Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Intervensi Gizi di Berau: PMT Lokal untuk Ibu Hamil dan Balita

Intervensi Gizi di Berau: PMT Lokal untuk Ibu Hamil dan Balita

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
  • visibility 736
  • print Cetak

Tanjung Redeb  – Pemerintah Kabupaten Berau terus mengintensifkan program pemberian makanan tambahan (PMT) sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting di wilayahnya. Program PMT, yang ditujukan untuk balita dan ibu hamil, berfokus pada peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat, terutama mereka yang terindikasi mengalami stunting.

Stunting masih menjadi persoalan serius di Indonesia, dan hal ini mendorong pemerintah untuk merancang langkah-langkah konkret dalam menekan angka kasusnya. Di Berau, pemerintah setempat gencar melaksanakan intervensi melalui pemberian makanan tambahan yang menyasar ibu hamil dan balita dengan status gizi kurang.

Asisten I Pemerintahan, Hendratno, menyatakan bahwa pemberian makanan tambahan ini merupakan salah satu bentuk intervensi penting dalam mencegah stunting. Menurutnya, asupan gizi yang diterima balita maupun janin yang dikandung sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka. “Ini menjadi faktor penentu tumbuh kembang anak, terutama bagi balita dan bayi yang masih dalam kandungan,” ungkap Hendratno dalam keterangannya.

Pemkab Berau juga mendorong kader posyandu yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan balita untuk mengoptimalkan pelaksanaan program ini. Hendratno menambahkan bahwa makanan tambahan berbahan pangan lokal menjadi potensi besar yang dapat dimaksimalkan untuk mengatasi stunting. “Dengan memanfaatkan pangan lokal, kita bisa menciptakan potensi luar biasa dalam mencegah dan menangani stunting di Kabupaten Berau,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, turut menekankan pentingnya memanfaatkan bahan pangan lokal dalam program PMT. Menurutnya, selain memberikan makanan tambahan, edukasi terkait gizi dan kesehatan juga sangat diperlukan untuk mendorong perubahan perilaku. “PMT tidak hanya soal memberikan makanan, tapi juga harus disertai dengan edukasi mengenai pentingnya ASI, pemberian makanan pendamping yang tepat, serta kebersihan dan sanitasi keluarga,” jelas Lamlay.

Lamlay juga mengakui bahwa meskipun ketersediaan pangan lokal di Kabupaten Berau cukup beragam, pemanfaatannya sebagai bahan makanan tambahan belum optimal. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan berupaya melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan PMT di berbagai puskesmas.

Sebagai bagian dari realisasi anggaran DAK non-fisik tahun 2024, dana untuk pelaksanaan PMT telah disalurkan ke seluruh puskesmas di Berau yang mendapatkan alokasi. “Kami akan terus memantau pelaksanaan program ini di lapangan, termasuk mengidentifikasi hambatan dan kendala yang mungkin dihadapi, sehingga efektivitas program dapat terus ditingkatkan,” pungkas Lamlay. (nar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pjs Bupati Berau Lepas Jalan Sehat HUT ke-53 Korpri dengan Semangat Kebersamaan

    Pjs Bupati Berau Lepas Jalan Sehat HUT ke-53 Korpri dengan Semangat Kebersamaan

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dalam rangka memperingati HUT ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, melepas peserta jalan sehat yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Berau, Jumat (22/11/2024). Acara ini disambut dengan antusiasme ratusan peserta yang memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan olahraga sekaligus memperebutkan berbagai hadiah menarik. Dalam sambutannya, Sufian Agus mengapresiasi […]

  • Raih Keberhasilan Tata Kelola Pemerintahan Melalui Mindset Berkembang

    Raih Keberhasilan Tata Kelola Pemerintahan Melalui Mindset Berkembang

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pelatihan tentang *growth mindset* yang diadakan secara daring di Gedung Balai Mufakat pada Rabu (16/10/2024) menjadi sorotan utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Berau. Pjs. Bupati Sufian Agus menekankan pentingnya pandangan bahwa kecerdasan dapat dikembangkan melalui proses belajar dan usaha. “*Growth mindset* adalah kunci untuk menciptakan ASN yang profesional dan berkapasitas, […]

  • Kondisi Kelistrikan Berau Meningkat, PLN Diminta Sesuaikan dengan Pertumbuhan Investasi

    Kondisi Kelistrikan Berau Meningkat, PLN Diminta Sesuaikan dengan Pertumbuhan Investasi

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kisruh perihal pelayanan PLN UP3 Berau yang tidak maksimal, terus mendapat tanggapan dari berbagai pihak, tak terkecuali Agus Wahyudi, mantan Penjabat Sekda Berau. Sebagai pelanggan PLN, ia mengatakan perusahaan yang bernaung di bawah BUMN tersebut mestinya melakukan komunikasi tatap muka bersama dengan sejumlah pihak-pihak terkait termasuk masyarakat sebagai pelanggan yang mengandalkan jasa […]

  • Komisi III Tekankan Pentingnya Pemetaan Potensi Rumput Laut Berau

    Rumput Laut Diusulkan Jadi Program Strategis Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    BERAU — Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, mendorong pemerintah daerah mulai menatap serius potensi ekonomi baru dari sektor kelautan. Ia menyebut, sebagian besar wilayah Berau yang berada di pesisir memiliki peluang besar untuk mengembangkan sumber ekonomi alternatif di luar hasil tangkapan nelayan. Menurut Oktavia, komoditas rumput laut adalah potensi paling menjanjikan yang hingga kini […]

  • Dukungan Anggaran Siap, Asal DLHK Transparan: DPRD Berau Soroti Pengelolaan Sampah

    Dukungan Anggaran Siap, Asal DLHK Transparan: DPRD Berau Soroti Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Berau yang telah mendapatkan peringatan dari pemerintah pusat kini menjadi sorotan serius Komisi II DPRD Berau. Minimnya koordinasi antara legislatif dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dinilai menjadi salah satu hambatan utama dalam mencari solusi yang berkelanjutan. Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menyatakan kekecewaannya […]

  • Cuma 13 Orang, Penghulu di Berau Harus “Lari” dari Satu Akad ke Akad Lain

    Cuma 13 Orang, Penghulu di Berau Harus “Lari” dari Satu Akad ke Akad Lain

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    BERAU — Ketersediaan penghulu di Kabupaten Berau menjadi sorotan. Hingga 2026, jumlah penghulu tercatat belum bertambah, tetap 13 orang—setara dengan jumlah kecamatan yang ada. Kondisi ini membuat setiap kecamatan hanya memiliki satu penghulu. Beban kerja pun dinilai cukup tinggi, terutama di wilayah dengan volume pernikahan yang padat. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Berau, Kabul Budiono, mengatakan […]

expand_less