Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Minimnya SLB di Berau Jadi Sorotan Legislatif, Frans Lewi: Pemerintah Wajib Penuhi Hak Semua Anak

Minimnya SLB di Berau Jadi Sorotan Legislatif, Frans Lewi: Pemerintah Wajib Penuhi Hak Semua Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 564
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Redeb — Minimnya jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Berau menjadi perhatian serius kalangan legislatif. Saat ini, hanya terdapat satu SLB yang berlokasi di Tanjung Redeb, dan hal ini dinilai sangat membatasi akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus dari wilayah kecamatan lain di Bumi Batiwakkal.

Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menilai kondisi tersebut sebagai bentuk ketimpangan layanan pendidikan yang harus segera diatasi. Ia bahkan menuturkan pengalamannya bertemu langsung dengan orang tua yang terpaksa menyewa tempat tinggal di pusat kota demi memastikan anaknya dapat bersekolah di SLB.

“Hal ini tentu menyulitkan. Karena mereka harus meninggalkan aktivitas utama dan kehidupan mereka di kampung, hanya untuk bisa mendampingi anak bersekolah. Jujur, saya sempat temui sendiri orang tua yang harus ngontrak rumah di Tanjung Redeb karena tidak ada SLB di kecamatannya,” ujar Frans saat ditemui belum lama ini.

Berdasarkan kondisi tersebut, Frans mendorong agar Pemerintah Kabupaten Berau segera menyusun program khusus yang mengarah pada pembangunan SLB minimal satu unit di tiap kecamatan. Menurutnya, ini penting sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan yang inklusif.

“Pemerintah daerah harus hadir untuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Tidak hanya membangun sekolah umum, tapi juga memastikan pendidikan untuk semua warga, termasuk anak-anak disabilitas,” tegasnya.

Frans menambahkan, hambatan pembangunan SLB selama ini bukan semata karena keterbatasan anggaran, melainkan belum adanya fokus program yang diarahkan secara spesifik pada pendidikan anak berkebutuhan khusus.

“Kalau soal anggaran, seharusnya bisa. APBD kita alokasikan 20 persen untuk sektor pendidikan. Jika dialokasikan sebagian untuk kebutuhan SLB, termasuk infrastrukturnya, itu sangat memungkinkan,” ujarnya.

Ia juga menilai pentingnya keberadaan SLB di tingkat kecamatan tidak hanya soal kedekatan lokasi, tapi juga untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa pendidikan inklusif adalah hak yang harus dipenuhi negara.

Frans memastikan bahwa Komisi I DPRD Berau akan membawa isu ini ke dalam pembahasan resmi dan mendesak agar pemerintah daerah menindaklanjuti dengan perencanaan konkret. Ia berharap dalam waktu dekat ada langkah nyata menuju pemerataan layanan pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas.

“Pendidikan adalah hak semua anak. Pemerintah wajib memastikan itu terpenuhi, tanpa kecuali,” tutupnya. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gamalis Temani Warga Nobar, Puluhan Doorprize Warnai Pertandingan Timnas Indonesia

    Gamalis Temani Warga Nobar, Puluhan Doorprize Warnai Pertandingan Timnas Indonesia

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan penonton memadati cafe story mount pada Selasa (10/9/2024) malam, untuk ikut menyaksikan nonton bareng (nobar) Kualifikasi Piala Dunia 2026 Indonesia vs Australia. Nobar kali ini digelar oleh pasangan calon petahana Sri Juniarsih-Gamalis, yang akan kembali berjibaku dalam Pilkada 2024. Meskipun tak bisa hadir dalam acara nobar, Sri Juniarsih tetap menyempatkan menyapa […]

  • TMP Tanjung Redeb Dipoles Jadi Ruang Edukatif Bernuansa Sejarah

    TMP Tanjung Redeb Dipoles Jadi Ruang Edukatif Bernuansa Sejarah

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan anggaran sebesar Rp3,2 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk melanjutkan penataan kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) di Tanjung Redeb. Penataan ini bukan semata proyek fisik, melainkan menjadi upaya pemerintah daerah dalam merawat ingatan kolektif atas jasa para tokoh yang pernah mendedikasikan hidupnya untuk daerah, […]

  • Gamalis: Aparat Kampung Berau Harus Waspadai Penyimpangan Dana Desa

    Gamalis: Aparat Kampung Berau Harus Waspadai Penyimpangan Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kampung. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui bimbingan teknis (bimtek) kepada aparat kampung, guna meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola dana desa yang jumlahnya kian signifikan. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber […]

  • Ratusan Petak Siap Dipakai, Manuntung Jukut 2024 Semakin Meriah

    Ratusan Petak Siap Dipakai, Manutung Jukut 2024 Semakin Meriah

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 912
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Perayaan Manutung Jukut, yang telah menjadi ikon perayaan kekayaan hasil laut Bumi Batiwakkal, akan kembali digelar pada tanggal 16 September 2024 mendatang. Acara ini bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Berau ke-71 dan Kecamatan Tanjung Redeb ke-214, serta akan berlangsung di sepanjang tepian Ahmad Yani, Jalan Antasari, Tendean, Gajah Mada, dan Panglima Batur. […]

  • Pjs Bupati Berau: Kolaborasi Pemerintah dan UMKM Kunci Sukses Inovasi Ikan Kaleng

    Pjs Bupati Berau: Kolaborasi Pemerintah dan UMKM Kunci Sukses Inovasi Ikan Kaleng

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau baru-baru ini meluncurkan produk olahan ikan dalam kaleng yang diproduksi oleh salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau. Produk ikan kaleng ini menjadi inovasi pertama di Kalimantan Timur yang memanfaatkan potensi sektor perikanan daerah setempat. Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, […]

  • Rapat Paripurna DPRD Berau Molor 2 Jam

    Rapat Paripurna DPRD Berau Molor 2 Jam

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Rapat Paripurna DPRD Berau kembali molor. Padahal rapat tersebut merupakan lanjutan dari rapat sebelumnya yang sempat ditunda oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, pada 24 Juni 2024 lalu. Rapat tersebut beragendakan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Berau terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023, Ketahanan Pangan, Fasilitasi / Insentif […]

expand_less