Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 621
  • print Cetak

TANJUNG SELOR — Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Bulungan, dr. Widodo DS, Sp.Jp, angkat bicara terkait kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perawat yang belakangan viral di media sosial.

Widodo menegaskan manajemen rumah sakit berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana kerja yang aman dan nyaman bagi pasien dan juga petugas,” ujar Widodo dalam pernyataan resminya.

Ia mengatakan, kasus tersebut saat ini telah diproses oleh aparat penegak hukum. Pihak rumah sakit, kata dia, menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian.

“Kasus tersebut sudah diproses oleh penegak hukum, sehingga kami serahkan sepenuhnya dan mendukung penegakan hukum yang adil untuk semua pihak,” kata Widodo.

Menurut dia, manajemen rumah sakit juga akan mengambil langkah tegas apabila dalam proses hukum nanti terbukti terjadi pelanggaran.

“Jika memang terbukti, maka tentu kami akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang perawat di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diduga menjadi korban pelecehan oleh rekan kerjanya saat menjalani piket malam.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Utara menyebut kasus tersebut telah masuk tahap penyidikan. Peristiwa itu diduga terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026 sekitar pukul 20.00 Wita saat korban bertugas di ruang Daisy lantai dua bersama terlapor.

Sekitar pukul 02.00 Wita pada Senin dini hari, korban disebut tertidur di ruang istirahat perawat. Sekitar satu jam kemudian, korban terbangun karena merasa ada yang menyentuh tubuhnya dan mendapati terlapor berada di atas tubuhnya.

Korban sempat berusaha melawan, namun terlapor diduga tetap melakukan tindakan tidak senonoh secara paksa.

Peristiwa tersebut terhenti setelah seorang keluarga pasien mengetuk pintu ruang perawat sekitar pukul 03.30 Wita. Setelah itu terlapor keluar menemui keluarga pasien tersebut.

Korban yang merasa takut kemudian pulang setelah menyelesaikan tugasnya.

Beberapa hari kemudian, korban berkonsultasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Bulungan sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke SPKT Polda Kalimantan Utara pada 22 Januari 2026.

Pihak rumah sakit sebelumnya juga menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap petugas yang berjaga, terutama jika terdapat perbedaan jenis kelamin dalam jadwal piket.(*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Kurban Dadakan Menjamur, Kemenag Berau Turun Tangan

    Pedagang Kurban Dadakan Menjamur, Kemenag Berau Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    BERAU — Meningkatnya jumlah pedagang hewan kurban dadakan di berbagai sudut kota menjelang Iduladha mendorong Kementerian Agama (Kemenag) Berau memperketat pengawasan kelayakan dan kesehatan hewan yang dijual. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak membeli hewan kurban yang tidak memenuhi syarat, baik dari sisi kesehatan maupun ketentuan syariat. Dalam pelaksanaannya, Kemenag Berau menggandeng Dinas […]

  • Target 400 Ton Beras Murah: Polres Berau Siapkan Gerai Hingga Desember

    Target 400 Ton Beras Murah: Polres Berau Siapkan Gerai Hingga Desember

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 653
    • 0Komentar

    TELUK BAYUR – Polres Berau kembali menyalurkan beras murah SPHP untuk masyarakat Kabupaten Berau. Namun kali ini penyaluran difokuskan di depan pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) agar masyarakat sekitar Kecamatan Gunung Tabur hingga Teluk Bayur. Kegiatan yang bekerjasama dengan Bulog Berau ini, bertepatan dengan kegiatan pasar pangan murah Polri, yang digelar serentak seluruh Indonesia. Dan […]

  • Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Memasuki triwulan ketiga atau triwulan akhir tahun anggaran 2024, maka serapan anggaran setiap OPD harus dimaksimalkan. Hal ini agar tidak terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) seperti di tahun anggaran sebelumnya. “Jangan sampai ada terjadi lagi yang namanya Silpa, seperti di tahun 2023 yang Silpanya mencapai hampir […]

  • Kelurahan Gunung Tabur Bentuk Koperasi Merah Putih, Wujudkan Ekonomi Rakyat Mandiri

    Kelurahan Gunung Tabur Bentuk Koperasi Merah Putih, Wujudkan Ekonomi Rakyat Mandiri

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 866
    • 0Komentar

    Gunung Tabur, Berau — Menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Gerakan Koperasi Merah Putih, Lurah Gunung Tabur, Achmad Rizhali, SE., ME., secara resmi memfasilitasi pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Gunung Tabur pada pekan ini.   Musyawarah pembentukan koperasi tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan RT/RW, […]

  • Festival Kuliner Jadul, Jalan Baru Merawat Warisan Rasa dan Menggerakkan UMKM Berau

    Festival Kuliner Jadul, Jalan Baru Merawat Warisan Rasa dan Menggerakkan UMKM Berau

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di antara ramainya tren kuliner kekinian, Berau masih memiliki sesuatu yang lebih dalam dan lebih hangat untuk ditawarkan: jajanan tempo dulu. Kue yang pernah memenuhi meja kayu nenek, manisnya yang sederhana, hingga aroma masa kecil yang tiba-tiba kembali. Dan bagi Elita Herlina, Anggota Komisi II DPRD Berau, warisan rasa itu tak boleh […]

  • Sidang Lanjutan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Berau, Terdakwa Bantah Ada Intimidasi

    Sidang Lanjutan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Berau, Terdakwa Bantah Ada Intimidasi

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    BERAU – Kasus asusila yang melibatkan seorang paman kandung terhadap keponakannya kembali memasuki babak baru di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb. Dalam persidangan yang digelar pada Rabu (29/4), terungkap fakta bahwa korban yang baru berusia 15 tahun kini tengah mengandung dengan usia kehamilan lima bulan. Juru Bicara PN Tanjung Redeb, Agung Dwi Bowo, menyampaikan bahwa […]

expand_less