Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Api Berkobar di Long Peso, 3 Rumah Warga Tak Terselamatkan

Api Berkobar di Long Peso, 3 Rumah Warga Tak Terselamatkan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 269
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Musibah kebakaran hebat terjadi di Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Rabu sore. Sedikitnya tiga unit rumah warga dan satu Balai Adat (Lamin Adat Peso) ludes terbakar dilahap si jago merah sekitar pukul 17.10 WITA.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp700 juta.

Peristiwa kebakaran tersebut sempat membuat panik warga setempat. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain karena sebagian besar rumah terbuat dari material kayu.

Kobaran api juga menghanguskan Lamin Adat Peso, yang selama ini menjadi tempat berkumpul dan pelaksanaan kegiatan adat masyarakat setempat.

Berdasarkan video amatir yang beredar luas di media sosial, terdengar suara seorang warga dengan nada gemetar menyebutkan rumah-rumah yang terbakar.

“Habis sudah punya Anton Elias, milik Jalung Usat (alm), dan Lamin Adat habis. Mudah-mudahan tidak sampai ke belakang,” ucap warga tersebut dalam video singkat.

Dalam video lainnya, terlihat warga berbondong-bondong berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun besarnya api membuat sebagian besar bangunan tidak dapat diselamatkan dan akhirnya hangus terbakar.

Pihak Polresta Bulungan melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, membenarkan terjadinya kebakaran tersebut.

Ia mengatakan bahwa api telah berhasil dipadamkan berkat upaya bersama masyarakat dibantu aparat TNI dan Polri.

“Benar telah terjadi kebakaran pada pukul 17.10 WITA. Saat ini kondisi api sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat dan aparat dengan menggunakan air profil dan air selokan di sekitar rumah,” jelas Aipda Hadi.

Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik pada sebuah rumah yang sudah lama tidak berpenghuni.

Kondisi bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menjalar ke rumah di sekitarnya.

“Diperkirakan total kerugian mencapai kurang lebih Rp700 juta, dan dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” tambahnya.

Adapun bangunan yang terbakar habis meliputi:

1. Rumah milik Jalung Usat (1 KK, 5 jiwa), petani, warga RT 2 Desa Long Peso

2. Rumah milik Anton Elias (3 jiwa), petani, warga RT 2 Desa Long Peso

3. Lamin Adat Peso

4. Satu unit rumah tidak berpenghuni (rumah dinas bidan)

Selain itu, terdapat tiga rumah lainnya yang terdampak, masing-masing milik:

• Novelianus (3 jiwa dewasa, 2 anak sekolah)

• Pius (3 jiwa dewasa)

• Agustin Utam (3 jiwa)

• Desi Lilin (2 jiwa)

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi menyebutkan, Anton Elias pertama kali melihat kebakaran saat pulang dari kebun. Ia mendapati rumah kosong yang berada di samping rumahnya sudah terbakar.

Dalam kondisi panik, ia bersama keluarga segera menyelamatkan barang-barang berharga dan meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman.

Sementara saksi lainnya, Jalung, mengaku merasakan hawa panas dan asap masuk ke dalam rumahnya. Karena batuk akibat asap, ia keluar rumah dan melihat bangunan di sebelahnya sudah terbakar.

Api dengan cepat menyambar bagian atas rumahnya sehingga ia tidak sempat menyelamatkan barang berharga, dan langsung berteriak meminta keluarganya menyelamatkan diri.

Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Desa Long Peso, Long Bia, dan Muara Pangean, dibantu personel Koramil Peso dan Polsek Long Peso hingga api benar-benar padam.

Sementara itu, Camat Peso, Jhoni Kuleh, turut membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan kepada para korban.

“Benar telah terjadi kebakaran yang menghanguskan tiga rumah dan satu balai adat. Puji tuhan tidak ada korban jiwa. Besok BPBD dan Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak,” tutupnya dengan singkat.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Fokus Libatkan Anak Muda: Ide Kreatif Jadi Kunci Sukses Event

    Berau Fokus Libatkan Anak Muda: Ide Kreatif Jadi Kunci Sukses Event

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, semakin gencar menggelar berbagai acara dan kegiatan untuk menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda. Banyak potensi daerah yang masih belum digali dan dimanfaatkan secara maksimal, namun bisa menjadi peluang besar bagi anak muda untuk berkontribusi dalam pengembangan wilayah mereka. Harapan tersebut disampaikan oleh Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal […]

  • Meningkatnya Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Jadi Sorotan DPRD Berau

    Meningkatnya Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Jadi Sorotan DPRD Berau

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak yang belakangan ini terjadi di Kabupaten Berau. Ia menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Dedy menilai bahwa meningkatnya laporan kasus serupa bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menunjukkan perlunya penguatan […]

  • DTPHP Terapkan Sistem Rekomendasi Kelompok, Verifikasi Alsintan Dilakukan Digital

    DTPHP Terapkan Sistem Rekomendasi Kelompok, Verifikasi Alsintan Dilakukan Digital

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau mulai memperkuat tata kelola subsidi di sektor pertanian dengan menertibkan mekanisme penyaluran BBM bagi petani. Bahan bakar kini disalurkan berbasis kelompok tani aktif, bukan individu, untuk memastikan distribusi tepat sasaran dan benar-benar mendukung produksi pangan. Kepala DTPHP Berau, Junaidi, menjelaskan bahwa pengambilan BBM subsidi di SPBU hanya dapat dilakukan dengan […]

  • Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

    Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 961
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di pesisir selatan, tepatnya di perairan Talisayan, pemandangan kapal-kapal lengkong yang beroperasi menangkap ikan kini menjadi pemandangan lazim. Fenomena yang berlangsung beberapa minggu terakhir ini membawa cerita lain bagi para nelayan kecil di wilayah tersebut. Ali Wardana, Kepala Kampung Talisayan, mengungkapkan keresahan yang dirasakan oleh masyarakat nelayan. Menurutnya, kehadiran kapal-kapal lengkong tidak hanya […]

  • PWI Berau Raih Juara III Futsal di Pupuk Kaltim Porwada 2025 Bontang

    PWI Berau Raih Juara III Futsal di Pupuk Kaltim Porwada 2025 Bontang

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

    BONTANG — Tim futsal Kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau berhasil meraih peringkat ketiga dalam ajang Pupuk Kaltim Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Yang Ke-3 di Bontang Kalimantan Timur 2025. Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi PWI Berau sebagai salah satu tim kuat di cabor futsal antarjurnalis se-kaltim. Sabtu, (18/10). Pada babak penyisihan, PWI Berau tergabung […]

  • Berau Hemat-Hemat Club! Anggaran Ditekan, Seremonial Skip!

    Berau Hemat-Hemat Club! Anggaran Ditekan, Seremonial Skip!

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 582
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penerapan efisiensi anggaran juga mulai berjalan di Kabupaten Berau. Imbas dari pemangkasan anggaran itu yakni tak adanya dana alokasi khusus (DAK) khusus untuk infrastruktur atau DAK Fisik. “Salah satunya itu. Karena DAK ini kan dana transfer dari pusat, tapi untuk besarannya berapa saya belum lihat angka pastinya. Yang pasti ada perubahan postur […]

expand_less