Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Api Berkobar di Long Peso, 3 Rumah Warga Tak Terselamatkan

Api Berkobar di Long Peso, 3 Rumah Warga Tak Terselamatkan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 533
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Musibah kebakaran hebat terjadi di Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Rabu sore. Sedikitnya tiga unit rumah warga dan satu Balai Adat (Lamin Adat Peso) ludes terbakar dilahap si jago merah sekitar pukul 17.10 WITA.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp700 juta.

Peristiwa kebakaran tersebut sempat membuat panik warga setempat. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain karena sebagian besar rumah terbuat dari material kayu.

Kobaran api juga menghanguskan Lamin Adat Peso, yang selama ini menjadi tempat berkumpul dan pelaksanaan kegiatan adat masyarakat setempat.

Berdasarkan video amatir yang beredar luas di media sosial, terdengar suara seorang warga dengan nada gemetar menyebutkan rumah-rumah yang terbakar.

“Habis sudah punya Anton Elias, milik Jalung Usat (alm), dan Lamin Adat habis. Mudah-mudahan tidak sampai ke belakang,” ucap warga tersebut dalam video singkat.

Dalam video lainnya, terlihat warga berbondong-bondong berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun besarnya api membuat sebagian besar bangunan tidak dapat diselamatkan dan akhirnya hangus terbakar.

Pihak Polresta Bulungan melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, membenarkan terjadinya kebakaran tersebut.

Ia mengatakan bahwa api telah berhasil dipadamkan berkat upaya bersama masyarakat dibantu aparat TNI dan Polri.

“Benar telah terjadi kebakaran pada pukul 17.10 WITA. Saat ini kondisi api sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat dan aparat dengan menggunakan air profil dan air selokan di sekitar rumah,” jelas Aipda Hadi.

Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik pada sebuah rumah yang sudah lama tidak berpenghuni.

Kondisi bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menjalar ke rumah di sekitarnya.

“Diperkirakan total kerugian mencapai kurang lebih Rp700 juta, dan dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” tambahnya.

Adapun bangunan yang terbakar habis meliputi:

1. Rumah milik Jalung Usat (1 KK, 5 jiwa), petani, warga RT 2 Desa Long Peso

2. Rumah milik Anton Elias (3 jiwa), petani, warga RT 2 Desa Long Peso

3. Lamin Adat Peso

4. Satu unit rumah tidak berpenghuni (rumah dinas bidan)

Selain itu, terdapat tiga rumah lainnya yang terdampak, masing-masing milik:

• Novelianus (3 jiwa dewasa, 2 anak sekolah)

• Pius (3 jiwa dewasa)

• Agustin Utam (3 jiwa)

• Desi Lilin (2 jiwa)

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi menyebutkan, Anton Elias pertama kali melihat kebakaran saat pulang dari kebun. Ia mendapati rumah kosong yang berada di samping rumahnya sudah terbakar.

Dalam kondisi panik, ia bersama keluarga segera menyelamatkan barang-barang berharga dan meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman.

Sementara saksi lainnya, Jalung, mengaku merasakan hawa panas dan asap masuk ke dalam rumahnya. Karena batuk akibat asap, ia keluar rumah dan melihat bangunan di sebelahnya sudah terbakar.

Api dengan cepat menyambar bagian atas rumahnya sehingga ia tidak sempat menyelamatkan barang berharga, dan langsung berteriak meminta keluarganya menyelamatkan diri.

Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Desa Long Peso, Long Bia, dan Muara Pangean, dibantu personel Koramil Peso dan Polsek Long Peso hingga api benar-benar padam.

Sementara itu, Camat Peso, Jhoni Kuleh, turut membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan kepada para korban.

“Benar telah terjadi kebakaran yang menghanguskan tiga rumah dan satu balai adat. Puji tuhan tidak ada korban jiwa. Besok BPBD dan Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak,” tutupnya dengan singkat.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Samarinda — Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kalimantan Timur (Kaltim), menilai dampak aktivitas pertambangan batu bara di Kabupaten Berau telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.   Ancaman tersebut tidak lagi sebatas pencemaran air, melainkan perubahan bentang alam ekstrem yang berisiko langsung terhadap keselamatan masyarakat.   Sorotan publik kemudian menguat, setelah beredar luas di media sosial foto lubang […]

  • Polres Berau Bongkar Dugaan Modus Barcode Ganda untuk BBM Subsidi

    Polres Berau Bongkar Dugaan Modus Barcode Ganda untuk BBM Subsidi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    BERAU – Polres Berau bersama tim gabungan lintas instansi menggelar pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Senin pagi. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Berau, Sub Denpom TNI AD Kabupaten Berau, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), serta pihak Pertamina. Pengawasan dilakukan di sejumlah SPBU yang […]

  • SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Di saat tekanan terhadap hutan dan krisis lingkungan kian menguat di berbagai daerah, sejumlah kampung di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memilih jalur berbeda: membangun dari desa dengan menaruh pengelolaan sumber daya alam dan partisipasi warga sebagai titik tumpu. Pengalaman itu dipaparkan dalam Ekspos Program SIGAP bertajuk “Simpul Hijau: Merayakan Kolaborasi Pembangunan Daerah […]

  • Olahraga Berau Harus Maju, Fasilitas Layak dan Jaminan Atlet Jadi Prioritas

    Olahraga Berau Harus Maju, Fasilitas Layak dan Jaminan Atlet Jadi Prioritas

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    TANJUNG RESEB– Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Liliansyah, menyampaikan harapannya agar dunia olahraga di Berau semakin maju dan mampu mencetak atlet-atlet unggul yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional. Dalam upaya tersebut, Liliansyah juga mengingatkan pentingnya kesejahteraan bagi para atlet agar mereka dapat fokus berlatih […]

  • Bayar Utang Rp5,9 Miliar, RSUD Abdul Rivai Pastikan Stok Obat Kembali Lancar

    Bayar Utang Rp5,9 Miliar, RSUD Abdul Rivai Pastikan Stok Obat Kembali Lancar

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Manajemen RSUD Abdul Rivai menyatakan pasokan obat yang sempat tersendat akibat kendala vendor kini mulai kembali normal. Perbaikan distribusi dilakukan setelah rumah sakit menyelesaikan pembayaran utang kepada penyedia dengan nilai hampir Rp6 miliar. Kepala Bidang Tata Usaha RSUD Abdul Rivai, Sarengat, mengatakan gangguan pasokan sebelumnya disebabkan oleh keterlambatan distribusi dari vendor, yang […]

  • ‎Program Pekarangan Lestari Membantu Warga Hemat

    ‎Program Pekarangan Lestari Membantu Warga Hemat

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 979
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kepala Dinas Pangan Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan akan terus mendorong masyarakat untuk mandiri pangan program ini dilakukan untuk membentuk kelompok tani di lingkungan masyarakat untuk mengelola pekarangan dengan produktif ‎“Dengan adanya program ini bukan semoga program pekarangan bisa benar-benar produktif dan memberi manfaat nyata bagi keluarga,” ujarnya. ‎Ia menegaskan bahwa hasil panen […]

expand_less