Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Stabilitas Perbatasan Berau Jadi Prioritas, Pemkab Tegaskan Penyelesaian Sesuai Aturan

Stabilitas Perbatasan Berau Jadi Prioritas, Pemkab Tegaskan Penyelesaian Sesuai Aturan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 927
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperketat pengamanan di wilayah perbatasan menyusul dugaan penyerobotan lahan oleh sekelompok warga dari kabupaten tetangga. Langkah ini ditempuh untuk mencegah potensi konflik horizontal yang dinilai bisa meluas jika tidak segera ditangani.

Sekretaris Daerah Berau, M. Said, mengatakan pemerintah daerah tidak akan membiarkan situasi berkembang tanpa kendali. “Stabilitas dan rasa aman masyarakat di wilayah perbatasan adalah prioritas kami. Karena itu, kami bergerak cepat,” ujar Said seusai rapat koordinasi, Rabu, (4/3)

Rapat tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Brimob, Armed, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Dalam forum itu, Pemkab Berau menyepakati penguatan pengamanan terpadu di titik yang dipersoalkan. Surat resmi permintaan dukungan pengamanan juga telah dilayangkan kepada seluruh unsur keamanan di daerah.

Menurut Said, langkah pengamanan bukan semata respons keamanan, tetapi juga bentuk pencegahan agar persoalan batas wilayah tidak dimanfaatkan pihak-pihak tertentu. “Tujuannya jelas, agar situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi konflik horizontal,” katanya.

Selain pengamanan fisik, Pemkab Berau menempuh jalur administratif dan komunikasi antarpemerintah daerah. Pemerintah berencana menyurati Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk meminta imbauan kepada warganya agar tidak memasuki wilayah administratif Berau tanpa dasar hukum yang jelas.

Karena menyangkut batas dua kabupaten, Pemkab Berau juga meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turun tangan. Said berharap gubernur segera menurunkan tim penanganan batas wilayah guna melakukan verifikasi lapangan secara objektif dengan melibatkan kedua belah pihak.

“Kami berharap ada tim dari provinsi yang melakukan pengecekan langsung di lapangan, didampingi Berau dan Kutai Timur, agar persoalan ini diselesaikan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Said menegaskan, berdasarkan ketentuan dan peta batas wilayah yang sah, area yang disengketakan masuk dalam administrasi Kabupaten Berau. Ia menyayangkan munculnya klaim sepihak yang tidak melalui mekanisme resmi pemerintahan.

“Ini bukan atas nama pemerintah daerah mana pun, melainkan inisiatif kelompok tertentu. Padahal secara aturan, wilayah tersebut masuk dalam administrasi Berau,” kata dia.

Di tingkat kampung, penguatan pengamanan juga mulai disiapkan. Pemerintah Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir bersepakat menyediakan lahan untuk pendirian posko terpadu. Posko ini akan difungsikan sebagai pusat pemantauan selama 24 jam guna memastikan aktivitas warga tetap berjalan normal.

Sejumlah warga di kawasan perbatasan mengaku khawatir jika ketegangan terus dibiarkan. Mereka berharap pemerintah segera memberikan kepastian hukum agar tidak terjadi gesekan antarwarga yang selama ini hidup berdampingan.

Pemkab Berau menegaskan tidak akan memberi ruang terhadap upaya penguasaan wilayah di luar ketentuan hukum. Pemerintah daerah mengimbau semua pihak menahan diri dan menempuh jalur resmi penyelesaian sengketa, seraya menunggu hasil verifikasi pemerintah provinsi.

Bagi Pemkab Berau, persoalan batas wilayah bukan sekadar soal garis pada peta, melainkan menyangkut kepastian administrasi, pelayanan publik, dan ketenteraman masyarakat. Pemerintah berharap penyelesaian berbasis data dan regulasi dapat meredam ketegangan sebelum berubah menjadi konflik terbuka.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 929
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebuah video yang diunggah oleh seorang netizen di Facebook bernama Dhewy Pyaar, menduga bahwa uang palsu pecahan Rp100.000 telah beredar di Kabupaten Berau. Dalam unggahannya, video tersebut memperlihatkan uang yang bisa dikupas dengan mudah, sebuah ciri yang tidak dimiliki oleh uang asli. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu di […]

  • Kolaborasi Pemkab Berau Dongkrak Pariwisata

    Kolaborasi Pemkab Berau Dongkrak Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    (26/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau, Nurung, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau atas kerjasama yang telah dilakukan dengan beberapa pihak dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal. Salah satu kerjasama yang disorot adalah kolaborasi dengan Pemkab Bali yang terjadi beberapa waktu lalu. Nurung menyatakan bahwa langkah tersebut sangat […]

  • ‎PJU Jadi Benteng Keamanan Malam Hari, DPRD Desak Pemerataan hingga Pelosok Berau

    ‎PJU Jadi Benteng Keamanan Malam Hari, DPRD Desak Pemerataan hingga Pelosok Berau

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.588
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Penerangan Jalan Umum (PJU) kembali menjadi sorotan dalam upaya menjaga keamanan warga di Kabupaten Berau. Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat hingga larut malam. ‎Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna, menegaskan bahwa lingkungan gelap merupakan salah satu pemicu meningkatnya risiko kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas. Karena itu, penyediaan PJU harus dipandang sebagai bagian dari perlindungan […]

  • Bupati Berau Tegaskan Operasional RS Raja Alam Terkendala Regulasi BPJS, Pemkab Pilih Patuh Aturan

    Bupati Berau Tegaskan Operasional RS Raja Alam Terkendala Regulasi BPJS, Pemkab Pilih Patuh Aturan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan keterlambatan operasional Rumah Sakit Raja Alam bukan disebabkan kurangnya komitmen pemerintah daerah, melainkan karena masih adanya sejumlah regulasi yang harus dipenuhi, terutama terkait kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Hal itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, usai memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. Menurut dia, sektor […]

  • Bupati Berau Run Diarahkan Jadi Agenda Tahunan, Sport Tourism Mulai Digenjot

    Bupati Berau Run Diarahkan Jadi Agenda Tahunan, Sport Tourism Mulai Digenjot

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mulai menjadikan kegiatan olahraga sebagai salah satu instrumen promosi pariwisata. Bupati Berau Independence Runs (BBIR) 2026 pun diarahkan menjadi agenda tahunan yang terhubung dengan pengembangan sport tourism. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Berau, Minggu, 20 September 2026, tersebut dibuka langsung oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Sekitar […]

  • Imbau Warga Berau Waspada Cacar Monyet

    Imbau Warga Berau Waspada Cacar Monyet

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kekhawatiran terhadap penyebaran virus cacar monyet (monkeypox) di Indonesia turut mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Berau, Ratna. Ia mendesak agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau segera melakukan langkah-langkah antisipatif agar virus tersebut tidak masuk atau menyebar di wilayah Berau. Ratna menegaskan bahwa virus cacar monyet lebih berbahaya jika dibandingkan dengan jenis […]

expand_less