Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » ‎Dari Lahan Eks Kebakaran Menjadi Kawasan Ekonomi Baru Berbasis Ruang Publik

‎Dari Lahan Eks Kebakaran Menjadi Kawasan Ekonomi Baru Berbasis Ruang Publik

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 1.020
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Kawasan Rajanta, yang sebelumnya menjadi lokasi kebakaran permukiman di Ujung Tepian Ahmad Yani, Kelurahan Bugis, kini memasuki babak baru. Lahan seluas kurang lebih 8.000 meter di dekat dermaga tersebut dirancang jadi pusat kegiatan sosial dan wisata.

‎Program ini digarap oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) sebagai salah satu strategi membangkitkan kawasan terdampak bencana dengan pendekatan pembangunan kota berbasis pemulihan sosial.

‎Alih fungsi lahan dilakukan dengan mempertimbangkan potensi ekonomi dan aktivitas masyarakat yang telah ada di wilayah Rajanta.

‎Pejabat Fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Muda Disperkim Berau, Anang Wahananto, menilai transformasi ini bukan sekadar mempercantik kota, melainkan menciptakan ruang bersama yang berdampak langsung pada warga.

‎“Tujuannya bukan hanya estetika. Ruang publik yang dibangun nanti diharapkan menjadi pusat interaksi masyarakat, kegiatan ekonomi, dan rekreasi,” jelasnya, Kamis (13/11/2025).

‎Letak Rajanta dinilai sangat strategis karena berada di jalur lalu lintas Tanjung Redeb–Gunung Tabur dan diapit oleh kawasan kuliner serta pusat aktivitas warga. Dengan memaksimalkan potensi tersebut, pembangunan kawasan dipercaya mampu menghidupkan ekonomi lokal.

‎Disperkim juga menargetkan keterhubungan Rajanta dengan Tepian Segah dan Tepian Teratai melalui koridor wisata sungai yang saling terintegrasi.

‎“Kami ingin pergerakan masyarakat dan wisatawan terpusat dan saling terkoneksi, bukan terbagi-bagi,”tegas Anang.

‎Konsep kawasan meliputi area parkir, dermaga wisata, amfiteater, kafe, ruang baca, taman bermain, menara pandang, hingga promenade dengan tanaman khas tepian sungai.

‎”Keberadaan fasilitas ini ditujukan untuk menarik aktivitas publik tanpa menghilangkan fungsi dermaga sebagai akses transportasi,” ujarnya

‎Meskipun Detail Engineering Design (DED) telah rampung sejak 2024, proyek belum dapat dimulai karena masih menunggu pembebasan lahan oleh Dinas Pertanahan serta pembangunan turap sungai oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan V.

‎“Dari sisi desain darat, semuanya siap. Tapi konstruksi tidak bisa berjalan sampai lahan benar-benar clear and clean, termasuk penguatan sempadan sungai,” ujar Anang.

‎Proyek ini diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp40 miliar melalui APBD Berau, dan pemerintah membuka peluang kerja sama dengan pihak eksternal guna mempercepat realisasi.

‎Anang berharap pembangunan ruang publik Rajanta dapat menjadi momentum pemulihan kawasan terdampak bencana sekaligus mengarah pada pertumbuhan ekonomi berbasis keramaian masyarakat.

‎“Kalau nanti sudah terbangun, Rajanta akan jauh berbeda dari sebelumnya. Dermaga tetap berfungsi, tetapi tampil sebagai ruang publik modern yang layak dikunjungi,” tutupnya. (Adv/Akm)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laut Berau Terancam, Diduga Nelayan Masih Gunakan Bahan Peledak

    Laut Berau Terancam, Diduga Nelayan Masih Gunakan Bahan Peledak

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.622
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dugaan kerusakan lingkungan kembali terjadi di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau. Informasi ini beredar luas melalui grup pesan dan media sosial, dengan sejumlah foto yang menunjukkan kondisi laut di RT 03 Kampung Balikukup tampak rusak seperti akibat ledakan bom. Suryadi, perwakilan kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Lestari Balikukup, mengungkapkan bahwa hingga kini masih […]

  • Mulai Hari Ini Nurung Resmi Menjabat Anggota DPRD Berau Gantikan Madri Pani

    Mulai Hari Ini Nurung Resmi Menjabat Anggota DPRD Berau Gantikan Madri Pani

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 745
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Madri Pani resmi diberhentikan secara hormat dari keanggotaan DPRD Berau periode 2024-2029. Pengunduran dirinya tersebut terhitung sejak 24 Agustus 2024, sejak ditetapkan sebagai calon Bupati Berau dalam Pilkada 2024. Pemberhentian tersebut diperkuat dengan adanya surat keputusan dari Gubernur Kaltim dengan nomor 100.1.4.2/42/B.POD.II/2024 tentang peresmian pemberhentian anggota DPRD Berau. Menyusul keputusan tersebut, DPRD Berau […]

  • Harga TBS Mulai Turun, FPKS Kaltim Soroti Dampak Kebijakan Ekspor Sawit

    Harga TBS Mulai Turun, FPKS Kaltim Soroti Dampak Kebijakan Ekspor Sawit

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Forum Petani Kelapa Sawit Kalimantan Timur meminta pemerintah pusat menerapkan kebijakan tata niaga ekspor sawit secara hati-hati dan bertahap. Hal itu disampaikan menyusul kebijakan pemerintah terkait penguatan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam, termasuk crude palm oil (CPO). Ketua FPKS Kaltim, Asbudi, menilai Indonesia memang memiliki posisi strategis sebagai produsen sawit terbesar […]

  • Layanan Berbasis Online Dorong Investasi dan Permudah Akses Publik

    Layanan Berbasis Online Dorong Investasi dan Permudah Akses Publik

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    BERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern kembali diperkuat melalui terobosan digital di sektor perizinan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) merumuskan inovasi melalui layanan berbasis daring yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan izin. Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran, menjelaskan bahwa inovasi ini […]

  • Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

    Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menempatkan buku-buku berkonten lokal sebagai prioritas utama dalam pengembangan koleksi deposit perpustakaan daerah. Fokusnya jelas: memperkaya khazanah literasi yang merekam budaya, sejarah, bahasa, dan kehidupan masyarakat Berau sendiri. Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Berau, Arliana, menjelaskan bahwa lembaganya membuka ruang fasilitasi bagi […]

  • Akad Simpel Jadi Pilihan, KUA Berbenah Ikuti Selera Gen Z

    Akad Simpel Jadi Pilihan, KUA Berbenah Ikuti Selera Gen Z

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BERAU – Tren pernikahan sederhana di kalangan generasi Z menunjukkan peningkatan. Fenomena ini terlihat dari bertambahnya pasangan muda yang memilih melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Pilihan tersebut dinilai lebih praktis dan tidak membebani keluarga, baik dari sisi biaya maupun persiapan. Kondisi ini mendorong sejumlah KUA untuk berbenah, terutama dalam penyediaan balai nikah […]

expand_less