Pasang Sungai Berau Ganggu Intake, Operasional Tiga IPA Terhenti hingga 4 Jam
- account_circle admin
- calendar_month 29 menit yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

BERAU — Intrusi air laut di Sungai Berau mulai berdampak terhadap operasional tiga Instalasi Pengolahan Air atau IPA milik Perumda Air Minum Batiwakkal Berau.
Tiga IPA yang terdampak berada di Suaran, Gurimbang, dan Merancang.
Humas dan Hubungan Langganan Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Rudy Hartono, mengatakan kondisi tersebut membuat operasional intake harus menyesuaikan pasang surut air sungai.
“3 IPA sudah terdampak intrusi air laut, Suaran-Gurimbang-Merancang,” ujarnya pada it-news.id, Rabu (02/09/2026).
Menurut Rudy, saat air sungai mengalami pasang, operasional intake harus dihentikan sementara untuk menghindari masuknya air dengan kadar garam tinggi ke sistem pengolahan.
“Ada jeda 2–4 jam operasional di intake pada saat kondisi air pasang, sampai menunggu air surut,” jelasnya.
Meski tiga IPA telah terdampak intrusi air laut, Rudy memastikan secara umum operasional pelayanan air bersih di kawasan perkotaan masih berjalan dalam kondisi terkendali.
“Secara keseluruhan operasional IPA perkotaan masih di ambang normal,” katanya.
Perumda Air Minum Batiwakkal sebelumnya juga melakukan peninjauan terhadap kondisi IPA Gurimbang.
Pemantauan dilakukan sejak Senin hingga Rabu di sejumlah titik pelayanan, meliputi Gurimbang, Sambaliung, Merancang, Teluk Labanan, dan Teluk Bayur.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan intrusi air laut sekaligus memastikan operasional instalasi pengolahan air tetap dapat menyesuaikan kondisi pasang surut Sungai Berau. (afn)
- Penulis: admin
