Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Penataan Bantaran Sungai di Tanjung Redeb Masih Tertahan pada Tahap Perencanaan

Penataan Bantaran Sungai di Tanjung Redeb Masih Tertahan pada Tahap Perencanaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 151
  • print Cetak

BERAU – Rencana penataan kawasan permukiman di bantaran sungai dan jalur hijau di Kabupaten Berau hingga kini belum memasuki tahap pelaksanaan fisik. Padahal, pemerintah daerah telah menyusun dokumen perencanaan untuk sejumlah kawasan yang dinilai perlu ditata ulang sesuai ketentuan tata ruang.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperum) Berau, Dahri, mengatakan kawasan permukiman di atas air, khususnya di wilayah Tanjung Redeb, pada dasarnya masuk dalam agenda normalisasi dan penataan ulang. Menurut dia, berdasarkan ketentuan tata ruang dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 28 Tahun 2015, kawasan tersebut berada di sempadan sungai yang memiliki aturan pemanfaatan ruang tersendiri.

Meski dokumen perencanaan telah tersedia, hingga saat ini pelaksanaan fisik belum dapat dilakukan karena belum adanya alokasi anggaran yang memadai.

Dahri mengungkapkan bahwa pendanaan untuk program penataan bantaran sungai belum menjadi prioritas utama dalam arah kebijakan pembangunan daerah saat ini.

“Selama dukungan finansial tidak fokus pada itu, maka dia (program penataan) akan stagnan. penanganan ini memang sangat bergantung pada anggaran. Kami di bidang teknis ini posisinya seperti kaki tangan siap menjalankan jika ada perintah dan dukungan instrumen anggaran dari atas ,” ujar Dahri saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2026).

Menurut dia, pemerintah daerah sebenarnya telah memiliki sejumlah dokumen pendukung sebagai dasar pelaksanaan program. Untuk kawasan Ujung Tanjung, misalnya, dokumen Detail Engineering Design (DED) dengan cakupan lahan hampir satu hektare dan panjang kawasan sekitar 75 hingga 90 meter telah selesai disusun.

Sementara itu, dokumen perencanaan untuk kawasan dari Jembatan hingga depan Perpustakaan Tanjung Redeb juga telah disiapkan sejak sebelum pandemi Covid-19 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

“Secara administratif, kita sudah maju selangkah karena gambarnya sudah ada. Tinggal aplikasi eksekusi fisiknya saja. Namun, membangun infrastruktur di sana bukan perkara murah, dan saat ini posisi penganggaran pemerintah masih diprioritaskan pada hal-hal yang dianggap lebih mendasar,” tambah Dahri.

Penataan Harus Memperhatikan Aspek Sosial

Selain persoalan anggaran, Dahri menilai penataan kawasan bantaran sungai juga harus mempertimbangkan aspek sosial dan hukum yang berkembang di masyarakat.

Ia mengatakan, apabila program tersebut nantinya mendapat dukungan anggaran dan masuk dalam prioritas pemerintah daerah, pelaksanaannya tidak dapat dilakukan hanya dengan pendekatan penertiban atau pengosongan lahan semata.

Menurut dia, pemerintah perlu menyiapkan skema relokasi yang memadai bagi warga terdampak, termasuk penyediaan alternatif hunian, bantuan biaya transisi, hingga mekanisme ganti rugi yang sesuai ketentuan bagi masyarakat yang memiliki dokumen kepemilikan yang sah.

Dahri mencontohkan kondisi pascakebakaran di kawasan Jalan Milono. Menurut dia, sebagian warga kembali membangun rumah di lokasi yang sama karena belum adanya kepastian terkait pembebasan lahan maupun relokasi dari pemerintah.

