Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Api Berkobar di Long Peso, 3 Rumah Warga Tak Terselamatkan

Api Berkobar di Long Peso, 3 Rumah Warga Tak Terselamatkan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 477
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Musibah kebakaran hebat terjadi di Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Rabu sore. Sedikitnya tiga unit rumah warga dan satu Balai Adat (Lamin Adat Peso) ludes terbakar dilahap si jago merah sekitar pukul 17.10 WITA.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp700 juta.

Peristiwa kebakaran tersebut sempat membuat panik warga setempat. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain karena sebagian besar rumah terbuat dari material kayu.

Kobaran api juga menghanguskan Lamin Adat Peso, yang selama ini menjadi tempat berkumpul dan pelaksanaan kegiatan adat masyarakat setempat.

Berdasarkan video amatir yang beredar luas di media sosial, terdengar suara seorang warga dengan nada gemetar menyebutkan rumah-rumah yang terbakar.

“Habis sudah punya Anton Elias, milik Jalung Usat (alm), dan Lamin Adat habis. Mudah-mudahan tidak sampai ke belakang,” ucap warga tersebut dalam video singkat.

Dalam video lainnya, terlihat warga berbondong-bondong berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun besarnya api membuat sebagian besar bangunan tidak dapat diselamatkan dan akhirnya hangus terbakar.

Pihak Polresta Bulungan melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, membenarkan terjadinya kebakaran tersebut.

Ia mengatakan bahwa api telah berhasil dipadamkan berkat upaya bersama masyarakat dibantu aparat TNI dan Polri.

“Benar telah terjadi kebakaran pada pukul 17.10 WITA. Saat ini kondisi api sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat dan aparat dengan menggunakan air profil dan air selokan di sekitar rumah,” jelas Aipda Hadi.

Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik pada sebuah rumah yang sudah lama tidak berpenghuni.

Kondisi bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menjalar ke rumah di sekitarnya.

“Diperkirakan total kerugian mencapai kurang lebih Rp700 juta, dan dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” tambahnya.

Adapun bangunan yang terbakar habis meliputi:

1. Rumah milik Jalung Usat (1 KK, 5 jiwa), petani, warga RT 2 Desa Long Peso

2. Rumah milik Anton Elias (3 jiwa), petani, warga RT 2 Desa Long Peso

3. Lamin Adat Peso

4. Satu unit rumah tidak berpenghuni (rumah dinas bidan)

Selain itu, terdapat tiga rumah lainnya yang terdampak, masing-masing milik:

• Novelianus (3 jiwa dewasa, 2 anak sekolah)

• Pius (3 jiwa dewasa)

• Agustin Utam (3 jiwa)

• Desi Lilin (2 jiwa)

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi menyebutkan, Anton Elias pertama kali melihat kebakaran saat pulang dari kebun. Ia mendapati rumah kosong yang berada di samping rumahnya sudah terbakar.

Dalam kondisi panik, ia bersama keluarga segera menyelamatkan barang-barang berharga dan meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman.

Sementara saksi lainnya, Jalung, mengaku merasakan hawa panas dan asap masuk ke dalam rumahnya. Karena batuk akibat asap, ia keluar rumah dan melihat bangunan di sebelahnya sudah terbakar.

Api dengan cepat menyambar bagian atas rumahnya sehingga ia tidak sempat menyelamatkan barang berharga, dan langsung berteriak meminta keluarganya menyelamatkan diri.

Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Desa Long Peso, Long Bia, dan Muara Pangean, dibantu personel Koramil Peso dan Polsek Long Peso hingga api benar-benar padam.

Sementara itu, Camat Peso, Jhoni Kuleh, turut membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan kepada para korban.

“Benar telah terjadi kebakaran yang menghanguskan tiga rumah dan satu balai adat. Puji tuhan tidak ada korban jiwa. Besok BPBD dan Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak,” tutupnya dengan singkat.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Rp37 Miliar untuk Layanan Warga, Bukan Keuntungan BPJS

    Dana Rp37 Miliar untuk Layanan Warga, Bukan Keuntungan BPJS

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.928
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mengingatkan Badan Penyelenggaraan Jaminan (BPJS) Kesehatan agar tidak menjadikan pelayanan kesehatan sebagai ajang mencari keuntungan. Teguran ini disampaikan Sri Juniarsih Mas, menyusul besarnya dana daerah yang digelontorkan untuk membiayai iuran jaminan kesehatan masyarakat. Pemkab Berau tercatat mengalokasikan lebih dari Rp37,4 miliar untuk menanggung iuran peserta BPJS dari kalangan masyarakat. […]

  • Rotasi Besar Jabatan di Pemkab Berau Menanti Restu Pemerintah Pusat

    Rotasi Besar Jabatan di Pemkab Berau Menanti Restu Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau telah menyelesaikan tahapan asesmen dalam proses rotasi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang meliputi posisi kepala dinas, staf ahli bupati, dan asisten daerah. Saat ini, hasil asesmen tersebut tengah menunggu pembahasan lebih lanjut bersama pimpinan daerah. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menyampaikan bahwa asesmen telah dilakukan secara menyeluruh melalui […]

  • Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.417
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah luasnya hamparan hutan alam yang masih mendominasi 75 persen daratan Berau, satu komoditas tumbuh menjadi penopang ekonomi hijau masyarakat: kakao. Tanaman yang awalnya dikembangkan secara tradisional di kampung-kampung ini kini menjelma menjadi produk unggulan yang tak hanya merambah pasar nasional, tetapi juga menarik perhatian pembeli internasional. Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan […]

  • Penjualan Miras di Hotel Disorot, DPMPTSP Berau Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    Penjualan Miras di Hotel Disorot, DPMPTSP Berau Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    BERAU – Sorotan tajam kini mengarah pada pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Berau Nomor 11 Tahun 2010, yang melarang pengedaran dan penjualan minuman beralkohol. Hal ini muncul setelah terungkapnya praktik penjualan minuman keras di salah satu Hotel di Tanjung Redeb, sebuah hotel bintang tiga, yang seharusnya tidak diperbolehkan berdasarkan ketentuan yang ada. (9/5/2026) Dalam Pasal […]

  • Peran Pihak Ketiga dalam Pendidikan: Rudi Mangunsong Tekankan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Berau

    Peran Pihak Ketiga dalam Pendidikan: Rudi Mangunsong Tekankan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Berau

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    (10/10/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Melihat betapa pentingnya peran pihak ketiga dalam Pendidikan, Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Mangunsong, menyoroti peran sentral pendidikan mulai dari anak usia dini hingga tingkat tinggi dalam pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan. Rudi Mangunsong berharap agar pihak ketiga turut berkontribusi dalam sektor pendidikan, terutama di daerah yang berdekatan dengan perusahaan, […]

  • Syarifatul Minta Kontraktor Baru Ambil Alih Tenaga Lokal

    Syarifatul Minta Kontraktor Baru Ambil Alih Tenaga Lokal

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BERAU – Berakhirnya kontrak kerja sama salah satu kontraktor pertambangan besar, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), di Kabupaten Berau memicu kekhawatiran massal terkait lonjakan angka pengangguran. Menyikapi situasi tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, mendesak agar kontraktor baru yang masuk segera mengamankan nasib para pekerja lokal […]

expand_less