Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Tekan Biaya Produksi, Pedagang Tahu Berau Kurangi Margin Tanpa Naikkan Harga

Tekan Biaya Produksi, Pedagang Tahu Berau Kurangi Margin Tanpa Naikkan Harga

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 350
  • print Cetak

BERAU — Kenaikan harga kedelai mulai dirasakan pelaku usaha tahu dan tempe di Kabupaten Berau. Meski biaya produksi meningkat, sebagian pedagang memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan.

Trisno (40), penjual tahu gejrot di kawasan Jalan Hj Isa I, mengatakan harga bahan baku tahu mengalami kenaikan dari Rp500 menjadi Rp600 per biji.

“Awalnya lima ratus, sekarang jadi enam ratus rupiah per biji,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Kendati demikian, ia mengaku tetap mempertahankan harga jual. Menurutnya, penurunan pendapatan menjadi risiko yang harus diambil agar kualitas dan kepuasan pelanggan tetap terjaga.

“Tidak kami naikkan, kami yang mengurangi pendapatan. Porsi tetap penuh, tidak dikurangi. Komposisi juga tetap, cabai bebas,” katanya.

Harga tahu gejrot yang dijualnya masih berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per porsi. Ia menilai, menjaga kualitas, kuantitas, dan rasa menjadi kunci agar pelanggan tidak beralih.

“Kalau dikurangi, pembeli bisa kecewa. Jadi kualitas tetap kami jaga meski keuntungan menurun,” tambahnya.

Trisno mengakui omzetnya sempat turun, namun tidak terlalu signifikan. “Sedikit menurun, tapi yang penting pelanggan tetap ada,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Iqbal (24), pelaku usaha fermentasi tempe sekaligus penjual tahu dan tempe di Pasar Manunggal. Ia menyebut harga jual produknya masih tetap, meskipun harga kedelai dari agen mengalami kenaikan.

“Harga jual tetap, tapi kami kurangi kedelainya. Yang biasanya 200 gram jadi 180 gram,” ucapnya.

Ia menjelaskan, harga produk yang dijual cukup bervariasi. Tempe dijual mulai Rp5.000 per bungkus hingga Rp10.000 untuk beberapa bungkus, sedangkan tahu dijual Rp4.000 per bungkus dan Rp10.000 untuk tiga bungkus yang masing-masing berisi empat potong.

Iqbal menambahkan, kedelai yang digunakan merupakan kedelai impor dengan harga sekitar Rp600 ribu per karung, naik dari sebelumnya Rp550 ribu. Kondisi ini memaksa pedagang menyesuaikan produksi.

“Harga tetap, tapi bahan baku yang dikurangi,” katanya.

Mengutip Antaranews, kenaikan harga kedelai mulai terasa sejak Februari hingga Ramadan 2026 dan berlanjut sampai April. Lonjakan ini dipicu oleh faktor global, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta pelemahan nilai tukar rupiah.

Akibatnya, harga kedelai impor mencapai kisaran Rp11.000 per kilogram. Banyak perajin tahu dan tempe di berbagai daerah pun harus memilih antara mengurangi ukuran produk atau menaikkan harga jual.

Di tengah kondisi tersebut, pedagang di Berau berharap harga kedelai segera stabil agar usaha tetap berjalan tanpa harus mengorbankan kualitas maupun pelanggan. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remaja Samarinda Hilang, Terakhir Terdengar di Gunung Tabur

    Remaja Samarinda Hilang, Terakhir Terdengar di Gunung Tabur

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang remaja asal Kota Samarinda, dilaporkan menghilang sejak Sabtu (7/9/2024) lalu, sekira pukul 03.00-04.00 Wita. Dalam keterangan yang diunggah keluarga korban pada pengumuman di beberapa grup WhatsApp, korban dijemput temannya tanpa membawa telepon genggam serta pakaian maupun uang. “Informasi saat ini yang kami dapat, anak ini ditengarai ada disekitar wilayah Samarinda – […]

  • Sri Juniarsih, Gamalis dan M Said Tinjau Pelayanan BPJS Gratis di Dinkes Berau

    Sri Juniarsih, Gamalis dan M Said Tinjau Pelayanan BPJS Gratis di Dinkes Berau

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Berau, Gamalis didampingi Sekretaris Kabupaten, Muhammad Said melakukan peninjauan pelayanan BPJS di Kantor Dinas Kesehatan Berau, Senin (25/11/2024). Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, pihaknya ingin memastikan bahwa pelayanan Dinas Kesehatan Berau terhadap masyarakat yang ingin mengurus BPJS gratis dari Pemerintah berjalan lancar. “Saat ini kantor […]

  • Tak Cukup Awasi di Dunia Nyata, Berau Kini Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Tak Cukup Awasi di Dunia Nyata, Berau Kini Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas), Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sangalaki, Kantor Sekretariat Daerah Berau, itu menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di tengah pesatnya […]

  • Pemkab Berau Soroti Tantangan Literasi Digital saat Pelantikan ATPUSI 2025-2029

    Pemkab Berau Soroti Tantangan Literasi Digital saat Pelantikan ATPUSI 2025-2029

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti pentingnya peran perpustakaan dalam menjaga budaya literasi di tengah perkembangan teknologi digital. Hal itu disampaikan dalam pelantikan pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Kabupaten Berau periode 2025-2029 yang dirangkai dengan rapat kerja organisasi, Jumat (22/5/2026). Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

  • SAPA IPPRISIA Hadir di Sekolah Rakyat Samarinda, Dorong Mental, Karakter, dan Kemandirian Siswa

    SAPA IPPRISIA Hadir di Sekolah Rakyat Samarinda, Dorong Mental, Karakter, dan Kemandirian Siswa

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 687
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 57 Samarinda pada Rabu (4/2/2026) sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan inklusif dan berkelanjutan di Kota Samarinda. Kegiatan tersebut berlangsung di aula sekolah yang berlokasi di Jalan Untung Suropati No.43, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, […]

  • Tersangka Korupsi Dana Desa Rp780 Juta di Teluk Sumbang Belum Ditahan, Berkas Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

    Tersangka Korupsi Dana Desa Rp780 Juta di Teluk Sumbang Belum Ditahan, Berkas Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Penanganan kasus dugaan korupsi dana desa yang menjerat mantan Kepala Kampung Teluk Sumbang berinisial Km hingga kini belum menunjukkan kepastian hukum. Padahal, penetapan tersangka telah dilakukan sejak dua tahun lalu. Sejumlah warga mempertanyakan lambannya proses hukum tersebut. Mereka menilai tersangka masih bebas beraktivitas di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau. Seorang […]

expand_less