Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Nelayan Bunyu Terhimpit Pendangkalan Sungai, Pemprov Akui Keterbatasan dan Tunggu Peran Pusat

Nelayan Bunyu Terhimpit Pendangkalan Sungai, Pemprov Akui Keterbatasan dan Tunggu Peran Pusat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 356
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Pendangkalan Sungai Buaya di Kecamatan Bunyu Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, hingga kini belum juga mendapat penanganan. Kondisi ini sudah berlangsung sekitar 15 tahun tanpa adanya pengerukan atau perbaikan berarti.

Akibatnya, aktivitas masyarakat yang bergantung pada sungai, terutama nelayan, menjadi terganggu. Mereka mengaku kesulitan melaut, khususnya saat air surut karena perahu tidak bisa melintas dengan lancar.

Salah satu nelayan Putra belum lama ini mengaku kondisi ini sangat memengaruhi penghasilan mereka sehari-hari. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar masalah pendangkalan tidak terus berlarut-larut.

“Kalau air surut, kami susah keluar. Dan itu sangat ngangu aktivitas nelayan,” keluhnya baru-baru ini.

Meski sempat masuk dalam rencana pemerintah, pengerukan Sungai Buaya hingga tahun 2026 belum juga terealisasi.

Hal ini membuat masyarakat bertanya-tanya siapa sebenarnya yang bertanggung jawab atas penanganan sungai tersebut.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menjelaskan bahwa pengerukan sungai bukan merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Namun demikian, pihaknya tetap membuka kemungkinan untuk membantu.

“Kami siap membantu, tapi memang kondisi keuangan daerah saat ini terbatas,” ujarnya.

Ia menambahkan, banyak program yang harus dibiayai, sementara anggaran daerah masih mengalami keterbatasan. Karena itu, pemerintah provinsi harus mempertimbangkan secara matang setiap rencana kegiatan.

Di sisi lain, Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, mengatakan persoalan pendangkalan Sungai Buaya sudah dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). Menurutnya, hal ini menjadi perhatian bersama antara legislatif dan eksekutif.

“Sudah kami bahas, tinggal menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada,” jelasnya.
Senada dengan itu, Anggota DPRD dari daerah pemilihan Bunyu, Sunaryo, mengungkapkan bahwa sebelumnya ada beberapa rencana penanganan, seperti pembangunan penahan sungai (setfile) dan pembangunan pelabuhan.

Namun, rencana tersebut belum bisa direalisasikan karena membutuhkan biaya besar. Selain itu, ada juga perubahan kewenangan, di mana sebagian program diambil alih oleh pemerintah pusat.

Kondisi ini membuat penanganan Sungai Buaya semakin tertunda. Di tengah ketidakpastian tersebut, masyarakat akhirnya berinisiatif melakukan upaya sendiri.

Para nelayan bahkan harus mengangkat pasir secara manual menggunakan karung untuk membuka jalur perahu agar tetap bisa melintas. Upaya ini tentu tidak mudah dan hanya menjadi solusi sementara.

Jika tidak segera ditangani, pendangkalan sungai ini dikhawatirkan akan terus merugikan masyarakat, khususnya nelayan yang sangat bergantung pada sungai sebagai sumber mata pencaharian utama.

Masyarakat pun berharap ada kejelasan tanggung jawab serta langkah konkret dari pemerintah, baik daerah maupun pusat, agar persoalan ini tidak terus berlarut dan kehidupan nelayan bisa kembali normal. (Lia)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Sekolah ke Panggung Provinsi, Surung Barintak Ukir Prestasi Literasi‎

    Dari Sekolah ke Panggung Provinsi, Surung Barintak Ukir Prestasi Literasi‎

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 997
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dunia literasi Kabupaten Berau kembali mencatat prestasi gemilang. Perpustakaan Surung Barintak milik SMP Negeri 3 Tanjung Redeb meraih Juara II Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Gebyar Anugerah Literasi 2025, yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Senin (27/10/2025). ‎ ‎Dengan mengusung tema “Membumikan Literasi, Menumbuhkan Generasi Emas”, kegiatan […]

  • Usai Dilantik, Agus Uriansyah : Optimis Menang 2024

    Usai Dilantik, Agus Uriansyah : Optimis Menang 2024

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 611
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Perido, Mahyudin secara resmi melantik DPD dan DPC Berau. Agus Uriansyah dipercaya nahkodai DPD Partai Perindo Berau. Ketua DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Berau, Agus Uriansyah mengatakan, bahwa pihaknya siap untuk memenangkan Partai Perindo dalam kontestasi politik di tahun 2024. “Insya Allah kami siap untuk menjadikan Partai […]

  • Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Tiga nelayan asal Kabupaten Berau sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan antara Pulau Derawan dan Maratua. Ketiganya diketahui mengalami kerusakan mesin kapal sehingga terombang-ambing di tengah laut selama beberapa hari sebelum akhirnya berhasil kembali ke daratan dengan selamat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 18.27 Wita. […]

  • Gedung Kesenian Berau, Kolaborasi Tradisi dan Modernitas dalam Satu Atap

    Gedung Kesenian Berau, Kolaborasi Tradisi dan Modernitas dalam Satu Atap

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.861
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pembangunan Gedung Kesenian atau Berau Creative Hub menjadi salah satu program strategis yang diusulkan dalam 8 program prioritas Pemerintah Kabupaten Berau. Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berinovasi. Gedung kesenian ini dirancang sebagai ruang inklusif, yang […]

  • Proyek BUMA Site Lati Tamat 2026, Berau Bersiap Hadapi Gelombang PHK

    Proyek BUMA Site Lati Tamat 2026, Berau Bersiap Hadapi Gelombang PHK

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    BERAU – Satu per satu era kejayaan tambang batu bara di Berau mulai mendekati garis akhir. Setelah 22 tahun menjadi tulang punggung operasi di wilayah Berau Coal Site Lati, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) bersiap menutup proyeknya pada 2026. Ribuan pekerja diperkirakan akan ikut terseret arus penutupan ini, bersama denyut ekonomi yang selama ini […]

  • Delapan Aturan Baru SPBU di Berau: Mobil Maksimal 25 Liter, Hotline Pengaduan Wajib Tersedia

    Delapan Aturan Baru SPBU di Berau: Mobil Maksimal 25 Liter, Hotline Pengaduan Wajib Tersedia

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan PT Pertamina Patra Niaga menetapkan sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan kelangkaan sekaligus mendorong pemerataan distribusi bahan bakar minyak atau BBM di Kabupaten Berau. Ketetapan bersama tersebut berlaku bagi SPBU dan Pertashop di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Salah satu poin yang menjadi perhatian […]

expand_less