Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Stabilitas Perbatasan Berau Jadi Prioritas, Pemkab Tegaskan Penyelesaian Sesuai Aturan

Stabilitas Perbatasan Berau Jadi Prioritas, Pemkab Tegaskan Penyelesaian Sesuai Aturan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 325
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperketat pengamanan di wilayah perbatasan menyusul dugaan penyerobotan lahan oleh sekelompok warga dari kabupaten tetangga. Langkah ini ditempuh untuk mencegah potensi konflik horizontal yang dinilai bisa meluas jika tidak segera ditangani.

Sekretaris Daerah Berau, M. Said, mengatakan pemerintah daerah tidak akan membiarkan situasi berkembang tanpa kendali. “Stabilitas dan rasa aman masyarakat di wilayah perbatasan adalah prioritas kami. Karena itu, kami bergerak cepat,” ujar Said seusai rapat koordinasi, Rabu, (4/3)

Rapat tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Brimob, Armed, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Dalam forum itu, Pemkab Berau menyepakati penguatan pengamanan terpadu di titik yang dipersoalkan. Surat resmi permintaan dukungan pengamanan juga telah dilayangkan kepada seluruh unsur keamanan di daerah.

Menurut Said, langkah pengamanan bukan semata respons keamanan, tetapi juga bentuk pencegahan agar persoalan batas wilayah tidak dimanfaatkan pihak-pihak tertentu. “Tujuannya jelas, agar situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi konflik horizontal,” katanya.

Selain pengamanan fisik, Pemkab Berau menempuh jalur administratif dan komunikasi antarpemerintah daerah. Pemerintah berencana menyurati Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk meminta imbauan kepada warganya agar tidak memasuki wilayah administratif Berau tanpa dasar hukum yang jelas.

Karena menyangkut batas dua kabupaten, Pemkab Berau juga meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turun tangan. Said berharap gubernur segera menurunkan tim penanganan batas wilayah guna melakukan verifikasi lapangan secara objektif dengan melibatkan kedua belah pihak.

“Kami berharap ada tim dari provinsi yang melakukan pengecekan langsung di lapangan, didampingi Berau dan Kutai Timur, agar persoalan ini diselesaikan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Said menegaskan, berdasarkan ketentuan dan peta batas wilayah yang sah, area yang disengketakan masuk dalam administrasi Kabupaten Berau. Ia menyayangkan munculnya klaim sepihak yang tidak melalui mekanisme resmi pemerintahan.

“Ini bukan atas nama pemerintah daerah mana pun, melainkan inisiatif kelompok tertentu. Padahal secara aturan, wilayah tersebut masuk dalam administrasi Berau,” kata dia.

Di tingkat kampung, penguatan pengamanan juga mulai disiapkan. Pemerintah Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir bersepakat menyediakan lahan untuk pendirian posko terpadu. Posko ini akan difungsikan sebagai pusat pemantauan selama 24 jam guna memastikan aktivitas warga tetap berjalan normal.

Sejumlah warga di kawasan perbatasan mengaku khawatir jika ketegangan terus dibiarkan. Mereka berharap pemerintah segera memberikan kepastian hukum agar tidak terjadi gesekan antarwarga yang selama ini hidup berdampingan.

Pemkab Berau menegaskan tidak akan memberi ruang terhadap upaya penguasaan wilayah di luar ketentuan hukum. Pemerintah daerah mengimbau semua pihak menahan diri dan menempuh jalur resmi penyelesaian sengketa, seraya menunggu hasil verifikasi pemerintah provinsi.

Bagi Pemkab Berau, persoalan batas wilayah bukan sekadar soal garis pada peta, melainkan menyangkut kepastian administrasi, pelayanan publik, dan ketenteraman masyarakat. Pemerintah berharap penyelesaian berbasis data dan regulasi dapat meredam ketegangan sebelum berubah menjadi konflik terbuka.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Keracunan Makanan di PT SMJ: 50 Karyawan Dilarikan ke RS, 4 Dirawat Inap

    Dugaan Keracunan Makanan di PT SMJ: 50 Karyawan Dilarikan ke RS, 4 Dirawat Inap

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 724
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – 50 karyawan PT SMJ diduga keracunan makanan Jumat kemarin. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie kepada media ini. “Betul tadi malam ada lebih dari 30 karyawan perusahaan PT SMJ itu diduga keracunan makanan,” ujarnya. Dikatakannya, sejak malam tadi, pihaknya telah melakukan investigasi terkait dugaan keracunan makanan tersebut. “Pagi tadi […]

  • 49 Knalpot Brong Disita, Era ETLE di Berau: Pelanggaran Langsung Terekam

    49 Knalpot Brong Disita, Era ETLE di Berau: Pelanggaran Langsung Terekam

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 478
    • 0Komentar

    BERAU – Satuan Lalu Lintas Polres Berau melaporkan situasi lalu lintas selama Operasi Keselamatan Mahakam 2026 relatif terkendali. Dalam konferensi pers, Senin, 23 Februari 2026, jajaran Satlantas menyebut tidak terjadi lonjakan angka kecelakaan selama operasi yang berlangsung sejak pertengahan Januari hingga awal Februari tersebut. Kepala Satlantas Polres Berau, Rhondy Hermawan, mengatakan upaya pencegahan dan penegakan […]

  • Berau 2045: Ekowisata dan Agroindustri Sebagai Tulang Punggung Ekonomi

    Berau 2045: Ekowisata dan Agroindustri Sebagai Tulang Punggung Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb -Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Berau untuk 20 tahun kedepan yakni tahun 2025-2045 telah disusun. RPJPD tersebut menjadi ketetapan landasan kebijakan dari perumusan visi dan misi Kepala Daerah selama periode 20 tahun ke depan. Visi pembangunan daerah yang telah dirumuskan yang ingin dicapai adalah Berau Mempesona 2045 “Bumi Batiwakkal sebagai […]

  • DPRD Berau Minta Pengelola Kawasan Kota Tua Teluk Bayur Segera Ditetapkan

    DPRD Berau Minta Pengelola Kawasan Kota Tua Teluk Bayur Segera Ditetapkan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 334
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Wakil Ketua DPRD Berau, Sumadi, meminta pemerintah daerah segera menetapkan pengelola kawasan Kota Tua Teluk Bayur. Hal itu dinilai penting agar bangunan yang telah direnovasi menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tidak terbengkalai dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Menurut Sumadi, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah sekaligus […]

  • Sri Juniarsih: PSHT Berau Berkontribusi Positif dalam Pembinaan Karakter Masyarakat

    Sri Juniarsih: PSHT Berau Berkontribusi Positif dalam Pembinaan Karakter Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau Sri Juniarsih menyempatkan hadir dalam gelaran Tabligh Akbar dalam rangka HUT ke-30 Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Berau Tahun 2024 di lapangan Pemuda Tanjung Redeb, Jumat (20/9/2024) malam. Melihat semangat para anggota PSHT, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Berau ini pun ikut merasakan berjalan di bawah guyuran hujan. Saat […]

  • Kenyang Tanpa Nasi? Festival Ini Punya Menu Ajaib untuk Otak Anak Cerdas!

    Kenyang Tanpa Nasi? Festival Ini Punya Menu Ajaib untuk Otak Anak Cerdas!

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Bupati Berau, Sri Juniarsih, membuka Festival Pangan Lokal Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Berau tahun 2024 pada Selasa (16/7/2024) di ruang RPJPD Baplitbang. Dalam sambutannya, Sri Juniarsih berharap festival ini dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan menu B2SA dalam keseharian. “Kenyang tidak harus dengan nasi. Menu B2SA yang […]

expand_less