Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 1.828
  • print Cetak

MARATUA — Upaya penyediaan akses air bersih melalui pembangunan embung berbasis program Corporate Social Responsibility (CSR) di Pulau Maratua rupanya belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat sepenuhnya.

‎Di Kampung Teluk Alulu dan Bohe Silian, warga masih harus mengandalkan air hujan sebagai sumber konsumsi utama dalam kehidupan sehari-hari.

‎Camat Maratua, Ariyanto, mengatakan bahwa fasilitas embung yang dibangun perusahaan ABL memang telah selesai, namun belum dapat memberikan fungsi maksimal akibat kerusakan pada bagian dasar penampungan.

‎“Embung itu dibangun dari CSR pihak ketiga ABL. Tapi sampai saat ini memang ada kendala, embungnya harus diperbaiki karena ada sedikit retak di bawah sehingga saat menampung air hujan masih merembes,” jelasnya.

‎Akibat persoalan teknis ini, harapan warga terhadap infrastruktur air bersih belum sepenuhnya terwujud. Embung masih bisa menahan air sementara, namun belum dapat memberi pasokan yang stabil.

‎Di sisi lain, masyarakat Teluk Alulu telah lama beradaptasi dengan pola pemanfaatan air hujan. Kebiasaan menyimpan air dalam tandon besar telah menjadi budaya turun-temurun untuk bertahan selama musim kering.

‎ “Mereka sudah tahu cara pemakaiannya supaya tidak habis. Itu untuk konsumsi saja, sedangkan kebutuhan mandi, cuci, dan kakus biasanya warga mengambil air di Teluk Harapan,” terangnya.

‎Ariyanto menyebut kecamatan tidak mengetahui detail anggaran pembangunan karena seluruh pekerjaan dilakukan langsung oleh pihak ketiga. Pemerintah kampung hanya menyiapkan lahan dan kini proses perbaikan masuk dalam kewenangan kampung karena aset telah diserahkan setelah pembangunan selesai.

‎Meski terbiasa mengandalkan air hujan, masyarakat bukan berarti menolak fasilitas air bersih. Warga justru berharap embung dapat segera diperbaiki agar benar-benar dapat dimanfaatkan maksimal.

‎ “Betul, bukan menolak. Mereka memang sudah terbiasa menggunakan air hujan,” tegas Ariyanto.

‎Kondisi ini menunjukkan bahwa koordinasi antara pemerintah kampung, kecamatan, dan pihak perusahaan sangat dibutuhkan, agar bantuan CSR tidak hanya terbangun, tetapi juga benar-benar efektif meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat di kawasan pesisir. (Adv/Akm)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Waspada Praktik Bom Ikan Muncul Lagi, Dinas Perikanan Perketat Pengawasan

    ‎Waspada Praktik Bom Ikan Muncul Lagi, Dinas Perikanan Perketat Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.380
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Berau meningkatkan intensitas pengawasan di seluruh kawasan perairan. Upaya ini dilakukan menindaklanjuti kembali munculnya praktik penangkapan ikan dengan bahan peledak yang sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu. ‎ ‎Meski patroli laut dijalankan secara rutin, praktik bom ikan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Pelaku dinilai kian […]

  • Optimalisasi Aset Daerah, Subroto: Jangan Sampai Mubazir

    Optimalisasi Aset Daerah, Subroto: Jangan Sampai Mubazir

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Hingga kini masih banyak aset Pemkab yang belum terdata bahkan belum jelas. Hal ini mendapat sorotan dari Waka I DPRD Berau, Subroto. Ditemui beberapa waktu lalu, politisi dari Partai Golkar ini menyebut jika Pemkab harus lebih memperhatikan aset daerah, agar bisa dimanfaatkan. “Masih banyak aset daerah yang belum terakomodir secara keseluruhan oleh […]

  • DPRD Ingatkan Pedagang Jangan Kebablasan Naikkan Harga Plastik

    DPRD Ingatkan Pedagang Jangan Kebablasan Naikkan Harga Plastik

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    BERAU — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Berau meminta pelaku usaha menjaga kenaikan harga plastik tetap dalam batas wajar di tengah meningkatnya biaya bahan baku dan distribusi. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto, mengatakan kenaikan harga sulit dihindari karena dipengaruhi faktor produksi. Namun, ia menekankan agar pelaku usaha tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat. “Kenaikan harga kemungkinan […]

  • Di Hadapan Warga Gunung Tabur, Sri Juniarsih Paparkan Kesuksesan 18 Program Unggulan

    Di Hadapan Warga Gunung Tabur, Sri Juniarsih Paparkan Kesuksesan 18 Program Unggulan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas (SraGam), kembali melanjutkan kampanye di Kecamatan Gunung Tabur, Selasa (1/10/2024). Kampanye tersebut menyasar tiga titik, yakni Kampung Batubatu, Kampung Pulau Besing, dan Makassang, Kelurahan Gunung Tabur. Dalam kunjungannya ke Kampung Batubatu dan Pulau Besing, Sri Juniarsih didampingi sejumlah tokoh dari partai pendukung, termasuk […]

  • 34 BTS Diusulkan, Baru 5 Terbangun: Pemkab Berau Tagih Janji Pusat Soal Blank Spot

    34 BTS Diusulkan, Baru 5 Terbangun: Pemkab Berau Tagih Janji Pusat Soal Blank Spot

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi untuk mengurangi wilayah tanpa sinyal atau blank spot di sejumlah kampung. Upaya tersebut dilakukan dengan menagih realisasi pembangunan menara telekomunikasi dan Base Transceiver Station (BTS) yang sebelumnya telah diusulkan kepada pemerintah pusat. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan kewenangan […]

  • Kesenjangan Keterampilan Hambat Naker Lokal: BLK Jadi Solusi Peningkatan Daya Saing di Berau

    Kesenjangan Keterampilan Hambat Naker Lokal: BLK Jadi Solusi Peningkatan Daya Saing di Berau

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meski Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah yang cukup padat dengan aktivitas perusahaan besar, terutama di sektor pertambangan dan perkebunan, persoalan klasik terkait rendahnya penyerapan tenaga kerja lokal masih terus terjadi. Kurangnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri menjadi kendala utama yang perlu segera diatasi. Menanggapi persoalan tersebut, anggota Komisi III DPRD […]

expand_less