Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Polda Kaltara Bongkar 35 Lubang Tambang Emas Ilegal di Bulungan

Polda Kaltara Bongkar 35 Lubang Tambang Emas Ilegal di Bulungan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 440
  • print Cetak

TANJUNG SELOR — Kepolisian Daerah Kalimantan Utara menutup puluhan lubang tambang emas ilegal di Desa Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan. Sebanyak 35 titik galian dibongkar dalam operasi yang dipimpin Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara.

Operasi tersebut melibatkan personel gabungan dari Polda Kaltara dan Polresta Bulungan. Selain menutup lubang tambang, petugas juga meratakan fasilitas penunjang seperti pondok terpal dan bangunan semi permanen di lokasi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltara, Komisaris Besar Polisi Dadan Wahyudi, mengatakan saat petugas tiba, aktivitas penambangan sudah tidak ditemukan. Meski begitu, penertiban tetap dilakukan untuk memastikan kawasan tersebut tidak lagi digunakan.

“Meski tidak ada aktivitas, kami tetap melakukan pembongkaran fasilitas dan menutup seluruh lubang galian,” ujarnya.

Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menindak praktik pertambangan tanpa izin yang dinilai berisiko terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Menurut Dadan, kawasan Sekatak Buji telah menjadi perhatian aparat dalam beberapa waktu terakhir. Berbagai upaya, mulai dari sosialisasi hingga penindakan, telah dilakukan untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut.

“Ini bukan penindakan sesaat. Kami ingin memastikan lokasi itu tidak kembali dimanfaatkan,” katanya.

Polda Kaltara juga membantah isu yang mengaitkan penertiban tersebut dengan kepentingan investor tertentu. Dadan menegaskan, operasi dilakukan semata untuk penegakan hukum.

Selain penertiban di lapangan, kepolisian juga menindak pihak yang diduga terlibat dalam rantai distribusi emas ilegal. Sejumlah penadah telah diamankan dan kasusnya diproses hingga tahap pelimpahan ke kejaksaan.

Dadan mengimbau masyarakat tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin. Selain melanggar hukum, praktik tersebut berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan pekerja. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Desak Pemkab Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Kampung

    DPRD Berau Desak Pemkab Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Kampung

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Berau, Subroto, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau segera menyelesaikan persoalan tapal batas antar kampung yang hingga kini belum tuntas. Ia memperingatkan bahwa konflik batas wilayah bukan sekadar isu administratif, melainkan potensi gesekan sosial yang nyata. “Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut dan akhirnya menimbulkan gesekan di masyarakat,” ujar Subroto dalam […]

  • Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

    Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 784
    • 0Komentar

    BERAU – Penerbitan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) di kawasan Gunung Sarundung, RT 01 Kampung Sembakungan, Kecamatan Gunung Tabur, berbuntut panjang. Seorang pria berinisial Bdr dan kepala kampung dilaporkan atas dugaan pemalsuan surat hak atas tanah ke Maporles Berau. Pemangku Adat Kampung Sambakungan, Achmad Maulana didampingi Kuasa Hukumnya, Arjuna Mawardi menyampaikan, dirinya bersama kliennya telah […]

  • Berau Fokus Libatkan Anak Muda: Ide Kreatif Jadi Kunci Sukses Event

    Berau Fokus Libatkan Anak Muda: Ide Kreatif Jadi Kunci Sukses Event

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, semakin gencar menggelar berbagai acara dan kegiatan untuk menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda. Banyak potensi daerah yang masih belum digali dan dimanfaatkan secara maksimal, namun bisa menjadi peluang besar bagi anak muda untuk berkontribusi dalam pengembangan wilayah mereka. Harapan tersebut disampaikan oleh Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal […]

  • Sri Juniarsih: Dari BPJS Gratis hingga Pembangunan Trans Berau, Kami Wujudkan Semua

    Sri Juniarsih: Dari BPJS Gratis hingga Pembangunan Trans Berau, Kami Wujudkan Semua

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon Bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas, kembali menegaskan bahwa 18 program prioritas yang dijanjikan pada Pilkada sebelumnya telah berhasil terealisasi. Hal tersebut ia sampaikan saat kampanye di Kampung Tumbit Sari, Kecamatan Sambaliung, Senin (14/10/2024). Dalam pidatonya, Sri Juniarsih menggarisbawahi beberapa program unggulan yang telah terlaksana dengan baik, di antaranya […]

  • Satu Aplikasi untuk Satu Daerah — Berau Melangkah ke Era Layanan dan Wisata dalam Genggaman

    Satu Aplikasi untuk Satu Daerah — Berau Melangkah ke Era Layanan dan Wisata dalam Genggaman

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Di tengah derasnya arus teknologi yang semakin cepat, Kabupaten Berau mengambil langkah maju dengan memperkenalkan ExploreDaerah, sebuah aplikasi yang dirancang bukan hanya sebagai etalase wisata, tetapi sebagai pintu masuk menuju sistem pelayanan digital yang lebih sederhana, terpusat, dan mudah dijangkau masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk membentuk […]

  • Tersangka Korupsi Dana Desa Rp780 Juta di Teluk Sumbang Belum Ditahan, Berkas Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

    Tersangka Korupsi Dana Desa Rp780 Juta di Teluk Sumbang Belum Ditahan, Berkas Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Penanganan kasus dugaan korupsi dana desa yang menjerat mantan Kepala Kampung Teluk Sumbang berinisial Km hingga kini belum menunjukkan kepastian hukum. Padahal, penetapan tersangka telah dilakukan sejak dua tahun lalu. Sejumlah warga mempertanyakan lambannya proses hukum tersebut. Mereka menilai tersangka masih bebas beraktivitas di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau. Seorang […]

expand_less