Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 834
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kualitas pendidikan, khususnya di daerah-daerah terpencil yang masih mengandalkan sekolah filial.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah masalah lahan, yang menghambat pembangunan gedung sekolah permanen.

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa keberadaan sekolah filial masih cukup banyak di wilayah-wilayah seperti Sambarata, Kampung Gunung Sari, Biatan, dan beberapa kawasan lainnya.

Di beberapa tempat, proses belajar mengajar masih berlangsung di rumah warga setempat, karena sekolah-sekolah tersebut belum memiliki gedung tetap.

“Sebisa mungkin, kami ingin sekolah filial ini memiliki gedung sendiri, tidak lagi bergantung pada rumah warga. Kami terus berupaya agar pembangunan gedung permanen bisa terlaksana, meskipun terkendala oleh masalah lahan,” ujar Mardiatul, Rabu (17/9/2025).

Dia menambahkan, meskipun ada beberapa usaha untuk membangun sekolah filial, masalah lahan kerap menjadi penghalang. Salah satunya terjadi di Kampung Semindal, di mana pembangunan sempat terhenti akibat masalah lahan. Di Kampung Birang, lahan yang akan digunakan untuk sekolah berstatus Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK), yang menyebabkan proses perizinan berjalan lebih lama.

“Meskipun sudah ada surat pinjam pakai lahan, namun untuk mendirikan sekolah tidak bisa hanya mengandalkan status pinjam pakai. Hal ini mengingat regulasi yang ketat, yang bisa memicu masalah di kemudian hari,” jelasnya lebih lanjut.

Untuk mengatasi persoalan ini, Pemkab Berau berupaya menggandeng perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah sekolah filial untuk berpartisipasi dalam penyediaan lahan atau mendukung pembangunan gedung sekolah. Salah satu contoh positif adalah sekolah filial di Sambarata, yang sudah mendapatkan perhatian dari perusahaan lokal untuk pembangunan fasilitas pendidikan.

Mardiatul menjelaskan, jika permasalahan lahan dapat segera diselesaikan, pembangunan gedung sekolah permanen bisa segera dilakukan dengan memanfaatkan anggaran dari APBD Kabupaten Berau.

“Jika status lahan sudah jelas dan dapat digunakan, kami targetkan dalam waktu tiga bulan ke depan, pembangunan bisa dimulai. Insya Allah, sekolah permanen di daerah-daerah terpencil ini akan berdiri pada tahun depan,” ujarnya dengan optimis.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, turut memberikan komentar positif terkait langkah yang diambil oleh Pemkab dalam meningkatkan akses pendidikan. Dalam sebuah kesempatan, beliau mengungkapkan bahwa pemerataan pendidikan adalah salah satu prioritas pemerintah daerah.

“Pendidikan adalah hak setiap anak, tanpa memandang jarak dan lokasi. Kami sangat mendukung penuh upaya Dinas Pendidikan Berau untuk membangun sekolah-sekolah permanen di daerah terpencil. Ini adalah investasi masa depan kita, dan kami berharap kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha akan mempercepat tercapainya tujuan ini,” ujar Sri Juniarsih.

Keberadaan sekolah filial di daerah terpencil memang sangat krusial untuk memastikan anak-anak di wilayah tersebut tetap dapat mengakses pendidikan dengan baik. Sri Juniarsih berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Berau turut berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan pendidikan.

“Kami mengajak seluruh perusahaan yang ada di Berau untuk melihat lebih dekat kondisi pendidikan di wilayah mereka beroperasi. Dukungan dalam bentuk hibah lahan atau kontribusi lainnya akan sangat berarti bagi kemajuan pendidikan di daerah ini,” tambahnya.

Dengan upaya yang terus dilakukan, Pemkab Berau berharap dapat mewujudkan pemerataan pendidikan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang selama ini terbatas aksesnya. (adv/akmal)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kompak dan Solid, Matador's Perjuangan Siap Gerakkan Seluruh Anggota Menangkan SraGam

    Kompak dan Solid, Matador’s Perjuangan Siap Gerakkan Seluruh Anggota Menangkan SraGam

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (SraGam), semakin kuat menjelang Pilkada Berau 2024. Kali ini, dukungan datang dari Organisasi Masyarakat Matador’s Perjuangan yang secara resmi mendeklarasikan diri mendukung pemenangan pasangan SraGam pada Minggu, 10 November 2024, di sekretariat bersama (Sekber) pemenangan […]

  • Pemkab Berau Kucurkan Rp20 Miliar untuk Seragam Gratis, Batik Lokal Jadi Identitas Baru Sekolah

    Pemkab Berau Kucurkan Rp20 Miliar untuk Seragam Gratis, Batik Lokal Jadi Identitas Baru Sekolah

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 597
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan keberpihakannya terhadap dunia pendidikan dengan menyiapkan anggaran besar untuk meringankan beban orang tua murid. Pada tahun anggaran 2026, Pemkab mengalokasikan dana sebesar Rp20 miliar melalui APBD untuk program pembagian seragam sekolah tanpa biaya. Program ini menyasar peserta didik baru di seluruh satuan pendidikan jenjang TK, SD, hingga SMP. […]

  • Warga Diminta Lapor ke Dinkes Berau Jika BPJS PBI Tidak Bisa Digunakan

    Warga Diminta Lapor ke Dinkes Berau Jika BPJS PBI Tidak Bisa Digunakan

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang warga pengguna BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) mengeluhkan BPJS miliknya yang tidak bisa digunakan. Dikatakannya, BPJS PBI tersebut baru beberapa bulan digunakan, namun saat ini statusnya telah non aktif. “Kok bisa ya, BPJS pemerintah baru beberapa bulan dipakai sudah nonaktif dan tidak bisa dipakai, adakah yang sama begitu? Soalnya bulan lalu […]

  • Jaga Warisan Sejarah, Ketua DPRD Berau Dorong Revitalisasi Museum Gunung Tabur

    Jaga Warisan Sejarah, Ketua DPRD Berau Dorong Revitalisasi Museum Gunung Tabur

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti berbagai persoalan infrastruktur di Kecamatan Gunung Tabur, mulai dari kondisi jalan, sekolah, hingga museum peninggalan sejarah yang membutuhkan perhatian serius. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Gunung Tabur beberapa waktu lalu, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di daerah tersebut. […]

  • Dari Ujung Kaltim, Indera Teguh Tancap Gas Maju Ketua SMSI Kaltim

    Dari Ujung Kaltim, Indera Teguh Tancap Gas Maju Ketua SMSI Kaltim

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Samarinda – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Berau, Indera Teguh Nur Cahyadi, secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua SMSI Kalimantan Timur (Kaltim). Pengembalian berkas dilakukan pada Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 15.00 WITA di Sekretariat Penjaringan. Langkah ini menegaskan keseriusan Teguh—sapaan akrabnya—untuk turut meramaikan bursa pemilihan Ketua SMSI Kaltim yang dijadwalkan akan […]

  • Pembukaan RSUD Tanjung Redeb Temui Tantangan Sekaligus Solusi, Bupati Berau: Tahun Depan Harus Sudah Berjalan

    Pembukaan RSUD Tanjung Redeb Temui Tantangan Sekaligus Solusi, Bupati Berau: Tahun Depan Harus Sudah Berjalan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mempercepat operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baru Tanjung Redeb yang fisiknya sudah rampung. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menargetkan rumah sakit ini dapar mulai beroperasi paling lambat pada tahun 2026. Namun, upaya tersebut tidak lepas dari tantangan besar, terutama soal keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga. Lokasi TPA […]

expand_less