Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Kerusakan Baterai Jadi Penyebab Utama Padamnya PJUTS di Berau

Kerusakan Baterai Jadi Penyebab Utama Padamnya PJUTS di Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • print Cetak

BERAU – Persoalan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang kerap padam di sejumlah wilayah Kabupaten Berau masih menjadi keluhan masyarakat. Kondisi tersebut tidak hanya mengurangi kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan, terutama di ruas jalan yang minim penerangan.

Salah seorang warga Sambaliung, RY, mengaku sering menjumpai lampu jalan yang tidak berfungsi, terutama di kawasan jembatan penghubung Tanjung Redeb–Sambaliung.

“Yang paling sering itu di jumbatan, belum lagi sama lubang bulangnya, yang di takutkan itu klo motor yg lampunya rusak kan susah liatnya,” jelas RY.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Aidil, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya melakukan perbaikan. Namun, menurut dia, penanganan belum dapat dilakukan secara maksimal karena berbagai kendala teknis dan keterbatasan anggaran.

“Kalau kita lihat dari tahun 2023 sampai 2025 ini memang sudah menyebar, namun ada saja titik-titik yang belum terpasang. Untuk memenuhi Kabupaten Berau yang tersebar ini, memang belum sepenuhnya terpenuhi,” ujar Aidil saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).

Menurut Aidil, sebagian besar gangguan pada Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) disebabkan oleh kerusakan komponen baterai. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan dan koordinasi dengan pihak penyedia, kerusakan tersebut menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan lampu tidak berfungsi.

Ia menjelaskan, proses perbaikan juga kerap terkendala ketersediaan suku cadang. Salah satu penyedia, PT Sepen, misalnya, sempat mengalami keterbatasan komponen saat melakukan perbaikan di lapangan.

Menurut Aidil, laporan masyarakat yang masuk melalui dokumentasi foto berbasis GPS awalnya mencatat lebih dari seratus titik lampu yang mengalami kerusakan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan langsung, jumlah lampu yang padam ternyata lebih banyak dibandingkan data awal sehingga penyedia harus kembali mengajukan pengiriman suku cadang tambahan dari kantor pusat.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemeliharaan fasilitas penerangan jalan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Berau.

Di sisi lain, alokasi anggaran pemeliharaan yang tersedia pada tahun ini dinilai masih terbatas. Dishub Berau hanya memperoleh anggaran pemeliharaan sekitar Rp700 juta hingga Rp800 juta.

Menurut Aidil, kebutuhan anggaran sebenarnya jauh lebih besar mengingat harga komponen PJUTS relatif tinggi dan jenis suku cadang yang digunakan berbeda-beda karena melibatkan tiga penyedia lampu yang berbeda.

“Harapan kami, pemerintah daerah dapat memberikan mungkin sekitar kurang lebih Rp3 miliar untuk menyeluruh. Mengingat suku cadang dari PJUTS sendiri itu sangat mahal dan jenisnya macam-macam karena ada tiga supplier yang ikut,” tegas Aidil.

Ia juga mengakui kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan secara nasional berpotensi memengaruhi upaya pemeliharaan dan perbaikan lampu jalan di daerah.

Meski demikian, Dishub Berau tetap merencanakan penambahan titik lampu baru di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Talisayan dan kawasan Kota Tanjung Redeb. Namun, menurut Aidil, perbaikan secara menyeluruh akan sulit dilakukan apabila anggaran pemeliharaan tidak mengalami peningkatan pada tahun-tahun mendatang. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Listrik Teluk Alulu: Tiang Terpasang, Meteran Ditunggu, Warga Menanti Terang

    Listrik Teluk Alulu: Tiang Terpasang, Meteran Ditunggu, Warga Menanti Terang

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 612
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua — Permasalahan listrik menjadi isu mendesak bagi masyarakat di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua. Hingga kini, masyarakat masih mengandalkan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik. Sebanyak 160 rumah dan lebih dari 300 kepala keluarga di Kampung Teluk Alulu berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah untuk kebutuhan penting ini, yaitu penerangan. Kepala Kampung Teluk Alulu, […]

  • Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, Pemkab Berau Luncurkan Akses Layanan Darurat 112

    Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, Pemkab Berau Luncurkan Akses Layanan Darurat 112

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 696
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Layanan darurat 112 yang diluncurkan pada 2016 kini kembali mendapat perhatian penting di Kabupaten Berau. Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau menggelar evaluasi penggunaan layanan ini bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia di Ruang Sangalaki, Tanjung Redeb, pada Rabu, 4 Desember 2024. Layanan darurat […]

  • Viral! Kapal Tongkang Tabrak Rumah di Muara Muntai, Diduga Tak Kuat Lawan Arus Deras

    Viral! Kapal Tongkang Tabrak Rumah di Muara Muntai, Diduga Tak Kuat Lawan Arus Deras

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Sebuah kapal tongkang bermuatan batu koral menabrak rumah warga di bantaran Sungai Mahakam, Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 26 Maret 2026 itu viral di media sosial setelah rekaman kameranya beredar. Dalam video yang terekam kamera pengawas (CCTV), terlihat tongkang Mahakam Prima 06 menghantam rumah di […]

  • Menggali Potensi Desa untuk Menutup Celah Fiskal di Kabupaten Berau

    Menggali Potensi Desa untuk Menutup Celah Fiskal di Kabupaten Berau

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.243
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan strategi menghadapi ancaman pemotongan transfer ke daerah (TKD) dan dana bagi hasil (DBH) tahun depan. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut kunci penguatan pendapatan asli daerah (PAD) justru terletak di tingkat kampung. Sri Juniarsih menilai optimalisasi pajak restoran maupun sektor lain yang selama ini dikelola pemerintah daerah tidak […]

  • Bangkitkan Pertanian Lokal, Kampung Talisayan Gaet Warga Manfaatkan Lahan Kosong

    Bangkitkan Pertanian Lokal, Kampung Talisayan Gaet Warga Manfaatkan Lahan Kosong

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di tengah dominasi perkebunan sawit, Kampung Talisayan mulai menata strategi agar tak terjebak dalam ketergantungan pangan dari luar. Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, melihat peluang besar dari lahan-lahan yang belum tergarap. Baginya, tanah kosong bukan sekadar hamparan tak bernyawa, melainkan potensi besar yang bisa menjamin ketahanan pangan bagi masyarakat. “Karena kami, pemerintah kampung, […]

  • KONI Berau Pasang Target Realistis di Porprov 2026

    KONI Berau Pasang Target Realistis di Porprov 2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    BERAU — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Berau mengandalkan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dan sinergi lintas sektor untuk menjaga pembinaan atlet di tengah efisiensi anggaran. Dengan kondisi tersebut, KONI tetap memasang target realistis menembus tiga besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026. Ketua KONI Berau, Taupan Madjid, mengatakan pihaknya mulai membuka […]

expand_less