Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 1.854
  • print Cetak

MARATUA — Upaya penyediaan akses air bersih melalui pembangunan embung berbasis program Corporate Social Responsibility (CSR) di Pulau Maratua rupanya belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat sepenuhnya.

‎Di Kampung Teluk Alulu dan Bohe Silian, warga masih harus mengandalkan air hujan sebagai sumber konsumsi utama dalam kehidupan sehari-hari.

‎Camat Maratua, Ariyanto, mengatakan bahwa fasilitas embung yang dibangun perusahaan ABL memang telah selesai, namun belum dapat memberikan fungsi maksimal akibat kerusakan pada bagian dasar penampungan.

‎“Embung itu dibangun dari CSR pihak ketiga ABL. Tapi sampai saat ini memang ada kendala, embungnya harus diperbaiki karena ada sedikit retak di bawah sehingga saat menampung air hujan masih merembes,” jelasnya.

‎Akibat persoalan teknis ini, harapan warga terhadap infrastruktur air bersih belum sepenuhnya terwujud. Embung masih bisa menahan air sementara, namun belum dapat memberi pasokan yang stabil.

‎Di sisi lain, masyarakat Teluk Alulu telah lama beradaptasi dengan pola pemanfaatan air hujan. Kebiasaan menyimpan air dalam tandon besar telah menjadi budaya turun-temurun untuk bertahan selama musim kering.

‎ “Mereka sudah tahu cara pemakaiannya supaya tidak habis. Itu untuk konsumsi saja, sedangkan kebutuhan mandi, cuci, dan kakus biasanya warga mengambil air di Teluk Harapan,” terangnya.

‎Ariyanto menyebut kecamatan tidak mengetahui detail anggaran pembangunan karena seluruh pekerjaan dilakukan langsung oleh pihak ketiga. Pemerintah kampung hanya menyiapkan lahan dan kini proses perbaikan masuk dalam kewenangan kampung karena aset telah diserahkan setelah pembangunan selesai.

‎Meski terbiasa mengandalkan air hujan, masyarakat bukan berarti menolak fasilitas air bersih. Warga justru berharap embung dapat segera diperbaiki agar benar-benar dapat dimanfaatkan maksimal.

‎ “Betul, bukan menolak. Mereka memang sudah terbiasa menggunakan air hujan,” tegas Ariyanto.

‎Kondisi ini menunjukkan bahwa koordinasi antara pemerintah kampung, kecamatan, dan pihak perusahaan sangat dibutuhkan, agar bantuan CSR tidak hanya terbangun, tetapi juga benar-benar efektif meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat di kawasan pesisir. (Adv/Akm)

‎

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Massa Demo Tolak Kenaikan Tarif Air, DPRD Berau Batalkan Kebijakan Perumdam Batiwakkal

    Ratusan Massa Demo Tolak Kenaikan Tarif Air, DPRD Berau Batalkan Kebijakan Perumdam Batiwakkal

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 686
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Berau menggelar aksi di depan Kantor DPRD Berau pada Selasa pagi (7/1). Aksi ini dipicu oleh kebijakan kenaikan tarif air minum yang diterapkan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batiwakkal, yang dianggap memberatkan warga. Kenaikan tarif yang mulai berlaku sejak 29 September 2025 tersebut […]

  • Dengan Fasilitasi Pemerintah, Lomba Perahu Panjang Berau 2025 Cetak Juara Baru

    Dengan Fasilitasi Pemerintah, Lomba Perahu Panjang Berau 2025 Cetak Juara Baru

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.482
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –Tim pendayung asal Kecamatan Sambaliung kembali menunjukkan dominasinya dalam ajang Lomba Perahu Panjang Tradisional Kabupaten Berau 2025. Dalam pertandingan yang digelar sehari penuh di Sungai Segah, Rabu (29/10/2025), tim Mambas Parrang sukses mengungguli lima lawannya dan finis di posisi terdepan. ‎Dengan kekuatan penuh beranggotakan 30 pendayung, Mambas Parrang tampil agresif sejak babak awal. […]

  • Mudik Lebaran Membludak, Tiket Pesawat dari Berau Sold Out Sejak Awal Maret

    Mudik Lebaran Membludak, Tiket Pesawat dari Berau Sold Out Sejak Awal Maret

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tiket pesawat dari Berau dilaporkan telah habis menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Lonjakan permintaan terjadi sejak awal Maret dan membuat kursi penerbangan pada sejumlah tanggal favorit tidak lagi tersedia. Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan tiket untuk periode 13 hingga 20 Maret 2026 telah terjual habis bahkan sebelum masa puncak dimulai. […]

  • Kolaborasi dengan Swasta Jadi Jalan Tengah Diskoperindag untuk UMKM

    Kolaborasi dengan Swasta Jadi Jalan Tengah Diskoperindag untuk UMKM

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Keterbatasan anggaran membuat Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau harus melakukan penyesuaian dalam pelaksanaan program kerja, khususnya yang berkaitan dengan pelatihan dan pendampingan pelaku usaha.   Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yuanita, mengatakan bahwa sebagian besar tugas Diskoperindag berfokus pada pembinaan, pendampingan, pelatihan, serta pengawasan di lapangan, termasuk pengawasan distribusi LPG […]

  • Agen Naikkan Harga Saat Ramadan, Penjual Telur Lokal Pilih Tak Ikut Naik

    Agen Naikkan Harga Saat Ramadan, Penjual Telur Lokal Pilih Tak Ikut Naik

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 749
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Saat Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan, termasuk telur. Namun, salah satu penjual telur lokal di Berau, Wati, mengaku memilih tidak menaikkan harga jual meski agen tempat ia mengambil stok telah menaikkan harga. Wati mengatakan, kenaikan memang terjadi dari pihak agen. Meski begitu, ia tetap mempertahankan harga agar pelanggan tidak […]

  • Pemkab Berau dan Kejari Sepakati Kerja Sama Hukum, Dorong Penguatan Desa Antikorupsi

    Pemkab Berau dan Kejari Sepakati Kerja Sama Hukum, Dorong Penguatan Desa Antikorupsi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.649
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau menandatangani nota kesepahaman dalam bidang penanganan hukum perdata dan tata usaha negara, serta memperkuat pendekatan keadilan restoratif dalam penanganan perkara pidana umum. Penandatanganan berlangsung di ruang RPJPD Bapelitbang, Kamis (9/10/2025), dan dihadiri oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Kepala Kejari Berau Gusti Hamdani, […]

expand_less