Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
  • visibility 670
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanjung Redeb hingga kini masih sangat kekurangan guru pengajar. Bahkan, jumlah guru yang mengajar hanya 22 orang, dengan jumlah siswa sebanyak 239 orang.

“Kalau dengan total jumlah segitu harusnya jumlah gurunya 50-60 orang, itu idealnya. Karena satu guru itu maksimal memegang 3 siswa saja. Saat ini mau tidak mau satu guru menghandle lebih dari 3 siswa,” ujar Ketua Forum Peduli ABK Berau, Agustam yang juga menjadi salah satu pengajar di SLB yang berlokasi di Jalan Durian II Tanjung Redeb tersebut.

Ditemui beberapa waktu lalu, Agustam menyebut jika permasalahan kurangnya guru khusus SLB ini telah diajukan berulang kali ke Pemkab Berau. Namun, hingga saat ini belum ada solusi dari masalah itu.

“Jadi kendalanya, yang pertama untuk guru dengan background pendidikan luar biasa (PLB) itu sangat minim di Berau. Yang kedua, memang karena peminatnya untuk Kabupaten Berau itu sangat minim juga. Begitu dibuka PPPK, yang dibutuhkan 100 lebih, yang daftar paling satu orang,” bebernya.

Dijelaskannya juga, untuk kebutuhan guru SLB ini prioritas utamanya adalah di tingkat provinsi Kaltim terlebih dahulu. Jadi saat ada pengajuan untuk mengajar maka SLB di provinsi yang didahulukan kuotanya.

“Jadi kami tinggal sisanya saja. Saat mereka sudah terpenuhi kuotanya baru dialihkan ke daerah. Karena di provinsi pun masih kekurangan,” imbuhnya.

Ditanya mengenai guru umum yang hendak mengajar di SLB, dikatakan Agustam tidak bisa. Karena di SLB memerlukan tenaga pengajar dengan pendidikan khusus, yang benar-benar memahami kondisi anal berkebutuhan khusus.

“Beda dengan guru inklusi. Karena SLB ini benar-benar khusus. Bahkan kemarin juga sempat diminta agar guru yang mengajar kelas inklusi, adalah guru PLB. Nah, bagaimana kelas inklusi bisa diajar oleh guru PLB, sedangkan kami di SLB pun masih kekurangan,” tutupnya.

Ditanya tantangannya mengajar di SLB, dikatakannya mayoritas adalah di orang tua si anak. Beberapa orang tua, memang masih belum paham bahwa anaknya masih perlu edukasi. Bukan hanya di sekolah, tapi perlu layanan okupasi, perlu terapi bicara, dan layanan pendampingan pendidikan lainnya. Namun kebanyakan orangtua hanya berfokus kalau pendidikan di SLB sudah selesai itu sudah cukup. (Amel)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • City Branding Baru, Berau Bidik Pariwisata dan UMKM Jadi Pilar Ekonomi

    City Branding Baru, Berau Bidik Pariwisata dan UMKM Jadi Pilar Ekonomi

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 886
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau meluncurkan identitas baru promosi daerah lewat Berau City Branding (BCB). Langkah ini melengkapi tagline Lovely Berau yang lebih dulu dikenal, sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan city branding ini tidak sekadar simbol, melainkan strategi untuk memperluas daya tarik […]

  • 123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

    123 Desa di Kaltara Masih Gelap, Pemerintah Kejar Elektrifikasi Wilayah Terisolasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 362
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Upaya pemerataan listrik di Kalimantan Utara kembali diuji oleh kerasnya kondisi geografis. Hingga awal 2026, sebanyak 123 desa di provinsi termuda Indonesia ini masih belum menikmati aliran listrik, sebagian besar berada di wilayah terpencil dan terisolasi. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kini memulai langkah konkret dengan melakukan survei lapangan ke […]

  • Nobar Bareng MP-AW Sukses Tarik Massa, Dukungan untuk Timnas dan Hadiah Berlimpah

    Nobar Bareng MP-AW Sukses Tarik Massa, Dukungan untuk Timnas dan Hadiah Berlimpah

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan massa pendukung Madri Pani-Agus Wahyudi (MP-AW) berkumpul di Sekretariat Pemenangan MPAW, di Jalan Diponegoro, Tanjung Redeb, Selasa malam (10/9/2024), untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia melawan Australia, dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam kegiatan tersebut hadir Agus Wahyudi di tengah-tengah masyarakat untuk nonton bareng (nobar) sepak bola yang dimulai sejak pukul […]

  • Inflasi Kaltim Rendah, Tekanan Harga Bergeser ke Komoditas Nonpangan

    Inflasi Kaltim Rendah, Tekanan Harga Bergeser ke Komoditas Nonpangan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 172
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Laju inflasi Provinsi Kalimantan Timur pada Januari 2026 tetap berada dalam koridor terkendali. Normalisasi harga komoditas pangan dan transportasi pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru menjadi faktor utama meredanya tekanan harga di awal tahun. Berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi Kaltim tercatat sebesar 0,04 persen secara bulanan (month to […]

  • Perjuangkan Anggaran Dispusip Hingga 3 Miliar

    Perjuangkan Anggaran Dispusip Hingga 3 Miliar

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    (15/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb –Dukungan terhadap peningkatan minat baca di Bumi Batiwakkal terus mengalir. Bukan saja pemerintah daerah dan perusahaan, namun dukungan itu juga datang dari legislatif. Salah satunya datang dari Muhammad Ichsan Rapi, yang merupakan anggota DPRD Berau, dan juga Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Berau. Politisi Gerindra itu menyebut, peningkatan literasi […]

  • Kontrak PPPK Berau Berakhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu

    Kontrak PPPK Berau Berakhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.163
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Berau menghadapi ketidakpastian menjelang berakhirnya masa kontrak mereka pada 2026. Hingga kini, belum ada kepastian apakah kontrak akan diperpanjang atau tidak. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, Sri Eka Takariyati, mengatakan perpanjangan kontrak sepenuhnya menjadi kewenangan organisasi perangkat daerah […]

expand_less