Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Kebun Sawit Digusur, Warga Gurimbang Mengaku Kehilangan Penghasilan dan Anak Putus Sekolah

Kebun Sawit Digusur, Warga Gurimbang Mengaku Kehilangan Penghasilan dan Anak Putus Sekolah

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 242
  • print Cetak

BERAU – Seorang warga Gurimbang bernama Heri mengaku kehilangan sumber penghasilan dan mengalami kesulitan ekonomi setelah lahan kebun sawit miliknya di kawasan Gurimbang KM 26, jalan poros Suaran melalui Gunung Kasiran, diduga digusur oleh pihak PT Tanjung Redeb Hutani tanpa pemberitahuan maupun ganti rugi.

Heri mengatakan bahwa ia telah menyampaikan persoalan tersebut kepada PT TRH namun dari PT tersebut meminta surat dari bupati dengan tanda tangan kemudian. Persoalan tersebut mendorong Heri mendatangi Kantor Bupati Berau untuk meminta pemerintah daerah memfasilitasi penyelesaian sengketa lahan yang dialaminya.

Menurut pengakuannya, lahan tersebut dibeli menggunakan hasil penjualan aset milik keluarganya di kampung halaman, mulai dari sawah, kebun cengkeh, hingga rumah tinggal. Heri menyebut pembelian lahan dilakukan secara bertahap dengan total lima surat lahan yang masing-masing memiliki luas sekitar dua hektare dan total keseluruhan adalah 10 hektare.

“Satu surat itu dua hektare dengan harga Rp7 juta. Total ada lima surat, jadi sekitar Rp35 juta,” ujarnya pada Senin (25/05/2026).

Ia mengatakan, sebelum membeli lahan tersebut, pihak penjual meyakinkan bahwa tanah dalam kondisi aman dan tidak bermasalah. Bahkan, disebutkan bahwa apabila di kemudian hari muncul persoalan, maka penjual bersedia bertanggung jawab penuh. Karena percaya terhadap penjelasan tersebut, Heri akhirnya memutuskan membeli lahan untuk dijadikan kebun sawit.

Namun, belum genap satu tahun dikelola, lahan tersebut justru digusur. Heri mengaku tidak pernah menerima surat pemberitahuan sebelum aktivitas penggusuran dilakukan. Ia menyebut pihak perusahaan datang langsung ke lokasi dan melakukan penggusuran terhadap tanaman sawit miliknya.

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Tiba-tiba datang menggusur dan menyampaikan bahwa kawasan itu merupakan milik mereka,” katanya.

Heri juga mengaku telah menunjukkan dokumen kepemilikan lahan kepada pihak terkait. Menurutnya, seluruh surat yang dimiliki lengkap dan sebelumnya diminta untuk disimpan dengan baik. Meski demikian, hal tersebut tidak menghentikan proses penggusuran yang terjadi di lahannya.

Akibat kejadian tersebut, Heri mengaku kehilangan sumber penghasilan utama keluarga. Kondisi ekonomi yang memburuk bahkan membuat anak-anaknya terpaksa berhenti bersekolah.

“Sekarang kami sudah tidak punya apa-apa lagi. Kebun habis, penghasilan tidak ada, bahkan anak-anak sudah tidak sekolah,” ungkapnya.

Dari Kantor Bupati, belum menemukan hasil dikarenakan masi menunggu kedatanggan Bupati Berau untuk menentukan langkah selanjutnya, Sementara Heri dan Keluraganya dibawa ke Rumah Singgah Dinas sosial Kab Berau.

Heri berharap dapat bertemu langsung dengan Bupati Berau untuk menyampaikan persoalan yang dialaminya secara langsung. Ia mengaku tidak ingin penyampaian aspirasi dilakukan melalui perantara karena khawatir terjadi perbedaan informasi.

Selain meminta kejelasan status lahan, Heri juga berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi pertemuan dengan pihak perusahaan guna mencari jalan penyelesaian, termasuk terkait tuntutan ganti rugi atas kebun sawit yang telah digusur.

“Kami hanya ingin ada kejelasan dan penyelesaian yang adil. Harapan kami ada ganti rugi atas lahan dan kebun yang sudah digusur,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernyataan Gubernur Kaltim Dipersoalkan, Nilai Tak Tepat Bandingkan Relasi Presiden

    Pernyataan Gubernur Kaltim Dipersoalkan, Nilai Tak Tepat Bandingkan Relasi Presiden

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Pernyataan Gubernur Kalimantan Timur yang membandingkan relasi keluarga Hasyim Djojohadikusumo dengan Presiden Prabowo Subianto menuai kritik dari kalangan legislatif daerah. Pernyataan itu dinilai tidak tepat dan berpotensi menyesatkan dalam menjawab sorotan publik terkait dugaan nepotisme di lingkungan pemerintahan daerah. Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Partai Gerindra, Andi Muh. Atif Rayhan Harun, menyampaikan protes […]

  • Tak Cukup Awasi di Dunia Nyata, Berau Kini Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Tak Cukup Awasi di Dunia Nyata, Berau Kini Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas), Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sangalaki, Kantor Sekretariat Daerah Berau, itu menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di tengah pesatnya […]

  • Pulau Kakaban Bersolek Sambut Musim Liburan Disbudpar Siapkan Fasilitas Baru untuk Wisata yang Lebih Tertib dan Ramah Alam

    Pulau Kakaban Bersolek Sambut Musim Liburan Disbudpar Siapkan Fasilitas Baru untuk Wisata yang Lebih Tertib dan Ramah Alam

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    BERAU — Pulau Kakaban bersiap menyambut wisatawan dengan wajah baru. Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) melakukan penataan fasilitas di kawasan wisata unggulan tersebut untuk memastikan pengalaman berkunjung yang lebih nyaman, teratur, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem Danau Ubur-ubur — ikon bahari yang kini menjadi magnet utama wisatawan lokal hingga mancanegara. Staf Teknis […]

  • PN Tanjung Redeb Dalami Pledoi Kasus Asusila Paman dan Keponakan, Putusan Awal Juni

    PN Tanjung Redeb Dalami Pledoi Kasus Asusila Paman dan Keponakan, Putusan Awal Juni

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    BERAU — Sidang perkara asusila paman terhadap keponakan kandung kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Selasa, 19 Mei 2026. Agenda persidangan kali ini berfokus pada pembacaan nota pembelaan atau pledoi dari pihak terdakwa, usai pekan lalu Jaksa Penuntut Umum menuntut hukuman penjara selama 12 tahun. Dalam ruang sidang, Penasihat Hukum terdakwa membacakan pembelaan di […]

  • Berau Targetkan Kemandirian Pangan dengan Sinergi Lintas Sektor

    Berau Targetkan Kemandirian Pangan dengan Sinergi Lintas Sektor

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya lewat panen padi di Kampung Buyung-Buyung yang berlangsung Agustus 2025 lalu. Panen raya ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di Bumi Batiwakkal. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut kegiatan ini tidak […]

  • Berau Siapkan 225 Destinasi Wisata Masuk Agenda Prioritas RPJMD 2025-2029

    Berau Siapkan 225 Destinasi Wisata Masuk Agenda Prioritas RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 806
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, membuka langkah strategis dalam pengembangan sektor pariwisata melalui Rapat Koordinasi Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata Tahun 2025, yang berlangsung di ruang rapat Bapelitbang, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengokohkan visi “Berau Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera” sebagaimana tertuang dalam Rancangan Awal RPJMD 2025-2029. Sri […]

expand_less