Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Syarifatul Minta Kontraktor Baru Ambil Alih Tenaga Lokal

Syarifatul Minta Kontraktor Baru Ambil Alih Tenaga Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 223
  • print Cetak

BERAU – Berakhirnya kontrak kerja sama salah satu kontraktor pertambangan besar, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), di Kabupaten Berau memicu kekhawatiran massal terkait lonjakan angka pengangguran. Menyikapi situasi tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, mendesak agar kontraktor baru yang masuk segera mengamankan nasib para pekerja lokal yang dirumahkan.

Syarifatul menegaskan bahwa hilangnya mata pencaharian para buruh tambang lokal akan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi daerah. Pihaknya menuntut adanya kebijakan proteksi agar pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) imbas habisnya kontrak BUMA dapat langsung diserap kembali oleh vendor pengganti.

“Kalau di Buma itu kan memang habis kontraknya ya. Dan harapan kami kalau kontraknya habis ya segera ada kontraktor baru lah ya, untuk bisa meng-cover mereka-mereka ini yang dirumahkan. Kan kasihan ya, sementara mereka bergantungnya dari kerja tambang. Mudah-mudahan ada kebijakan bahwa mereka-mereka ini yang sudah dilakukan pemutusan kerja untuk direkrut kembali. Agar tidak menambah angka pengangguran Kabupaten Berau, juga agar kemiskinan tidak meningkat,” ujar Syarifatul, Senin (1/6/2026).

Syarifatul mengingatkan agar kehadiran industri di Bumi Batiwakkal memberikan dampak kesejahteraan yang nyata, bukan justru meminggirkan masyarakat setempat.

“Jangan sampai kita ini seperti tamu di rumah sendiri ya. Sementara mestinya kesejahteraannya untuk masyarakat Kabupaten Berau,” cetusnya.

Lebih lanjut, Syarifatul menyoroti mandulnya implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal. Padahal, regulasi yang disahkan saat dirinya menjabat sebagai Ketua DPRD Berau tersebut secara eksplisit mewajibkan perusahaan mengalokasikan kuota minimal 80 persen untuk pekerja lokal.

“Harusnya 80 persen itu dipenuhi. Kalaupun ada yang non-skill, kan beberapa sudah ada perusahaan yang memberikan pelatihan. Kita juga punya kampus-kampus yang ada kejuruannya, teknik. Itulah diutamakan karyawan kita dulu. Kalau memang betul-betul spesifikasinya yang enggak ada, barulah mungkin ngambil dari Jawa. Tapi selama masih ada di sini, tolong kami minta kepada perusahaan-perusahaan agar mempekerjakan, merekrut karyawan lokal,” tegasnya.

Senggol PT PAMA Persada Soal Dugaan Sanksi Sepihak Hasil Pelatihan
Dalam kesempatan itu, Syarifatul juga melayangkan kritikan menohok yang diarahkan langsung kepada manajemen PT Pama Persada Nusantara (PAMA). Berdasarkan aduan warga yang diterima dalam agenda resesnya, terdapat puluhan pemuda lokal yang sudah menyelesaikan tahapan pelatihan (training), namun hingga kini justru digantung dan tidak dipekerjakan tanpa alasan yang jelas.

“Khususnya kami ingin juga sampaikan kepada PT PAMA Persada ini ya. Tadi kan ada reses juga, dapat masukan warga bahwa anak yang sudah dilatih 20 orang sudah di-training ya, sudah diberikan pelatihan, malah enggak dipekerjakan. Kenapa ya? Kami tadi ingin agar hal-hal seperti ini perusahaan tidak semena-mena lah ya. Tolong kasih kesempatan warga kerja lokal untuk ikut merasakan hasil buminya sendiri,” ucap Syarifatul.

Mantan Ketua Parlemen Berau ini menegaskan, inti dari seluruh investasi dan pembangunan di daerah adalah pengurangan angka kemiskinan dan pemangkasan pengangguran. Dirinya memperingatkan seluruh manajemen korporasi pertambangan di Berau untuk menyetop gelombang rekrutmen pekerja dari luar daerah secara ugal-ugalan selama potensi lokal masih tersedia.

