Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Asap Karhutla Menyelimuti Berau, Pemadam Sebut 90 Persen Titik Api Dipicu Ulah Manusia

Asap Karhutla Menyelimuti Berau, Pemadam Sebut 90 Persen Titik Api Dipicu Ulah Manusia

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 97
  • print Cetak

BERAU — Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali menjadi persoalan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Asap dari sejumlah titik kebakaran mulai menyelimuti langit wilayah tersebut.

Petugas pemadam kebakaran menduga sebagian besar kebakaran bukan disebabkan faktor alam. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar masih ditemukan di sejumlah lokasi dan berpotensi memicu munculnya titik api baru.

Kepala Seksi Pemadaman, H. Askar Husairi, mengatakan pembukaan lahan dengan cara membakar menjadi salah satu penyebab utama karhutla. Ia menyayangkan masih ada pihak yang mengambil jalan pintas tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.

“90 persen ya,” ujar H. Askar Husairi saat dikonfirmasi mengenai keterlibatan oknum tak bertanggung jawab dalam pembukaan lahan yang memicu karhutla, Selasa (18/8).

Menurut Askar, apabila ditemukan pelaku yang sengaja membakar lahan, penegakan hukum perlu dilakukan. Hal tersebut berlaku baik bagi individu maupun pihak korporasi yang terbukti terlibat.

“Jika terdapat pelakunya dan sengaja atau disuruh, baik itu pribadi atau corporate, agar diproses sesuai hukum dan peraturan berlaku,” tegas Askar.

Penindakan hukum dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar terus berulang. Pemerintah dan aparat penegak hukum juga diharapkan dapat mengusut setiap dugaan kesengajaan yang menyebabkan munculnya titik api.

Namun, penanganan karhutla di Berau tidak hanya menghadapi persoalan perilaku masyarakat. Tim pemadam juga dihadapkan pada keterbatasan personel, fasilitas, serta anggaran operasional.

Askar mengatakan belum tersedia anggaran operasional khusus untuk penanganan karhutla. Kondisi tersebut membuat petugas harus menggunakan anggaran operasional pemadaman kebakaran permukiman untuk mendukung penanganan kebakaran lahan.

“Tim internal kami maksimal melakukan di area dekat pemukiman warga. Kendala kami, jumlah SDM kurang, anggaran khusus operasional karhutla seperti BBM, makanan dan minuman lapangan, hingga honorarium harian tidak ada. Kami pakai anggaran operasional pemadaman pemukiman, dan perbaikan unit atau sapras tidak ada,” ungkap Askar membeberkan kondisi riil di lapangan.

Keterbatasan tersebut menjadi tantangan tersendiri ketika petugas harus menjangkau lokasi kebakaran yang berada jauh dari permukiman. Kebutuhan bahan bakar, konsumsi personel, hingga pemeliharaan armada dan sarana prasarana menjadi bagian dari persoalan yang harus dihadapi.

Meski demikian, tim pemadam tetap memprioritaskan keselamatan masyarakat. Penanganan diarahkan terutama ke titik-titik karhutla yang berada berdekatan dengan kawasan permukiman.

Petugas juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang dinilai rawan kebakaran. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan mengurangi risiko asap berdampak langsung terhadap warga.(afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terekam CCTV! Rebutan Parkir Berujung Penembakan, Pelaku Diamuk Massa

    Terekam CCTV! Rebutan Parkir Berujung Penembakan, Pelaku Diamuk Massa

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Perselisihan terkait pengelolaan lahan parkir di salah satu gerai makanan di Samarinda, Kalimantan Timur, berujung aksi penembakan. Seorang pria bernama Rusli mengalami luka tembak di bagian paha setelah diduga ditembak menggunakan senapan angin oleh tetangganya sendiri. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda. Akibat tembakan tersebut, proyektil […]

  • Dugaan Keracunan Makanan di PT SMJ: 50 Karyawan Dilarikan ke RS, 4 Dirawat Inap

    Dugaan Keracunan Makanan di PT SMJ: 50 Karyawan Dilarikan ke RS, 4 Dirawat Inap

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 952
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – 50 karyawan PT SMJ diduga keracunan makanan Jumat kemarin. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie kepada media ini. “Betul tadi malam ada lebih dari 30 karyawan perusahaan PT SMJ itu diduga keracunan makanan,” ujarnya. Dikatakannya, sejak malam tadi, pihaknya telah melakukan investigasi terkait dugaan keracunan makanan tersebut. “Pagi tadi […]

  • Bertemu Dirjen IKMA Kemenperin, Disperindagkop “Curhat”  

    Bertemu Dirjen IKMA Kemenperin, Disperindagkop “Curhat”  

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 662
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG – Berkesempatan meresmikan sentra tenun di Sukan Tengah oleh Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKMA) Kementerian Perindustrian RI, tak disia-siakan oleh Diskoperindag Berau. Dalam kesempatan singkat itu, semua permasalahan terkait kondisi pengrajin hingga UMKM, diutarakan. “Ibu Dirjen yang kami hormati, permasalahan yang ada saat ini khususnya untuk tenun, adalah pengrajin tenun saat ini seperti […]

  • Kasus Kekerasan Perempuan Tak Bisa Ditangani Sendiri, Pemkab Berau Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

    Kasus Kekerasan Perempuan Tak Bisa Ditangani Sendiri, Pemkab Berau Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO. Langkah tersebut dilakukan melalui Pertemuan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor yang digelar di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Berau, Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan dibuka Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang diwakili Sekretaris Daerah […]

  • Kelurahan Gunung Tabur Bentuk Koperasi Merah Putih, Wujudkan Ekonomi Rakyat Mandiri

    Kelurahan Gunung Tabur Bentuk Koperasi Merah Putih, Wujudkan Ekonomi Rakyat Mandiri

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 925
    • 0Komentar

    Gunung Tabur, Berau — Menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Gerakan Koperasi Merah Putih, Lurah Gunung Tabur, Achmad Rizhali, SE., ME., secara resmi memfasilitasi pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Gunung Tabur pada pekan ini.   Musyawarah pembentukan koperasi tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan RT/RW, […]

  • DPRD Berau Soroti Nasib Petani, Pupuk dan Bibit Bersubsidi Diminta Jadi Prioritas

    DPRD Berau Soroti Nasib Petani, Pupuk dan Bibit Bersubsidi Diminta Jadi Prioritas

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — DPRD Kabupaten Berau mendorong pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi daerah di tengah dominasi sektor pertambangan. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, mengatakan pengembangan sektor pertanian perlu didukung melalui kebijakan yang berpihak kepada petani. Menurut dia, perhatian pemerintah daerah harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar petani, terutama […]

expand_less