“Masyarakat terpaksa membangun kembali di sana daripada menumpang kelaparan atau kedinginan. Di sini kita melihat pemerintah hadirnya lambat. Secara pribadi, melihat estetika kawasan itu tentu tidak rapi. Tapi kembali lagi, tanpa adanya dorongan finansial dan instruksi prioritas, kawasan tersebut akan terus menjamur dan stagnan seperti sekarang,” pungkasnya.

Hingga saat ini, penataan kawasan bantaran sungai di Tanjung Redeb masih menunggu dukungan anggaran serta penetapan prioritas pembangunan dari pemerintah daerah agar dapat direalisasikan di lapangan. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    BERAU — Tingginya kompleksitas standar teknis dalam pembangunan rumah sakit menjadi pertimbangan RSUD Raja Alam Berau didorong untuk tetap dioperasikan meski belum sepenuhnya sempurna. Hal ini disampaikan Prof Cali dari tim Universitas Hasanuddin (Unhas) saat meninjau kesiapan fasilitas tersebut. Ia menjelaskan, pembangunan rumah sakit memiliki standar teknis yang ketat dan rinci, mulai dari pengaturan jarak […]

  • Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Kasus ISPA di Berau Melonjak dalam Beberapa Pekan

    Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Kasus ISPA di Berau Melonjak dalam Beberapa Pekan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA dalam beberapa pekan terakhir. Pada pekan ke-29 hingga pekan ke-33 tahun 2026, jumlah kasus tercatat mencapai 3.587 kasus. Berdasarkan data Dinkes Berau, tren kasus ISPA menunjukkan peningkatan dalam tiga periode pemantauan. Pada pekan ke-19 hingga ke-23, tercatat sebanyak 2.714 kasus. […]

  • Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 704
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sejumlah rambu lalu lintas di beberapa titik jalan di Kabupaten Berau terpantau roboh dan terbengkalai sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai mengganggu fungsi fasilitas keselamatan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna kendaraan. Di Jalan Mangga III, misalnya, sebuah rambu penanda persimpangan terlihat tergeletak di sisi jalan. Tiangnya penyok, […]

  • Berau Perkuat Daya Tahan Petani Kakao dengan Kebun Percontohan 4 Hektare

    Berau Perkuat Daya Tahan Petani Kakao dengan Kebun Percontohan 4 Hektare

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 573
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perkebunan terus mendorong ketahanan komoditas kakao dengan memberikan dukungan langsung kepada petani. Di tengah tekanan harga dan tantangan iklim. ‎Kadisbun Berau, Lita Handini, menegaskan bahwa pihaknya kini lebih fokus pada peningkatan kemampuan dan kepercayaan petani dalam mengelola kebun. ‎Ia menambahkan hama, perawatan intensif, hingga ancaman banjir menjadi tantangan tersendiri yangmembuat sebagian […]

  • ‎Dua Korban KM Mina Maritim 148 Kembali Ditemukan, Tim Terus Melakukan Pencarian

    ‎Dua Korban KM Mina Maritim 148 Kembali Ditemukan, Tim Terus Melakukan Pencarian

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.570
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Pencarian terhadap enam nelayan KM Mina Maritim 148 yang hilang di perairan TALISAYAN mulai menunjukkan titik terang, memasuki hari keempat operasi, Rabu (29/10) sekitar pukul 19.40 Wita, tim SAR gabungan menemukan korban keduanya, selang berapa jam sekira 22.30 Wita tim menemukan korban ketiga dalam kondisi meninggal. ‎Penemuan itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan […]

  • Bupati Berau Dorong Pemilahan Sampah Rumah Tangga, Sebut Peluang Ekonomi dari Limbah Plastik

    Bupati Berau Dorong Pemilahan Sampah Rumah Tangga, Sebut Peluang Ekonomi dari Limbah Plastik

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menggencarkan program pengelolaan sampah terpadu dengan menekankan pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu. Menurutnya, langkah awal yang saat ini tengah disosialisasikan kepada masyarakat adalah pemisahan sampah rumah tangga serta pengelolaan […]

expand_less