Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Pengelolaan Sampah Berau Ditingkatkan dengan SOP Baru

Pengelolaan Sampah Berau Ditingkatkan dengan SOP Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 405
  • print Cetak

BERAU – Upaya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau dalam pengelolaan sampah semakin intensif. Salah satu inisiatif penting yang dijalankan adalah pengangkutan sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang dilakukan dua kali sehari, sebagai langkah preventif terhadap penumpukan sampah.

Kepala Bidang Kebersihan DLHK Berau, Irwadi, mengungkapkan bahwa keputusan untuk meningkatkan frekuensi pengangkutan ini bertujuan untuk mencegah penumpukan yang berlebihan di armroll. Saat ini, TPS masih menjadi andalan masyarakat untuk membuang sampah, sehingga pengelolaan yang baik sangat diperlukan.

“Untuk mengantisipasi sampah membludak di TPS, SOP kami adalah melakukan pengangkutan rutin dua kali sehari. Saat ini TPS memang masih menjadi andalan karena kita belum memiliki fasilitas pengolahan sampah yang lebih besar seperti TPS 3R di kawasan pemukiman,” ujar Irwadi saat ditemui pada Rabu (6/5/2026).

Tak hanya meningkatkan frekuensi pengangkutan, DLHK Berau juga berencana menambah jumlah armroll di lokasi-lokasi strategis. Irwadi mengakui bahwa saat ini jumlah bak sampah yang tersedia belum mencukupi untuk menampung volume sampah warga yang terus meningkat.

Dalam memilih lokasi penempatan bak sampah baru, DLHK aktif berkoordinasi dengan pihak kelurahan, RT, dan bagian aset pertanahan. Hal ini diperlukan agar penempatan bak sampah tetap memperhatikan keindahan kota dan kenyamanan warga.

“Kami mencari lahan aset pemerintah yang bisa digunakan. Koordinasi dengan lurah dan RT sangat penting karena merekalah yang lebih tahu titik mana yang dibutuhkan dan disetujui warga. Masalahnya seringkali ada warga yang meminta bak sampah dipindah karena merasa terganggu,” jelasnya.

Irwadi menekankan bahwa solusi terhadap masalah sampah bukan hanya melalui penambahan fasilitas fisik. Kesadaran masyarakat dalam mengurangi produksi sampah dari rumah tangga juga menjadi kunci.

Ia mendorong sosialisasi tentang pemilahan sampah mandiri dan pembuatan kompos di lingkungan masing-masing. Keberadaan bak sampah di tingkat RT dinilai sangat membantu mengurangi beban TPS.

“Sangat penting bagi masyarakat untuk melakukan pengurangan dan pemilahan secara mandiri. Jika sampah organik diolah jadi kompos dan sampah layak jual masuk ke bank sampah, maka otomatis jumlah sampah yang dibuang ke TPS akan berkurang drastis,” imbuhnya.

Menanggapi keluhan tentang aroma tidak sedap dari bak sampah terbuka, Irwadi menjelaskan bahwa meski idealnya armroll dilengkapi penutup untuk menahan bau, kenyataan di lapangan berbeda.

Ia mencatat bahwa masyarakat seringkali enggan membuang sampah jika bak dalam keadaan tertutup, sehingga sampah justru dibuang sembarangan di sekitar bak.

“Kami punya bak yang ada penutupnya, seperti yang di dekat Polres. Tapi kendalanya, orang malas membuka tutupnya dan malah membuang sampah di luar. Itulah mengapa saat ini kami lebih banyak menyediakan yang terbuka, menyesuaikan dengan perilaku masyarakat kita, meskipun dari sisi teknis memang lebih baik yang tertutup,” pungkasnya. (akb)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

    Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, angkat bicara terkait kelangkaan pasir yang kini dirasakan di Kabupaten Berau. Meskipun sudah ada pertemuan dengan Forkopimda, dikatakannya semua dikembalikan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. “Perputaran ekonomi di Berau cukup terganggu dengan adanya masalah ini. Memang kita bisa ambil pasir dari Bulungan, tapi perputaran uangnya […]

  • PSI Dapat Suntikan Kekuatan Baru dari Tokoh Kaltim Mupit Datusahlan

    PSI Dapat Suntikan Kekuatan Baru dari Tokoh Kaltim Mupit Datusahlan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    BERAU – Dalam beberapa tahun terakhir, nama Mupit Datusahlan semakin sering muncul dalam berbagai ruang diskusi publik, mulai dari isu pembangunan desa, kepemudaan, pendidikan, keagamaan hingga politik daerah. Pria yang dikenal sebagai akademisi, aktivis organisasi kepemudaan, mantan kepala kampung, sekaligus pengusaha tersebut dinilai memiliki perjalanan yang berbeda dibanding banyak figur politik muda lainnya di Kabupaten […]

  • Pemkab Berau Pisahkan Damkar dari BPBD, Layanan Pemadaman Difokuskan

    Pemkab Berau Pisahkan Damkar dari BPBD, Layanan Pemadaman Difokuskan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau resmi memisahkan fungsi pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pemisahan ini dilakukan melalui terbitnya Peraturan Bupati tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang menandai berdirinya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) sebagai perangkat daerah tersendiri. Nofian Hidayat, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, […]

  • Tekan Biaya Produksi, Pedagang Tahu Berau Kurangi Margin Tanpa Naikkan Harga

    Tekan Biaya Produksi, Pedagang Tahu Berau Kurangi Margin Tanpa Naikkan Harga

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    BERAU — Kenaikan harga kedelai mulai dirasakan pelaku usaha tahu dan tempe di Kabupaten Berau. Meski biaya produksi meningkat, sebagian pedagang memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan. Trisno (40), penjual tahu gejrot di kawasan Jalan Hj Isa I, mengatakan harga bahan baku tahu mengalami kenaikan dari Rp500 menjadi Rp600 per biji. “Awalnya lima […]

  • BBM Eceran Berpotensi Rugikan Konsumen, Diskoperindag Berau Imbau Beli di SPBU

    BBM Eceran Berpotensi Rugikan Konsumen, Diskoperindag Berau Imbau Beli di SPBU

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membeli bahan bakar minyak (BBM) eceran. Penjualan di tingkat pengecer dinilai berpotensi merugikan konsumen, terutama dari sisi takaran dan harga. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan harga BBM eceran sekitar Rp15 ribu per liter kerap tidak […]

  • Tragis, Pelajar di Samarinda Meninggal Setelah Pakai Sepatu Sempit Bertahun-tahun

    Tragis, Pelajar di Samarinda Meninggal Setelah Pakai Sepatu Sempit Bertahun-tahun

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Seorang pelajar SMK di Samarinda, Mandala (16), meninggal dunia setelah mengalami sakit yang diduga berawal dari penggunaan sepatu sekolah yang tidak sesuai ukuran. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi sorotan terkait kondisi ekonomi keluarga dan akses terhadap kebutuhan dasar. Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun, mengungkapkan pihaknya menerima laporan pada 25 April […]

expand_less