Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Sempat Pincang, Puskesmas Tepian Buah Akhirnya Punya Dokter Lagi

Sempat Pincang, Puskesmas Tepian Buah Akhirnya Punya Dokter Lagi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 5.216
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Setelah lebih dari tiga bulan mengalami kekosongan tenaga medis, Puskesmas Kampung Tepian Buah di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, akhirnya akan kembali memiliki layanan dasar kesehatan. Mulai awal Agustus 2025, dua tenaga kesehatan resmi ditempatkan di fasilitas tersebut, seorang dokter umum dan seorang ahli gizi.

Kedua tenaga medis ini merupakan bagian dari program Nusantara Sehat yang digagas oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI). Penempatan ini ditegaskan dalam surat tugas resmi bernomor PG.01.05/G.IV/3550/2025, dengan masa tugas terhitung sejak Agustus 2025 hingga akhir Juli 2027.

“Dua tenaga ini adalah bagian dari penugasan nasional Kemenkes yang memang ditujukan untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah yang minim akses,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, saat dikonfirmasi, Selasa (5/8/2025).

Menurut Lamlay, kondisi kekosongan tenaga medis sebelumnya bukan berarti terjadi pembiaran. Ia menjelaskan bahwa perpindahan sejumlah nakes terjadi karena dinamika administratif, termasuk penempatan ulang setelah pengangkatan CPNS dan PPPK. Kekosongan di Tepian Buah, yang berlangsung sejak awal Mei 2025, merupakan imbas dari rotasi tersebut.

“Memang sempat terjadi kekosongan, tapi bukan karena diabaikan. Tenaga medis yang ada saat itu dialihkan ke fasilitas lain yang juga membutuhkan, dan beberapa di antaranya sudah lulus seleksi ASN,” jelasnya.

Dalam periode kosong itu, warga setempat terpaksa harus dirujuk ke RSUD Tanjung Redeb untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lanjutan. Akses yang terbatas membuat proses rujukan ini tidak selalu mudah, terlebih bagi warga yang tinggal di pedalaman kampung.

Kondisi serupa juga terjadi di Kampung Labanan Makmur, yang juga mendapat tambahan tenaga kesehatan. Di sana, satu dokter umum dan satu petugas kesehatan lingkungan dijadwalkan akan segera mulai bertugas dalam waktu dekat.

Program Nusantara Sehat sendiri telah berjalan sejak 2015 dan ditujukan untuk menjembatani kesenjangan layanan kesehatan di wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).

Para tenaga medis yang tergabung dalam program ini ditempatkan secara khusus di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan tenaga, infrastruktur, maupun akses.

Menanggapi penempatan tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih menyambut baik langkah cepat pemerintah pusat dan Dinkes Berau.

“Ini kabar yang sangat baik, khususnya bagi masyarakat di Kampung Tepian Buah. Kami tentu mengapresiasi perhatian dari Kementerian Kesehatan, karena pelayanan dasar seperti ini sangat vital. Semoga dengan hadirnya dokter dan tenaga gizi, masyarakat bisa kembali merasakan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkelanjutan,” ujar Sri Juniarsih.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat agar distribusi tenaga kesehatan dapat berjalan lebih merata di seluruh wilayah Berau, terutama di daerah pedalaman yang masih kerap luput dari perhatian. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemitraan Usaha Bawa BUMK Jadi Penggerak Ekonomi Desa

    Kemitraan Usaha Bawa BUMK Jadi Penggerak Ekonomi Desa

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mendorong penguatan peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) sebagai penggerak ekonomi desa sekaligus sumber Pendapatan Asli Kampung (PAK) yang berkelanjutan. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mencontohkan keberhasilan BUMK di Kampung Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung. Menurut dia, unit usaha tersebut mampu menyumbang sekitar Rp110 juta per tahun ke kas […]

  • ‎Memasuki Hari Ketiga Pencarian KM Mina Maritim 148 Enam ABK Masih Belum Ditemukan

    ‎Memasuki Hari Ketiga Pencarian KM Mina Maritim 148 Enam ABK Masih Belum Ditemukan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.400
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Operasi pencarian enam anak buah kapal (ABK) KM Mina Maritim 148 yang tenggelam di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terus dilanjutkan. Memasuki hari ketiga, Selasa (28/10), tim SAR gabungan kembali menyisir perairan luas tanpa hasil. ‎Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WITA setelah […]

  • Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 811
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Petani kelapa sawit di Kabupaten Berau tidak termasuk dalam daftar penerima pupuk bersubsidi. Hal itu berlaku sejak Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Tahun 2022 diterapkan, yaitu pemerintah hanya memberikan subsidi pupuk untuk sembilan komoditas. Dari yang sebelumnya mencakup 70 komoditas, kini hanya tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, serta beberapa komoditas hortikultura dan […]

  • YouTube Dinilai Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak: Komdigi Beri Teguran Keras

    YouTube Dinilai Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak: Komdigi Beri Teguran Keras

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta – Surat teguran resmi dilayangkan kepada Google setelah platform YouTube dinilai belum mematuhi aturan perlindungan anak dalam PP Tunas. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah ini sebagai sinyal tegas bahwa pemerintah mulai bersikap keras terhadap platform digital yang abai regulasi. Teguran tersebut disampaikan langsung oleh Menkomdigi Meutya Hafid dalam konferensi pers […]

  • Karya Kreatif Wajib Punya Pasar dan Kapasitas Produksi yang Kuat

    Karya Kreatif Wajib Punya Pasar dan Kapasitas Produksi yang Kuat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.152
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) tidak cukup hanya mengandalkan estetika dan inovasi visual. Di balik sebuah karya, harus ada kemampuan menjaga kesinambungan produksi dan memastikan nilai ekonominya terus tumbuh. Pesan itu kembali disampaikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau sebagai arahan bagi para pelaku ekraf di daerah. Kepala […]

  • ‎Sempat Tak Ada Kabar, Tersangka Julius Pembantai Istri dan Anaknya di Long Pai

    ‎Sempat Tak Ada Kabar, Tersangka Julius Pembantai Istri dan Anaknya di Long Pai

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.728
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kasus pembunuhan sadis yang mengguncang Kampung Long Pai, Kecamatan Segah, pada Agustus lalu, terus bergulir. Kepolisian Resor (Polres) Berau memastikan proses penyidikan terhadap pelaku, Julius, masih berjalan dan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Berau. ‎ ‎Humas Polres Berau, AKP Ngatijan, mengatakan penyidik telah menerima hasil pemeriksaan kejiwaan terhadap Julius. Dari hasil pemeriksaan […]

expand_less