Aliran Air Buntu di Sejumlah Titik, Sampah Disebut Perparah Genangan Kota
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

BERAU — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau menyoroti sumbatan sampah pada sistem drainase sebagai salah satu pemicu banjir di wilayah Tanjung Redeb. Pernyataan ini menanggapi analisis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terkait penyebab genangan air di sejumlah ruas jalan.
Kepala Bidang Kebersihan DLHK Berau, Irwadi, mengatakan tumpukan sampah berpotensi menghambat aliran air, terutama pada lubang tangkapan yang terhubung ke saluran primer dan sekunder.
“Bisa jadi ada sumbatan pada lubang pembuangan air yang tertutup sampah,” kata Irwadi, Senin, 20 April 2026.
Ia menyebut DLHK telah melakukan pembersihan secara rutin di sejumlah titik rawan. Petugas dikerahkan untuk menyisir dan mengangkat sampah yang menutup lubang drainase, sekaligus memantau lokasi yang kerap mengalami penyumbatan, terutama saat intensitas hujan meningkat.
Selain itu, DLHK juga berkoordinasi dengan DPUPR untuk menangani persoalan banjir, khususnya di kawasan padat seperti Jalan Diponegoro dan Murjani. Upaya ini dilakukan untuk menjaga fungsi saluran air tetap optimal.
Meski demikian, Irwadi menilai persoalan banjir tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga perilaku masyarakat dalam membuang sampah. Ia mengingatkan bahwa pembersihan yang dilakukan petugas akan lebih efektif jika didukung kesadaran warga.
DLHK, kata dia, terus memantau efektivitas penanganan di lapangan agar sistem drainase dapat berfungsi maksimal saat hujan, sehingga risiko banjir dapat ditekan.
Sebelumnya, Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra, menyebut aliran air yang tersumbat akibat tumpukan sampah menjadi salah satu penyebab luapan air. Menurut dia, meski saluran drainase tersedia, kapasitasnya menurun ketika aliran air terhambat.
“Laporan di lapangan menunjukkan ada titik-titik sumbat yang membuat aliran air menjadi buntu,” ujarnya.
- Penulis: admin
