Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Syarifatul Minta Kontraktor Baru Ambil Alih Tenaga Lokal

Syarifatul Minta Kontraktor Baru Ambil Alih Tenaga Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 275
  • print Cetak

BERAU – Berakhirnya kontrak kerja sama salah satu kontraktor pertambangan besar, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), di Kabupaten Berau memicu kekhawatiran massal terkait lonjakan angka pengangguran. Menyikapi situasi tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, mendesak agar kontraktor baru yang masuk segera mengamankan nasib para pekerja lokal yang dirumahkan.

Syarifatul menegaskan bahwa hilangnya mata pencaharian para buruh tambang lokal akan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi daerah. Pihaknya menuntut adanya kebijakan proteksi agar pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) imbas habisnya kontrak BUMA dapat langsung diserap kembali oleh vendor pengganti.

“Kalau di Buma itu kan memang habis kontraknya ya. Dan harapan kami kalau kontraknya habis ya segera ada kontraktor baru lah ya, untuk bisa meng-cover mereka-mereka ini yang dirumahkan. Kan kasihan ya, sementara mereka bergantungnya dari kerja tambang. Mudah-mudahan ada kebijakan bahwa mereka-mereka ini yang sudah dilakukan pemutusan kerja untuk direkrut kembali. Agar tidak menambah angka pengangguran Kabupaten Berau, juga agar kemiskinan tidak meningkat,” ujar Syarifatul, Senin (1/6/2026).

Syarifatul mengingatkan agar kehadiran industri di Bumi Batiwakkal memberikan dampak kesejahteraan yang nyata, bukan justru meminggirkan masyarakat setempat.

“Jangan sampai kita ini seperti tamu di rumah sendiri ya. Sementara mestinya kesejahteraannya untuk masyarakat Kabupaten Berau,” cetusnya.

Lebih lanjut, Syarifatul menyoroti mandulnya implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal. Padahal, regulasi yang disahkan saat dirinya menjabat sebagai Ketua DPRD Berau tersebut secara eksplisit mewajibkan perusahaan mengalokasikan kuota minimal 80 persen untuk pekerja lokal.

“Harusnya 80 persen itu dipenuhi. Kalaupun ada yang non-skill, kan beberapa sudah ada perusahaan yang memberikan pelatihan. Kita juga punya kampus-kampus yang ada kejuruannya, teknik. Itulah diutamakan karyawan kita dulu. Kalau memang betul-betul spesifikasinya yang enggak ada, barulah mungkin ngambil dari Jawa. Tapi selama masih ada di sini, tolong kami minta kepada perusahaan-perusahaan agar mempekerjakan, merekrut karyawan lokal,” tegasnya.

Senggol PT PAMA Persada Soal Dugaan Sanksi Sepihak Hasil Pelatihan
Dalam kesempatan itu, Syarifatul juga melayangkan kritikan menohok yang diarahkan langsung kepada manajemen PT Pama Persada Nusantara (PAMA). Berdasarkan aduan warga yang diterima dalam agenda resesnya, terdapat puluhan pemuda lokal yang sudah menyelesaikan tahapan pelatihan (training), namun hingga kini justru digantung dan tidak dipekerjakan tanpa alasan yang jelas.

“Khususnya kami ingin juga sampaikan kepada PT PAMA Persada ini ya. Tadi kan ada reses juga, dapat masukan warga bahwa anak yang sudah dilatih 20 orang sudah di-training ya, sudah diberikan pelatihan, malah enggak dipekerjakan. Kenapa ya? Kami tadi ingin agar hal-hal seperti ini perusahaan tidak semena-mena lah ya. Tolong kasih kesempatan warga kerja lokal untuk ikut merasakan hasil buminya sendiri,” ucap Syarifatul.

Mantan Ketua Parlemen Berau ini menegaskan, inti dari seluruh investasi dan pembangunan di daerah adalah pengurangan angka kemiskinan dan pemangkasan pengangguran. Dirinya memperingatkan seluruh manajemen korporasi pertambangan di Berau untuk menyetop gelombang rekrutmen pekerja dari luar daerah secara ugal-ugalan selama potensi lokal masih tersedia.

