Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPKBP3A Berau Bongkar Pola Pendatangan Anak dari Luar Daerah untuk Berjualan Saat Lebaran

DPKBP3A Berau Bongkar Pola Pendatangan Anak dari Luar Daerah untuk Berjualan Saat Lebaran

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 11
  • print Cetak

BERAU – Menjelang Idul Fitri, keberadaan anak-anak yang berjualan dan berkeliaran di jalanan kembali mencuat di Kabupaten Berau. Fenomena musiman ini menjadi sorotan serius Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPKBP3A) Berau, yang mengingatkan bahwa aktivitas membantu orang tua tidak boleh mengorbankan hak-hak dasar anak.

Plt. Kepala Dinas PPKBP3A, Warji, melalui perwakilannya menekankan pentingnya membedakan anak yang sekadar membantu orang tua dengan pekerja anak. Penegasan itu disampaikan dalam sebuah pertemuan pada Kamis, 14 Mei 2026.

Menurut Warji, anak tetap harus menikmati hak sipil mereka, terutama pendidikan dan ruang bermain, meski berada dalam situasi keluarga yang menuntut mereka ikut menopang ekonomi rumah tangga.

“Anak harus tetap sekolah, tetap bermain. Ada hak-hak sipil yang harus dipenuhi. Kami sering menekankan di media agar persoalan ini ditelusuri lebih dalam sebelum diangkat menjadi berita,” ujar Warji, Plt. Kepala Dinas PPKBP3A.

Pihak dinas juga menyoroti munculnya anak-anak yang berjualan di persimpangan jalan dan area publik lainnya menjelang lebaran. Dari penelusuran sebelumnya, pola yang berulang setiap tahun ini diduga bukan semata inisiatif keluarga setempat.

Warji mengungkapkan, ada indikasi modus musiman dengan mendatangkan anak-anak dari luar daerah, termasuk dari wilayah Sulawesi, untuk mengais rezeki tambahan di Berau selama Ramadan hingga lebaran.

“Indikasinya untuk memenuhi kebutuhan sesaat, seperti baju lebaran. Informasinya, setelah lebaran mereka dijanjikan akan pulang kembali ke daerah asal,” tambahnya.

Dalam penanganan kasus anak jalanan ini, Dinas PPKBP3A mengambil peran sebagai koordinator pendampingan dan pembinaan. Namun, mengingat keterbatasan kewenangan terutama terkait bantuan sosial, dinas mengandalkan kerja bersama lintas sektor.

Dengan Dinas Sosial, koordinasi dilakukan terkait penyaluran bantuan sosial, Program Keluarga Harapan (PKH), serta pembinaan bagi keluarga tidak mampu. Bersama Dinas Pendidikan, fokus diarahkan pada pemenuhan hak belajar anak, termasuk membuka akses program paket bagi mereka yang putus sekolah. Sementara dengan Disdukcapil, kerja sama difokuskan pada pendataan identitas dan status kependudukan anak-anak tersebut.

Melalui kolaborasi ini, Dinas PPKBP3A berharap anak-anak yang terjaring di jalanan tidak kehilangan masa depan. Mereka didorong tetap mendapatkan perlindungan dan pemenuhan hak sesuai ketentuan perundang-undangan, sekaligus terlepas dari pola eksploitasi musiman yang berulang setiap lebaran. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sport Tourism Kejuaraan Balap Sepeda Kabupaten Berau “Road to Derawan”

    Sport Tourism Kejuaraan Balap Sepeda Kabupaten Berau “Road to Derawan”

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya ke Kecamatan Pulau Derawan dan sekitarnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar kejuaraan balap sepeda bertajuk “Road to Derawan” pada Sabtu, 16 November 2024. Event ini bertujuan untuk mempromosikan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Berau, sekaligus memadukan olahraga dengan pariwisata. Kejuaraan […]

  • RSUD Raja Alam Digadang Jadi Solusi Padatnya RSUD Abdul Rivai

    RSUD Raja Alam Digadang Jadi Solusi Padatnya RSUD Abdul Rivai

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    BERAU — Beroperasinya Rumah Sakit Raja Alam diharapkan mampu mengurangi kepadatan pasien di RSUD Abdul Rivai, meski saat ini baru satu bangunan yang siap difungsikan dari total tiga bangunan yang direncanakan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai kehadiran rumah sakit baru tersebut menjadi langkah awal untuk mengurai beban layanan kesehatan di rumah sakit lama. […]

  • Kendala Surat Kapal Pengantar, Sebabkan Pasokan Ikan Berkurang

    Kendala Surat Kapal Pengantar, Sebabkan Pasokan Ikan Berkurang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.855
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyoroti persoalan yang masih dihadapi para nelayan di Berau, terutama terkait kelengkapan surat kapal pengantar hasil tangkapan ikan. Menurutnya permasalahan ini kerap menimbulkan kendala serius di lapangan dan berdampak pada berkurang pasokan ikan di daerah.   Gamalis menjelaskan, sebagian besar nelayan di Berau sebenarnya telah melengkapi dokumen kapal […]

  • Transportasi ke Biduk-Biduk Masih Minim, DAMRI Digadang Jadi Solusi—Efektifkah?

    Transportasi ke Biduk-Biduk Masih Minim, DAMRI Digadang Jadi Solusi—Efektifkah?

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    BERAU — Rencana pengoperasian bus DAMRI menuju kawasan pesisir Kabupaten Berau segera direalisasikan. Dinas Perhubungan Berau menyatakan rute layanan tersebut telah melalui tahap survei dan tinggal menunggu implementasi pada tahun ini. Andi Marewangeng, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan Berau, mengatakan survei rute telah dilakukan sejak akhir 2025 bersama Perum DAMRI dan Kementerian Perhubungan. “Di […]

  • Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

    Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, angkat bicara terkait kelangkaan pasir yang kini dirasakan di Kabupaten Berau. Meskipun sudah ada pertemuan dengan Forkopimda, dikatakannya semua dikembalikan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. “Perputaran ekonomi di Berau cukup terganggu dengan adanya masalah ini. Memang kita bisa ambil pasir dari Bulungan, tapi perputaran uangnya […]

  • Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BERAU — Persaingan kerja di sektor pertambangan di Kabupaten Berau kian ketat di tengah masuknya tenaga kerja dari luar daerah dan berkurangnya tenaga kerja lokal. Kondisi ini menjadi sorotan pemerintah daerah karena dinilai mempersempit peluang kerja bagi masyarakat setempat. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau, Anang Sapriani, mengatakan fenomena tersebut terjadi bersamaan dengan penyesuaian […]

expand_less