Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • visibility 443
  • print Cetak
Tanjung Redeb –  Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, angkat bicara terkait kelangkaan pasir yang kini dirasakan di Kabupaten Berau. Meskipun sudah ada pertemuan dengan Forkopimda, dikatakannya semua dikembalikan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
“Perputaran ekonomi di Berau cukup terganggu dengan adanya masalah ini. Memang kita bisa ambil pasir dari Bulungan, tapi perputaran uangnya tetap akan lari ke daerah lain. Kemarin jug sudah ketemu dengan OPD dan Forkopimda, mudah-mudahan bisa dapat jalan keluarnya dan bisa kembali beroperasi,” ujarnya ditemui beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, salah satu kendala utama yang menghambat pengurusan izin penambangan, yakni status sungai sebagai aset negara dan ini membuat izin galian C sulit untuk diterbitkan. Harapan adanya kebijakan lain dari Menteri ESDM terkait ini, sehingga ada jalan keluar. Karena jika surat izin bisa dikeluarkan, maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan ikut bertambah.
Ia menekankan, DPRD hanya memberikan saran dan keputusan untuk membuka kembali operasional penambangan sepenuhnya berada di tangan Forkopimda. Namun, ia berharap pemerintah daerah bisa membantu percepatan pengurusan izin agar para penambang bisa segera kembali bekerja tanpa melanggar aturan.
“Ada diskresi aturan. Ke depan, teman-teman penambang pasir minimal harus punya izin. Ini bukan hanya soal material bangunan, tapi soal keberlangsungan ekonomi masyarakat juga,” tutupnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Bupati Berau telah menyatakan komitmennya untuk segera menyelesaikan masalah kelangkaan pasir ini, mengingat dampaknya yang cukup luas. Sumadi pun mendorong Forkopimda untuk kembali duduk bersama dan membahas secara serius solusi yang bisa mengakomodasi semua pihak, sehingga kelangkaan pasir tidak menjadi hambatan berkelanjutan bagi pembangunan di Berau. (Adv)
  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 30 Proyek Infrastruktur Berau Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

    30 Proyek Infrastruktur Berau Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dalam setiap kesempatan, Bupati Berau Sri Juniarsih terus menekankan pentingnya percepatan lelang proyek kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau. Ia menggarisbawahi bahwa percepatan ini menjadi krusial untuk memastikan semua proyek dapat diselesaikan tepat waktu. “Semua harus dipercepat, baik proses lelang maupun pelaksanaan pekerjaannya. Ini penting sebagai salah satu […]

  • Meniru Pola Penanganan COVID-19, Berau Bangun Gerakan Desa Lawan TBC

    Meniru Pola Penanganan COVID-19, Berau Bangun Gerakan Desa Lawan TBC

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 923
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyiapkan strategi baru dalam upaya menekan angka kasus Tuberkulosis (TBC). Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, mengatakan pihaknya akan mengadopsi pola pemberdayaan masyarakat yang terbukti efektif saat penanganan pandemi COVID-19. Langkah ini disampaikan Lamlay usai menghadiri rapat bersama Menteri Dalam Negeri yang membahas percepatan penanggulangan TBC secara nasional. […]

  • Petani Pesisir Berau Butuh Distribusi Pupuk yang Adil dan Transparan

    Petani Pesisir Berau Butuh Distribusi Pupuk yang Adil dan Transparan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 720
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Ketersediaan pupuk subsidi masih menjadi persoalan bagi para petani di Berau, khususnya di wilayah pesisir yakni Biatan, Talisayan, Batu Putih hingga Biduk Biduk. “Masyarakat khususnya petani sering mengeluhkan distribusi pupuk yang tidak sesuai dengan pesanan, sehingga pasokan bagi petani di daerah pesisir juga masih kurang,” ujar salah satu anggota DPRD Berau, […]

  • Pelaku UMKM Harapkan Penghapusan Utang, Pemkab Berau Tunggu Juknis

    Pelaku UMKM Harapkan Penghapusan Utang, Pemkab Berau Tunggu Juknis

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 754
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Program penghapusan utang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diluncurkan oleh pemerintah pusat menjadi angin segar bagi para pelaku usaha di Kabupaten Berau. Harapan akan adanya bantuan tersebut pun disambut positif oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, meskipun pelaksanaannya masih menunggu petunjuk teknis. Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan […]

  • Terbatas Hingga 6 Desember, Belum Ada Pihak yang Ajukan PHPU di KPU Berau

    Terbatas Hingga 6 Desember, Belum Ada Pihak yang Ajukan PHPU di KPU Berau

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 771
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau menyampaikan bahwa hingga saat ini, Rabu (4/12/2024), belum ada pihak yang mengajukan permohonan terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Pilkada 2024. Hal ini diungkapkan oleh Ardimal, salah satu Komisioner KPU Berau, yang menjelaskan bahwa waktu untuk mengajukan PHPU masih terbuka hingga 6 Desember 2024, pukul 00.00 […]

  • Diskoperindag Berau Awasi Ekspansi Ritel Modern Agar Tak Tekan Pedagang Kecil

    Diskoperindag Berau Awasi Ekspansi Ritel Modern Agar Tak Tekan Pedagang Kecil

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menyiapkan sejumlah langkah untuk melindungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah bertambahnya ritel modern di daerah tersebut. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan pemerintah daerah telah memiliki aturan yang mengendalikan pertumbuhan ritel modern agar tidak menimbulkan persaingan […]

expand_less