“Artinya jangan sampai orang kita itu hanya jadi penonton lah. Tapi tolong berdayakan mereka agar mereka bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi. Jangan memperbanyak rekrutmen dari luar, tapi lebih utamakan masyarakat lokal yang jauh-jauh lebih berhak untuk mendapatkan pekerjaan tersebut,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasangan Madri Pani-Agus Wahyudi Paparkan Program di Kampanye Teluk Bayur

    Pasangan Madri Pani-Agus Wahyudi Paparkan Program di Kampanye Teluk Bayur

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 785
    • 0Komentar

    Teluk Bayur- Antusiasme masyarakat Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur tidak surut meskipun diguyur hujan. Ribuan masyarakat tetap hadir melihat sosok calon pemimpin Berau, Madri Pani-Agus Wahyudi. Paslon nomor urut 1 tersebut menggelar kampanye di Kelurahan Rinding sekira pukul 14.00 Wita Minggu (13/10/2024). Ada 24 program yang dipaparkan oleh kedua paslon yang disambut tepuk tangan warga. […]

  • Berau Targetkan Geopark Nasional, Pemerintah Pusat Dukung Melalui Bappenas dan ESDM

    Berau Targetkan Geopark Nasional, Pemerintah Pusat Dukung Melalui Bappenas dan ESDM

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.615
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau terus mengakselerasi upaya pengusulan kawasan Geopark Sangkulirang–Mangkalihat sebagai Geopark Nasional. Kawasan bentang alam yang membentang di dua kabupaten di Kalimantan Timur, Berau dan Kutai Timur, ini dinilai memiliki nilai geologis dan ekologis penting, terutama karena mayoritas situs berada di wilayah Berau. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menyebutkan bahwa setidaknya terdapat […]

  • Hak Angket DPRD Kaltim Terancam Gugur, Pengamat Soroti Celah Kuorum Paripurna

    Hak Angket DPRD Kaltim Terancam Gugur, Pengamat Soroti Celah Kuorum Paripurna

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Wacana penggunaan hak angket di DPRD Kalimantan Timur belum sepenuhnya aman meski sudah mendapat dukungan mayoritas fraksi. Pengamat menilai, usulan tersebut masih berpotensi kandas di tahap rapat paripurna apabila syarat kuorum tidak terpenuhi. Sebelumnya, enam dari tujuh fraksi di DPRD Kaltim telah menyatakan setuju menggulirkan hak angket terkait sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan […]

  • Aliansi Buruh Berau Beri Rapor Merah untuk Disnakertrans

    Aliansi Buruh Berau Beri Rapor Merah untuk Disnakertrans

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.499
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tujuh serikat buruh di Berau layangkan petisi terbuka kepada Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Petisi tersebut, disampaikan pada peringatan May Day yang digelar di SM Tower Hotel, Jalan Teuku Umar. Ketua DPC FKUI KSBSI Berau, Ari Iswandi didampingi sejumlah Ketua Serikat Buruh di Berau, membacakan isi petisi yang ditandatangani oleh ketua dan […]

  • Budidaya Ikan Lele di Rutan Tanjung Redeb: Program Pembinaan dan Ketahanan Pangan bagi Warga Binaan

    Budidaya Ikan Lele di Rutan Tanjung Redeb: Program Pembinaan dan Ketahanan Pangan bagi Warga Binaan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 762
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Redeb menerima 1.500 ekor bibit ikan lele dari Dinas Perikanan Kabupaten Berau. Bantuan ini menjadi bagian dari program pembinaan bagi Warga Binaan Rutan Tanjung Redeb, yang juga mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kepala Rutan Tanjung Redeb, Dadang Firmansyah, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Eko Novyanto, […]

  • Sudah Tiga Hari Kampanye MP-AW, Soal Pendidikan dan Kesehatan Paling Banyak Dikeluhkan

    Sudah Tiga Hari Kampanye MP-AW, Soal Pendidikan dan Kesehatan Paling Banyak Dikeluhkan

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.195
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW) telah menjalani masa kampanye selama 3 hari, sejak 25 hingga 27 September. Mengantongi nomor urut 1, MPAW diberi kesempatan pertama untuk berkampanye di zona 1, yaitu Tanjung Redeb, Sambaliung, Biatan, Talisayan, Batu Putih dan Bidukbiduk. Di masa-masa awal kampanye, mantan Ketua DPRD Berau tersebut melakukan tatap […]

expand_less