“Artinya jangan sampai orang kita itu hanya jadi penonton lah. Tapi tolong berdayakan mereka agar mereka bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi. Jangan memperbanyak rekrutmen dari luar, tapi lebih utamakan masyarakat lokal yang jauh-jauh lebih berhak untuk mendapatkan pekerjaan tersebut,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 611 WBP Akan Mencoblos,  Pastikan Tidak Ada ‘Money Politic’ di Rutan 

    611 WBP Akan Mencoblos,  Pastikan Tidak Ada ‘Money Politic’ di Rutan 

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – H-6 pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Derah (Pilkada), Rutan Tanjung Redeb, tengah mememastikan kesiapan untuk pembentukan TPS Khusus. Sebanyak 611 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) akan memilih Bupati-Wakil Bupati dan Gubernur-Wakil Gunernur di Pilkada tahun ini. Kepala Rutan Tanjung Redeb, Dadang Firmansyah mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum […]

  • Makdendang 2026: Kolaborasi Musik, UMKM, dan Tradisi Pesisir di Jantung Tanjung Redeb

    Makdendang 2026: Kolaborasi Musik, UMKM, dan Tradisi Pesisir di Jantung Tanjung Redeb

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Berau — Event Organizer Matasanggam bersiap menggelar festival bertajuk Makdendang di Tanjung Redeb. Acara ini dirancang tidak hanya sebagai konser musik, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan ekonomi lokal serta ajang pelestarian budaya pesisir Berau. Perwakilan EO Matasanggam, Morten, mengatakan konsep Makdendang menggabungkan hiburan dengan aktivitas ekonomi melalui kehadiran puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah […]

  • Internet Masuk Kampung, Warga Pelosok Berau Kini Lebih Mudah Terhubung Digital

    Internet Masuk Kampung, Warga Pelosok Berau Kini Lebih Mudah Terhubung Digital

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 562
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Upaya pemerataan akses digital di Kabupaten Berau mulai terasa hasilnya. Kini, masyarakat di kampung-kampung bahkan di wilayah terpencil mulai menikmati layanan internet gratis yang disediakan pemerintah daerah. ‎Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemerintah Kabupaten Berau telah memasang sedikitnya 487 titik internet gratis yang tersebar di berbagai lokasi strategis, mulai dari kantor […]

  • Berau Dilanda Panas Menyengat: BMKG Prediksi Puncak Kemarau September 2024

    Berau Dilanda Panas Menyengat: BMKG Prediksi Puncak Kemarau September 2024

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Masyarakat Kabupaten Berau akhir-akhir ini mengeluhkan kondisi cuaca yang terasa panas dan gerah, baik pada siang maupun malam hari. Suhu udara yang terasa panas ini, disebabkan karena adanya pemanasaan permukaan akibat pembentukan awan dan curah hujan yang berkurang. “Kondisi tersebut terjadi karena wilayah Kabupaten Berau secara umum sudah memasuki musim kemarau sejak […]

  • Doa Menag di Istana: Jika Hanya Satu Dikabulkan, Kabulkan Doa Pemimpin Negeri

    Doa Menag di Istana: Jika Hanya Satu Dikabulkan, Kabulkan Doa Pemimpin Negeri

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JAKARTA — Suasana pagi di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026, berubah hening ketika Menteri Agama Nasaruddin Umar mulai memimpin doa dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta peserta upacara, Nasaruddin membuka doa dengan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah […]

  • Penumpang Bandara Sepinggan Merosot, Tiket Balikpapan-Jakarta Tembus Rp2 Juta

    Penumpang Bandara Sepinggan Merosot, Tiket Balikpapan-Jakarta Tembus Rp2 Juta

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Pergerakan penumpang di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mengalami penurunan sepanjang 2026. Jika sebelumnya jumlah penumpang harian mencapai 14.000 hingga 15.000 orang, kini berada pada kisaran 9.000 hingga 11.000 penumpang per hari. General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan salah satu penyebab utama penurunan tersebut adalah […]

expand_less