Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
  • visibility 755
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanjung Redeb hingga kini masih sangat kekurangan guru pengajar. Bahkan, jumlah guru yang mengajar hanya 22 orang, dengan jumlah siswa sebanyak 239 orang.

“Kalau dengan total jumlah segitu harusnya jumlah gurunya 50-60 orang, itu idealnya. Karena satu guru itu maksimal memegang 3 siswa saja. Saat ini mau tidak mau satu guru menghandle lebih dari 3 siswa,” ujar Ketua Forum Peduli ABK Berau, Agustam yang juga menjadi salah satu pengajar di SLB yang berlokasi di Jalan Durian II Tanjung Redeb tersebut.

Ditemui beberapa waktu lalu, Agustam menyebut jika permasalahan kurangnya guru khusus SLB ini telah diajukan berulang kali ke Pemkab Berau. Namun, hingga saat ini belum ada solusi dari masalah itu.

“Jadi kendalanya, yang pertama untuk guru dengan background pendidikan luar biasa (PLB) itu sangat minim di Berau. Yang kedua, memang karena peminatnya untuk Kabupaten Berau itu sangat minim juga. Begitu dibuka PPPK, yang dibutuhkan 100 lebih, yang daftar paling satu orang,” bebernya.

Dijelaskannya juga, untuk kebutuhan guru SLB ini prioritas utamanya adalah di tingkat provinsi Kaltim terlebih dahulu. Jadi saat ada pengajuan untuk mengajar maka SLB di provinsi yang didahulukan kuotanya.

“Jadi kami tinggal sisanya saja. Saat mereka sudah terpenuhi kuotanya baru dialihkan ke daerah. Karena di provinsi pun masih kekurangan,” imbuhnya.

Ditanya mengenai guru umum yang hendak mengajar di SLB, dikatakan Agustam tidak bisa. Karena di SLB memerlukan tenaga pengajar dengan pendidikan khusus, yang benar-benar memahami kondisi anal berkebutuhan khusus.

“Beda dengan guru inklusi. Karena SLB ini benar-benar khusus. Bahkan kemarin juga sempat diminta agar guru yang mengajar kelas inklusi, adalah guru PLB. Nah, bagaimana kelas inklusi bisa diajar oleh guru PLB, sedangkan kami di SLB pun masih kekurangan,” tutupnya.

Ditanya tantangannya mengajar di SLB, dikatakannya mayoritas adalah di orang tua si anak. Beberapa orang tua, memang masih belum paham bahwa anaknya masih perlu edukasi. Bukan hanya di sekolah, tapi perlu layanan okupasi, perlu terapi bicara, dan layanan pendampingan pendidikan lainnya. Namun kebanyakan orangtua hanya berfokus kalau pendidikan di SLB sudah selesai itu sudah cukup. (Amel)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Berau Apresiasi Pemasangan Videotron: Jadi Wadah Edukasi

    Masyarakat Berau Apresiasi Pemasangan Videotron: Jadi Wadah Edukasi

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 653
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Tak bisa dipungkiri, keberadaan videotron di beberapa titik di Kabupaten Berau yang merupakan inisiasi Bupati Sri Juniarsih saat menjabat, mendapat apresiasi dari masyarakat. Videotron yang menampilkan beragam informasi dianggap juga bisa memberikan edukasi. Meskipun awal pengadaan dan pemasangan videotron itu menjadi pro kontra, namun justru pada akhirnya masyarakat memberikan apresiasi untuk ide dari […]

  • Prabowo Soroti Digitalisasi Bansos, Proses Kelayakan dari 200 Hari Kini Diklaim Hitungan Menit

    Prabowo Soroti Digitalisasi Bansos, Proses Kelayakan dari 200 Hari Kini Diklaim Hitungan Menit

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti digitalisasi perlindungan sosial sebagai salah satu bentuk transformasi pelayanan pemerintah. Sistem baru ini disebut mampu memangkas proses pendaftaran hingga pemeriksaan kelayakan penerima bantuan sosial yang sebelumnya memakan waktu berbulan-bulan menjadi hanya hitungan menit. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI […]

  • Sumadi Dorong Sistem Pendataan Terpadu: Upaya Cegah Perilaku Menyimpang Sejak Bangku Sekolah

    Sumadi Dorong Sistem Pendataan Terpadu: Upaya Cegah Perilaku Menyimpang Sejak Bangku Sekolah

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, meminta Dinas Pendidikan mengambil langkah yang lebih serius dan terstruktur dalam melakukan pendataan serta pembinaan dini terhadap siswa yang menunjukkan perilaku mencurigakan atau berpotensi mengarah pada penyimpangan seksual. Sumadi menilai bahwa fenomena perilaku berisiko pada anak dan remaja semakin memprihatinkan dan membutuhkan perhatian lintas sektor, terutama […]

  • Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 647
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan […]

  • Kaesang Puji Konsolidasi PSI Kaltim, Tantang Pengurus Bentuk Struktur hingga Tingkat Desa dan Kelurahan

    Kaesang Puji Konsolidasi PSI Kaltim, Tantang Pengurus Bentuk Struktur hingga Tingkat Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep meminta seluruh kader PSI di Kalimantan Timur mempercepat pembentukan struktur partai hingga tingkat ranting atau desa dan kelurahan. Pesan tersebut disampaikan Kaesang saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kalimantan Timur di Ballroom Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (20/6/2026). Di hadapan ratusan […]

  • Madri Pani-Agus Wahyudi Temui Warga Kelay, Usung Visi Pembangunan Berau yang Pro Rakyat

    Madri Pani-Agus Wahyudi Temui Warga Kelay, Usung Visi Pembangunan Berau yang Pro Rakyat

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Kelay — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi (MP-AW), terus mengintensifkan kampanye mereka ke berbagai titik di Kabupaten Berau. Setelah menyapa warga di pesisir selatan dan daerah wisata, kali ini giliran masyarakat Kecamatan Kelay yang menjadi tujuan safari politik pasangan ini. Pada Jumat (18/10/2024), Paslon MP-AW […]

expand_less