Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Akses Mobil Tertutup di Gang Sei Tarum, DPRD Berau Tunggu Kejelasan Status Lahan

Akses Mobil Tertutup di Gang Sei Tarum, DPRD Berau Tunggu Kejelasan Status Lahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 263
  • print Cetak

BERAU – Akses warga di Gang Sei Tarum, RT 11 Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun, kian terjepit setelah proyek semenisasi pada 2024. Jalan lingkungan yang dulu masih bisa dilalui mobil, kini dinilai terlalu sempit untuk kendaraan roda empat. Kekhawatiran soal keselamatan pun mencuat: bagaimana jika terjadi kebakaran atau warga butuh ambulans?

Keluhan itu dibawa langsung warga ke rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Berau, Senin, 25 Mei 2026. Di hadapan anggota dewan, perwakilan warga RT 11, Saiful Nasir Dahlan, memaparkan perubahan kondisi gang mereka setelah pengecoran jalan.

Menurut Saifulnasir, sebelum semenisasi, mobil masih dapat keluar-masuk gang. Namun, alih-alih memperbaiki akses, pengerjaan jalan justru membuat ruang gerak kendaraan menyempit.

“Dulu awalnya mobil masih bisa masuk. Setelah disemenisasi malah jadi sempit. Kami khawatir kalau ada kejadian darurat seperti kebakaran atau ambulans, kendaraan tidak bisa masuk ke dalam gang,” ujarnya dalam forum RDP pada Senin (25/05/2026).

Ia menyebut persoalan ini bukan baru sekali diadukan. Warga telah berulang kali menyampaikan keberatan ke pengurus RT, kelurahan, hingga kecamatan. Namun, sampai kini belum ada solusi yang mereka anggap jelas.

Di hadapan dewan, Saifulnasir juga mempertanyakan status lahan di beberapa titik yang disebut-sebut sebagai pemicu penyempitan jalan. Warga, kata dia, tidak pernah diberi penjelasan gamblang soal batas bidang maupun dokumen kepemilikan lahan di sekitar akses gang tersebut.

Saifulnasir mendesak DPRD Berau turun langsung meninjau lokasi agar dapat menilai sendiri kondisi terkini jalan lingkungan itu.

“Kalau melihat langsung ke lokasi pasti tahu kondisinya seperti apa sekarang. Memang sudah tidak bisa dilewati mobil,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebelum dicor, akses ke Gang Sei Tarum hanyalah jalan tanah yang sehari-hari digunakan warga. Masalah mulai muncul ketika proses semenisasi dilakukan pada 2024. Di tengah pekerjaan, pemilik lahan di sekitar gang disebut tidak mengizinkan pelebaran jalan ke area yang diklaim sebagai tanah miliknya. Imbasnya, badan jalan yang disemen mengikuti sisa ruang yang ada dan bukannya diperlebar.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan lembaganya belum bisa mengambil keputusan apa pun karena status lahan di sepanjang akses jalan itu masih kabur.

Menurut Subroto, hal pertama yang harus dibereskan adalah kejelasan legalitas tanah: apakah benar milik pribadi, sudah pernah dihibahkan, atau sejak awal direncanakan sebagai fasilitas umum untuk jalan.

“Harus dipastikan dulu tanah itu statusnya bagaimana. Apakah memang tanah pribadi atau sudah menjadi jalan untuk masyarakat,” ujarnya.

Subroto menilai persoalan ini sensitif dan berpotensi memicu gesekan baru di tengah warga bila ditangani serampangan. Karena itu, DPRD meminta jajaran di bawah—mulai dari RT, kelurahan, hingga kecamatan—untuk menelusuri dan memastikan kembali dokumen kepemilikan lahan yang kini menjadi akses jalan.

Ia menambahkan, jika nantinya terbukti lahan itu memang milik pribadi, pemerintah daerah perlu menyiapkan beberapa opsi penyelesaian. Salah satunya, mempertimbangkan pembebasan lahan atau membuka jalur alternatif yang tidak bermasalah.

Menurut Subroto, di sekitar gang tersebut masih ada ruas lain yang berpotensi dijadikan akses, hanya saja belum dituntaskan penanganannya.

