Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Stabilitas Perbatasan Berau Jadi Prioritas, Pemkab Tegaskan Penyelesaian Sesuai Aturan

Stabilitas Perbatasan Berau Jadi Prioritas, Pemkab Tegaskan Penyelesaian Sesuai Aturan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 864
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperketat pengamanan di wilayah perbatasan menyusul dugaan penyerobotan lahan oleh sekelompok warga dari kabupaten tetangga. Langkah ini ditempuh untuk mencegah potensi konflik horizontal yang dinilai bisa meluas jika tidak segera ditangani.

Sekretaris Daerah Berau, M. Said, mengatakan pemerintah daerah tidak akan membiarkan situasi berkembang tanpa kendali. “Stabilitas dan rasa aman masyarakat di wilayah perbatasan adalah prioritas kami. Karena itu, kami bergerak cepat,” ujar Said seusai rapat koordinasi, Rabu, (4/3)

Rapat tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Brimob, Armed, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Dalam forum itu, Pemkab Berau menyepakati penguatan pengamanan terpadu di titik yang dipersoalkan. Surat resmi permintaan dukungan pengamanan juga telah dilayangkan kepada seluruh unsur keamanan di daerah.

Menurut Said, langkah pengamanan bukan semata respons keamanan, tetapi juga bentuk pencegahan agar persoalan batas wilayah tidak dimanfaatkan pihak-pihak tertentu. “Tujuannya jelas, agar situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi konflik horizontal,” katanya.

Selain pengamanan fisik, Pemkab Berau menempuh jalur administratif dan komunikasi antarpemerintah daerah. Pemerintah berencana menyurati Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk meminta imbauan kepada warganya agar tidak memasuki wilayah administratif Berau tanpa dasar hukum yang jelas.

Karena menyangkut batas dua kabupaten, Pemkab Berau juga meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turun tangan. Said berharap gubernur segera menurunkan tim penanganan batas wilayah guna melakukan verifikasi lapangan secara objektif dengan melibatkan kedua belah pihak.

“Kami berharap ada tim dari provinsi yang melakukan pengecekan langsung di lapangan, didampingi Berau dan Kutai Timur, agar persoalan ini diselesaikan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Said menegaskan, berdasarkan ketentuan dan peta batas wilayah yang sah, area yang disengketakan masuk dalam administrasi Kabupaten Berau. Ia menyayangkan munculnya klaim sepihak yang tidak melalui mekanisme resmi pemerintahan.

“Ini bukan atas nama pemerintah daerah mana pun, melainkan inisiatif kelompok tertentu. Padahal secara aturan, wilayah tersebut masuk dalam administrasi Berau,” kata dia.

Di tingkat kampung, penguatan pengamanan juga mulai disiapkan. Pemerintah Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir bersepakat menyediakan lahan untuk pendirian posko terpadu. Posko ini akan difungsikan sebagai pusat pemantauan selama 24 jam guna memastikan aktivitas warga tetap berjalan normal.

Sejumlah warga di kawasan perbatasan mengaku khawatir jika ketegangan terus dibiarkan. Mereka berharap pemerintah segera memberikan kepastian hukum agar tidak terjadi gesekan antarwarga yang selama ini hidup berdampingan.

Pemkab Berau menegaskan tidak akan memberi ruang terhadap upaya penguasaan wilayah di luar ketentuan hukum. Pemerintah daerah mengimbau semua pihak menahan diri dan menempuh jalur resmi penyelesaian sengketa, seraya menunggu hasil verifikasi pemerintah provinsi.

Bagi Pemkab Berau, persoalan batas wilayah bukan sekadar soal garis pada peta, melainkan menyangkut kepastian administrasi, pelayanan publik, dan ketenteraman masyarakat. Pemerintah berharap penyelesaian berbasis data dan regulasi dapat meredam ketegangan sebelum berubah menjadi konflik terbuka.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Muda Berau Diajak Kurangi Fast Food, Perbanyak Pangan Lokal Bergizi

    Generasi Muda Berau Diajak Kurangi Fast Food, Perbanyak Pangan Lokal Bergizi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.384
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pangan menggelar Festival Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat kabupaten pada Rabu, 24 September 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, sebagai bagian dari upaya mendorong konsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi. Festival B2SA menjadi salah satu […]

  • Makali Pastikan Tidak Ada Calon Gagal Saat Musprov ke-II SMSI Kaltim

    Makali Pastikan Tidak Ada Calon Gagal Saat Musprov ke-II SMSI Kaltim

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Jakarta–Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Makali Kumar angkat bicara soal pendapat miring yang mewarnai proses menuju Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-II SMSI Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan berlangsung pada Minggu, 11 Mei 2025, mendatang. 

Dari balik telepon selulernya, Makali justru menegaskan bahwa tahapan menuju Musprov ke-II SMSI Kaltim menunjukkan semangat demokrasi yang positif di […]

  • DPRD Berau Apresiasi Ketegasan Sekda: ASN Main TikTok saat Jam Kerja Wajib Ditindak Tegas

    DPRD Berau Apresiasi Ketegasan Sekda: ASN Main TikTok saat Jam Kerja Wajib Ditindak Tegas

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, memberikan dukungan penuh terhadap sikap tegas yang diambil oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, terkait peneguran keras terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kedapatan bermain TikTok hingga melakukan siaran langsung (live) pada jam kerja. Dedy menilai, tindakan ASN tersebut sangat tidak pantas dan mencerminkan ketidakdisiplinan […]

  • TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

    TBM Enggang Jagad Dorong Literasi Pesisir, Targetkan 100 Tulisan Warga Eka Sapta

    • calendar_month 12 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BERAU – Taman Bacaan Masyarakat atau TBM Enggang Jagad menggelar Lokakarya Pengembangan Budaya Baca dan Tulis di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, pada 1–3 September 2026. Sebanyak 150 peserta dari kalangan remaja, pegiat literasi sekolah hingga kader pemberdayaan masyarakat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Pembukaan Lokakarya Pesisir Eka Sapta dihadiri Camat Talisayan Mutmainah, perwakilan […]

  • DPD KNPI Berau Desak Kajian Ulang Tarif PDAM Batiwakkal yang Dinilai Merugikan Masyarakat

    DPD KNPI Berau Desak Kajian Ulang Tarif PDAM Batiwakkal yang Dinilai Merugikan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 843
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kebijakan penyesuaian tarif air yang diberlakukan oleh PERUMDAM Air Minum Batiwakkal menuai penolakan keras dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Berau. Pengurus DPD KNPI Berau menyatakan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan tersebut, yang dianggap mendadak dan cacat administrasi. Ketua DPD KNPI Berau, Hardiansyah, menilai bahwa penyesuaian tarif tersebut tidak melibatkan […]

  • Perbaikan Rumah Dikebut, Kuota Masih Belum Cukup

    Perbaikan Rumah Dikebut, Kuota Masih Belum Cukup

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau menargetkan perbaikan 300 rumah tidak layak huni (RTLH) setiap tahun sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Kepala Bidang Perumahan Disperkim Berau, Juli Mahendra, mengatakan target tersebut merupakan rencana kerja ideal untuk mengejar ketertinggalan hunian layak di daerah. “Dalam rencana kerja, setiap tahun idealnya […]

expand_less