Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Penataan Bantaran Sungai di Tanjung Redeb Masih Tertahan pada Tahap Perencanaan

Penataan Bantaran Sungai di Tanjung Redeb Masih Tertahan pada Tahap Perencanaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 194
  • print Cetak

BERAU – Rencana penataan kawasan permukiman di bantaran sungai dan jalur hijau di Kabupaten Berau hingga kini belum memasuki tahap pelaksanaan fisik. Padahal, pemerintah daerah telah menyusun dokumen perencanaan untuk sejumlah kawasan yang dinilai perlu ditata ulang sesuai ketentuan tata ruang.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperum) Berau, Dahri, mengatakan kawasan permukiman di atas air, khususnya di wilayah Tanjung Redeb, pada dasarnya masuk dalam agenda normalisasi dan penataan ulang. Menurut dia, berdasarkan ketentuan tata ruang dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 28 Tahun 2015, kawasan tersebut berada di sempadan sungai yang memiliki aturan pemanfaatan ruang tersendiri.

Meski dokumen perencanaan telah tersedia, hingga saat ini pelaksanaan fisik belum dapat dilakukan karena belum adanya alokasi anggaran yang memadai.

Dahri mengungkapkan bahwa pendanaan untuk program penataan bantaran sungai belum menjadi prioritas utama dalam arah kebijakan pembangunan daerah saat ini.

“Selama dukungan finansial tidak fokus pada itu, maka dia (program penataan) akan stagnan. penanganan ini memang sangat bergantung pada anggaran. Kami di bidang teknis ini posisinya seperti kaki tangan siap menjalankan jika ada perintah dan dukungan instrumen anggaran dari atas ,” ujar Dahri saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2026).

Menurut dia, pemerintah daerah sebenarnya telah memiliki sejumlah dokumen pendukung sebagai dasar pelaksanaan program. Untuk kawasan Ujung Tanjung, misalnya, dokumen Detail Engineering Design (DED) dengan cakupan lahan hampir satu hektare dan panjang kawasan sekitar 75 hingga 90 meter telah selesai disusun.

Sementara itu, dokumen perencanaan untuk kawasan dari Jembatan hingga depan Perpustakaan Tanjung Redeb juga telah disiapkan sejak sebelum pandemi Covid-19 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

“Secara administratif, kita sudah maju selangkah karena gambarnya sudah ada. Tinggal aplikasi eksekusi fisiknya saja. Namun, membangun infrastruktur di sana bukan perkara murah, dan saat ini posisi penganggaran pemerintah masih diprioritaskan pada hal-hal yang dianggap lebih mendasar,” tambah Dahri.

Penataan Harus Memperhatikan Aspek Sosial

Selain persoalan anggaran, Dahri menilai penataan kawasan bantaran sungai juga harus mempertimbangkan aspek sosial dan hukum yang berkembang di masyarakat.

Ia mengatakan, apabila program tersebut nantinya mendapat dukungan anggaran dan masuk dalam prioritas pemerintah daerah, pelaksanaannya tidak dapat dilakukan hanya dengan pendekatan penertiban atau pengosongan lahan semata.

Menurut dia, pemerintah perlu menyiapkan skema relokasi yang memadai bagi warga terdampak, termasuk penyediaan alternatif hunian, bantuan biaya transisi, hingga mekanisme ganti rugi yang sesuai ketentuan bagi masyarakat yang memiliki dokumen kepemilikan yang sah.

Dahri mencontohkan kondisi pascakebakaran di kawasan Jalan Milono. Menurut dia, sebagian warga kembali membangun rumah di lokasi yang sama karena belum adanya kepastian terkait pembebasan lahan maupun relokasi dari pemerintah.

“Masyarakat terpaksa membangun kembali di sana daripada menumpang kelaparan atau kedinginan. Di sini kita melihat pemerintah hadirnya lambat. Secara pribadi, melihat estetika kawasan itu tentu tidak rapi. Tapi kembali lagi, tanpa adanya dorongan finansial dan instruksi prioritas, kawasan tersebut akan terus menjamur dan stagnan seperti sekarang,” pungkasnya.

Hingga saat ini, penataan kawasan bantaran sungai di Tanjung Redeb masih menunggu dukungan anggaran serta penetapan prioritas pembangunan dari pemerintah daerah agar dapat direalisasikan di lapangan. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruang Publik di Tanjung Redeb: Investasi untuk Masa Depan Wisata

    Ruang Publik di Tanjung Redeb: Investasi untuk Masa Depan Wisata

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.514
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Keindahan Kabupaten Berau khususnya Kota Tanjung Redeb semakin terlihat. Setelah lampu tematik, disusul ornamen elemen estetis yang menambah kecantikan tampilan jembatan Sambaliung. Namun, hal ini harus dibarengi dengan adanya ruang publik yang terbuka bagi masyarakat. “Ini sudah bagus ada ornamen khas Beraunya, yang bisa jadi background spot foto. Tapi sayang halaman atau […]

  • Kesenjangan Keterampilan Hambat Naker Lokal: BLK Jadi Solusi Peningkatan Daya Saing di Berau

    Kesenjangan Keterampilan Hambat Naker Lokal: BLK Jadi Solusi Peningkatan Daya Saing di Berau

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meski Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah yang cukup padat dengan aktivitas perusahaan besar, terutama di sektor pertambangan dan perkebunan, persoalan klasik terkait rendahnya penyerapan tenaga kerja lokal masih terus terjadi. Kurangnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri menjadi kendala utama yang perlu segera diatasi. Menanggapi persoalan tersebut, anggota Komisi III DPRD […]

  • Diskoperindag Berau Awasi Ekspansi Ritel Modern Agar Tak Tekan Pedagang Kecil

    Diskoperindag Berau Awasi Ekspansi Ritel Modern Agar Tak Tekan Pedagang Kecil

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menyiapkan sejumlah langkah untuk melindungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah bertambahnya ritel modern di daerah tersebut. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan pemerintah daerah telah memiliki aturan yang mengendalikan pertumbuhan ritel modern agar tidak menimbulkan persaingan […]

  • Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    BERAU — Tingginya kompleksitas standar teknis dalam pembangunan rumah sakit menjadi pertimbangan RSUD Raja Alam Berau didorong untuk tetap dioperasikan meski belum sepenuhnya sempurna. Hal ini disampaikan Prof Cali dari tim Universitas Hasanuddin (Unhas) saat meninjau kesiapan fasilitas tersebut. Ia menjelaskan, pembangunan rumah sakit memiliki standar teknis yang ketat dan rinci, mulai dari pengaturan jarak […]

  • Kolaborasi Pemkab Berau Dongkrak Pariwisata

    Kolaborasi Pemkab Berau Dongkrak Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    (26/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau, Nurung, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau atas kerjasama yang telah dilakukan dengan beberapa pihak dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal. Salah satu kerjasama yang disorot adalah kolaborasi dengan Pemkab Bali yang terjadi beberapa waktu lalu. Nurung menyatakan bahwa langkah tersebut sangat […]

  • Taman Kota Harus Lebih Aksesibel

    Taman Kota Harus Lebih Aksesibel

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 389
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau berkomitmen untuk memperbaiki penataan kota, salah satunya melalui pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Anggota DPRD Berau, Sumadi mengapresiasi upaya Pemkab dalam mempercantik taman kota agar lebih estetis dan bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan RTH sangat penting untuk memperindah wajah kota. Namun, ia juga mengingatkan agar Pemkab terus melakukan evaluasi dan pengawasan […]

expand_less