“Kami sarankan jalan yang tidak ada masalah itu diselesaikan dulu supaya masyarakat tetap punya akses,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, DPRD Berau melalui Komisi II akan melayangkan surat resmi kepada pihak kecamatan. Tujuannya, meminta kecamatan memfasilitasi pertemuan antara warga dengan pihak yang mengklaim kepemilikan lahan.

Subroto mengungkapkan, hingga kini belum pernah ada forum mediasi yang mempertemukan kedua pihak secara langsung. Selama ini, laporan hanya mengalir satu arah dari warga ke lurah dan camat tanpa duduk bersama mencari jalan tengah.

“Harus dipanggil semua pihak supaya jelas maunya bagaimana. Jangan sampai masalah ini berlarut-larut sementara masyarakat yang terdampak,” pungkasnya. (/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdik Berau Siapkan Guru Melek Teknologi, AI dan Deep Learning Jadi Fokus

    Disdik Berau Siapkan Guru Melek Teknologi, AI dan Deep Learning Jadi Fokus

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 641
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau mulai melakukan transformasi pendidikan dengan membekali guru kemampuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), coding, dan metode pembelajaran mendalam (deep learning). Plt. Sekretaris Disdik Berau Elly Kesuma mengatakan langkah ini dilakukan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menuntut pembelajaran lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kami mulai memberikan pelatihan kepada […]

  • Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

    Masa Depan Anak Dipertaruhkan, Demi Ekonomi di Berau

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 767
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Deretan lampu di kawasan wisata kuliner Tepian Teratai, Kabupaten Berau, tak hanya memantulkan gemerlap malam. Di sela hiruk-pikuk pengunjung, anak-anak di bawah umur terlihat menawarkan dagangan dari meja ke meja. Fenomena yang kian marak ini memantik keprihatinan: ketika malam semestinya menjadi waktu belajar dan beristirahat, sebagian anak justru bekerja hingga larut. Wardi, […]

  • Pecinta Supermoto di Berau Deklarasikan Dukungan untuk Pembangunan Pasca Pilkada

    Pecinta Supermoto di Berau Deklarasikan Dukungan untuk Pembangunan Pasca Pilkada

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komunitas otomotif SMOG Baddit Berau merayakan ulang tahun ketiga mereka dengan penuh semangat dan kebersamaan pada Sabtu malam (28/12/2024) di Rantau Panjang, Kabupaten Berau. Acara ini sukses menarik perhatian banyak penggemar otomotif dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan di kalangan pecinta motor. SMOG Baddit Berau, singkatan dari Supermoto […]

  • Lima Distributor Diperiksa, BBPOM Nyatakan Pangan Berau Aman Jelang Idulfitri

    Lima Distributor Diperiksa, BBPOM Nyatakan Pangan Berau Aman Jelang Idulfitri

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 627
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Untuk memastikan perlindungan masyarakat Kabupaten Berau selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda mengintensifkan pengawasan pangan di Kabupaten Berau. Langkah ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan yang ditingkatkan saat momen hari besar keagamaan. Dalam situs resmi BBPOM Samarinda dijelaskan bahwa […]

  • DTPHP Berau Antisipasi Kemarau: Perbaikan Irigasi dan Cadangan Pompa Air Dipercepat

    DTPHP Berau Antisipasi Kemarau: Perbaikan Irigasi dan Cadangan Pompa Air Dipercepat

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    BERAU– Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau tengah mengambil langkah proaktif untuk mengatasi dampak dari musim kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga November 2026. Mereka melakukan evaluasi terhadap saluran irigasi dan menyiapkan bantuan pompa air di beberapa wilayah penghasil padi, termasuk Tasuk, Labanan, Semurut, dan Buyung-Buyung. Kepala DTPHP Kabupaten Berau, Lita Handini, […]

  • Sri Juniarsih: Akses Informasi Dana Desa Harus Terbuka untuk Semua Warga

    Sri Juniarsih: Akses Informasi Dana Desa Harus Terbuka untuk Semua Warga

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.360
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Isu terkait transparansi pengelolaan Dana Desa di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, terus mengemuka. Terkait hal ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau meminta kepala kampung setempat untuk lebih aktif dalam menyampaikan laporan keuangan kepada masyarakat. Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, menanggapi hangat isu tersebut dan menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui […]

expand_less