Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Tekan Biaya Produksi, Pedagang Tahu Berau Kurangi Margin Tanpa Naikkan Harga

Tekan Biaya Produksi, Pedagang Tahu Berau Kurangi Margin Tanpa Naikkan Harga

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BERAU — Kenaikan harga kedelai mulai dirasakan pelaku usaha tahu dan tempe di Kabupaten Berau. Meski biaya produksi meningkat, sebagian pedagang memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan.

Trisno (40), penjual tahu gejrot di kawasan Jalan Hj Isa I, mengatakan harga bahan baku tahu mengalami kenaikan dari Rp500 menjadi Rp600 per biji.

“Awalnya lima ratus, sekarang jadi enam ratus rupiah per biji,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Kendati demikian, ia mengaku tetap mempertahankan harga jual. Menurutnya, penurunan pendapatan menjadi risiko yang harus diambil agar kualitas dan kepuasan pelanggan tetap terjaga.

“Tidak kami naikkan, kami yang mengurangi pendapatan. Porsi tetap penuh, tidak dikurangi. Komposisi juga tetap, cabai bebas,” katanya.

Harga tahu gejrot yang dijualnya masih berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per porsi. Ia menilai, menjaga kualitas, kuantitas, dan rasa menjadi kunci agar pelanggan tidak beralih.

“Kalau dikurangi, pembeli bisa kecewa. Jadi kualitas tetap kami jaga meski keuntungan menurun,” tambahnya.

Trisno mengakui omzetnya sempat turun, namun tidak terlalu signifikan. “Sedikit menurun, tapi yang penting pelanggan tetap ada,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Iqbal (24), pelaku usaha fermentasi tempe sekaligus penjual tahu dan tempe di Pasar Manunggal. Ia menyebut harga jual produknya masih tetap, meskipun harga kedelai dari agen mengalami kenaikan.

“Harga jual tetap, tapi kami kurangi kedelainya. Yang biasanya 200 gram jadi 180 gram,” ucapnya.

Ia menjelaskan, harga produk yang dijual cukup bervariasi. Tempe dijual mulai Rp5.000 per bungkus hingga Rp10.000 untuk beberapa bungkus, sedangkan tahu dijual Rp4.000 per bungkus dan Rp10.000 untuk tiga bungkus yang masing-masing berisi empat potong.

Iqbal menambahkan, kedelai yang digunakan merupakan kedelai impor dengan harga sekitar Rp600 ribu per karung, naik dari sebelumnya Rp550 ribu. Kondisi ini memaksa pedagang menyesuaikan produksi.

“Harga tetap, tapi bahan baku yang dikurangi,” katanya.

Mengutip Antaranews, kenaikan harga kedelai mulai terasa sejak Februari hingga Ramadan 2026 dan berlanjut sampai April. Lonjakan ini dipicu oleh faktor global, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta pelemahan nilai tukar rupiah.

Akibatnya, harga kedelai impor mencapai kisaran Rp11.000 per kilogram. Banyak perajin tahu dan tempe di berbagai daerah pun harus memilih antara mengurangi ukuran produk atau menaikkan harga jual.

Di tengah kondisi tersebut, pedagang di Berau berharap harga kedelai segera stabil agar usaha tetap berjalan tanpa harus mengorbankan kualitas maupun pelanggan. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah luasnya hamparan hutan alam yang masih mendominasi 75 persen daratan Berau, satu komoditas tumbuh menjadi penopang ekonomi hijau masyarakat: kakao. Tanaman yang awalnya dikembangkan secara tradisional di kampung-kampung ini kini menjelma menjadi produk unggulan yang tak hanya merambah pasar nasional, tetapi juga menarik perhatian pembeli internasional. Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan […]

  • Pembayaran Air Sementara Hanya Dilayani di Kantor KM 5

    Pembayaran Air Sementara Hanya Dilayani di Kantor KM 5

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 709
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batiwakkal Kabupaten Berau mengonfirmasi bahwa saat ini tarif air untuk masyarakat masih dalam status penundaan. Hal ini menyusul belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) resmi dari Bagian Hukum Pemkab Berau terkait tarif baru. Dikatakan Direktur PDAM Batiwakkal, Saipul Rahman, pihaknya masih menunggu terbitnya SK tersebut untuk dapat […]

  • Keluhan Warga Soal Jalan Tak Beraspal, DPRD Berau Desak OPD Terkait

    Keluhan Warga Soal Jalan Tak Beraspal, DPRD Berau Desak OPD Terkait

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kondisi infrastruktur jalan di beberapa kampung di Kabupaten Berau yang belum memadai menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman. Ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) agar segera mengakomodir keluhan masyarakat terkait jalan yang masih belum tersentuh pengaspalan. “Memang ada beberapa kampung yang belum […]

  • Bekal Baru Anggota DWP: Kuasai Pelaporan Digital, Komunikasi, dan Tata Krama

    Bekal Baru Anggota DWP: Kuasai Pelaporan Digital, Komunikasi, dan Tata Krama

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Berau mengadakan lokakarya bertema E-Reporting, Public Speaking, dan Table Manner pada Rabu, 20 Agustus 2025. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Sangalaki dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota organisasi. Workshop ini menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi para istri aparatur sipil negara […]

  • Wisata Darat Harus Dibenahi, Fasilitas dan Kebersihan Kunci Utama

    Wisata Darat Harus Dibenahi, Fasilitas dan Kebersihan Kunci Utama

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komisi II DPRD Berau meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau untuk lebih aktif dalam mempromosikan destinasi wisata, baik di dalam maupun luar negeri. DPRD juga menekankan pentingnya pengembangan wisata darat agar tidak hanya terfokus pada keindahan bawah laut. “Kami ingin Disbudpar Berau bisa menjual dan mempromosikan destinasinya lebih luas lagi […]

  • IPM Berau Tembus 77,16%! Disdik Siapkan Siswa Tak Cuma Pintar, Tapi Juga Terampil

    IPM Berau Tembus 77,16%! Disdik Siapkan Siswa Tak Cuma Pintar, Tapi Juga Terampil

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Berau menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data terbaru, IPM Berau kini mencapai 77,16 persen. Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Elly Kesuma, mengatakan kenaikan tersebut mencerminkan capaian sektor pendidikan, khususnya dalam pemenuhan rata-rata lama sekolah. “IPM kita meningkat dari sebelumnya 75, lalu 76, […]

expand_less