusan izin operasional serta pemenuhan […]

  • Polres Berau Bagikan 350 Porsi Makanan Bergizi untuk Pelajar SDN 021 Tanjung Redeb

    Polres Berau Bagikan 350 Porsi Makanan Bergizi untuk Pelajar SDN 021 Tanjung Redeb

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Menyambut Hari Ulang Tahun Polairud Polri ke-74 dan HUT Humas Polri ke-73, Polres Berau mengambil langkah berbeda dengan berbagi asupan bergizi kepada para pelajar SD Negeri 021 Tanjung Redeb pada Jumat pagi, 1 November 2024. Inisiatif ini bertujuan mendukung program nasional dalam memastikan generasi muda memiliki akses terhadap nutrisi berkualitas, demi masa […]

  • Ekonomi Kaltim Tumbuh 4,69 Persen, Industri Pengolahan Jadi Mesin Utama

    Ekonomi Kaltim Tumbuh 4,69 Persen, Industri Pengolahan Jadi Mesin Utama

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Samarinda – Perekonomian Kalimantan Timur pada triwulan II-2025 mencatatkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim melaporkan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp221,77 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 tercatat Rp147,96 triliun. Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, mengatakan perekonomian tumbuh 4,69 persen secara tahunan (year-on-year) dibanding periode yang […]

  • Wendy Lie Jaya Buka Suara Soal Keluar dari Nasdem

    Wendy Lie Jaya Buka Suara Soal Keluar dari Nasdem

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Wendy Lie Jaya, mantan anggota DPRD Kabupaten Berau periode 2019-2024, tengah menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk keluar dari Partai Nasdem. Keputusan ini membuatnya dianggap oleh sebagian pihak sebagai pengkhianat atau bahkan sebagai “kutu loncat”. Namun, Wendy, yang kini lebih dikenal dengan sapaan akrabnya, memberikan penjelasan mendalam mengenai langkah politik yang diambilnya. […]

expand_less