Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Cuma 13 Orang, Penghulu di Berau Harus “Lari” dari Satu Akad ke Akad Lain

Cuma 13 Orang, Penghulu di Berau Harus “Lari” dari Satu Akad ke Akad Lain

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 710
  • print Cetak

BERAU — Ketersediaan penghulu di Kabupaten Berau menjadi sorotan. Hingga 2026, jumlah penghulu tercatat belum bertambah, tetap 13 orang—setara dengan jumlah kecamatan yang ada.

Kondisi ini membuat setiap kecamatan hanya memiliki satu penghulu. Beban kerja pun dinilai cukup tinggi, terutama di wilayah dengan volume pernikahan yang padat.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Berau, Kabul Budiono, mengatakan belum ada penambahan tenaga penghulu baru tahun ini.

“Untuk di 2026 belum ada. Yang terakhir kemarin 2025 yang CPNS,” ujarnya.

Meski demikian, ia menyebut terdapat tiga CPNS formasi 2025 yang saat ini tengah menjalani pelatihan sebagai penghulu.

Di lapangan, jumlah tersebut diakui berada pada batas minimal. Namun, pelayanan kepada masyarakat masih berjalan tanpa kendala berarti.

Ia menjelaskan, para penghulu masih mampu mengatur jadwal. Dalam satu hari, seorang penghulu bahkan dapat menangani hingga empat prosesi pernikahan, termasuk di wilayah dengan jarak tempuh cukup jauh.

Di sejumlah kecamatan dengan akses terbatas, pelaksanaan akad nikah terkadang melibatkan imam kampung sebagai pengganti penghulu.

“Di beberapa wilayah, kalau lokasinya cukup jauh dan ada imam kampung, maka pelaksanaan akad bisa dilakukan oleh imam setempat,” katanya, Jumat (24/4/2026).

Namun demikian, mekanisme tersebut tidak dapat dilakukan sembarangan. Ada ketentuan yang harus dipenuhi, terutama terkait wali nikah.

“Kasus seperti itu sebenarnya jarang terjadi, karena sejauh ini wilayah kita masih bisa dijangkau dan relatif aman,” ucapnya.

Kemenag Berau juga memastikan belum ada informasi terkait penambahan penghulu melalui skema mutasi dari luar daerah.

Meski jumlah saat ini dinilai masih mencukupi, peluang penambahan tenaga tetap terbuka, terutama untuk wilayah dengan intensitas pernikahan tinggi, seperti kawasan perkotaan.

“Saat ini masih bisa dibilang cukup, tapi kalau ke depan ada penambahan tentu kami siap menerima,” tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, distribusi dan beban kerja penghulu di Berau menjadi tantangan tersendiri, khususnya dalam menjaga kualitas pelayanan di wilayah dengan karakter geografis yang beragam. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Workshop Smart Network dan Cloud Router, Pemkab Berau Genjot SDM Melek Teknologi

    Workshop Smart Network dan Cloud Router, Pemkab Berau Genjot SDM Melek Teknologi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menggenjot penguatan kompetensi aparatur di bidang teknologi informasi. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau menggandeng PT Lintas Maya menggelar workshop dan sertifikasi teknologi Ruijie pada Selasa, 12 Mei 2026, sebagai salah satu langkah menjawab derasnya arus transformasi digital. Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk […]

  • Si Jago Merah Menggulung Kantor Bupati Bulungan, Penyebab Kebakaran Masih Misteri

    Si Jago Merah Menggulung Kantor Bupati Bulungan, Penyebab Kebakaran Masih Misteri

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Kantor Bupati Bulungan di Jalan Jelarai Raya, Tanjung Selor, berubah menjadi lautan api pada Rabu malam, 20 Mei. Titik api yang mula-mula muncul di area lobby utama pelan tapi pasti membesar, menjalar ke bagian lain bangunan hingga pukul 22.00 WITA kobaran masih tampak menyala dan belum sepenuhnya dikuasai petugas. Dari pengamatan di […]

  • Harga TBS Mulai Turun, FPKS Kaltim Soroti Dampak Kebijakan Ekspor Sawit

    Harga TBS Mulai Turun, FPKS Kaltim Soroti Dampak Kebijakan Ekspor Sawit

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Forum Petani Kelapa Sawit Kalimantan Timur meminta pemerintah pusat menerapkan kebijakan tata niaga ekspor sawit secara hati-hati dan bertahap. Hal itu disampaikan menyusul kebijakan pemerintah terkait penguatan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam, termasuk crude palm oil (CPO). Ketua FPKS Kaltim, Asbudi, menilai Indonesia memang memiliki posisi strategis sebagai produsen sawit terbesar […]

  • Apresiasi untuk Transformasi Wajah Ibukota Kabupaten Berau 

    Apresiasi untuk Transformasi Wajah Ibukota Kabupaten Berau 

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 921
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dalam beberapa tahun terakhir, wajah ibukota Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, mengalami transformasi yang signifikan, berkat upaya Pemkab Berau yang dipimpin oleh Bupati Sri Juniarsih. Kota yang dulunya terlihat sederhana kini semakin menawan dengan hadirnya berbagai landmark yang mempercantik pemandangan dan memberikan nuansa baru bagi masyarakat serta wisatawan. Beberapa lokasi strategis di sepanjang […]

  • Berau Bidik Kapal Wisata dan Sektor Non-Tambang untuk Dongkrak PAD

    Berau Bidik Kapal Wisata dan Sektor Non-Tambang untuk Dongkrak PAD

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    BERAU – Ketergantungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau pada dana transfer pusat masih tinggi. Di tengah tren penurunan kucuran dana dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan strategi memperkuat pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sektor non-pertambangan. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengakui struktur fiskal daerah hingga kini belum lepas dari sokongan […]

  • Kasus Suspek Campak di Berau Naik Jadi 58, Dinkes Tunggu Hasil Laboratorium

    Kasus Suspek Campak di Berau Naik Jadi 58, Dinkes Tunggu Hasil Laboratorium

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mencatat peningkatan kasus suspek campak hingga pekan ke-12 tahun 2026. Total kasus yang terdata mencapai 58, naik dari laporan sebelumnya sebanyak 42 kasus per 13 Maret 2026. Penanggung Jawab Program Imunisasi Dinkes Berau, Adi, mengatakan lonjakan terjadi secara bertahap sejak awal tahun. Peningkatan paling signifikan tercatat pada pekan […]

expand_less