Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 604
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kualitas pendidikan, khususnya di daerah-daerah terpencil yang masih mengandalkan sekolah filial.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah masalah lahan, yang menghambat pembangunan gedung sekolah permanen.

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa keberadaan sekolah filial masih cukup banyak di wilayah-wilayah seperti Sambarata, Kampung Gunung Sari, Biatan, dan beberapa kawasan lainnya.

Di beberapa tempat, proses belajar mengajar masih berlangsung di rumah warga setempat, karena sekolah-sekolah tersebut belum memiliki gedung tetap.

“Sebisa mungkin, kami ingin sekolah filial ini memiliki gedung sendiri, tidak lagi bergantung pada rumah warga. Kami terus berupaya agar pembangunan gedung permanen bisa terlaksana, meskipun terkendala oleh masalah lahan,” ujar Mardiatul, Rabu (17/9/2025).

Dia menambahkan, meskipun ada beberapa usaha untuk membangun sekolah filial, masalah lahan kerap menjadi penghalang. Salah satunya terjadi di Kampung Semindal, di mana pembangunan sempat terhenti akibat masalah lahan. Di Kampung Birang, lahan yang akan digunakan untuk sekolah berstatus Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK), yang menyebabkan proses perizinan berjalan lebih lama.

“Meskipun sudah ada surat pinjam pakai lahan, namun untuk mendirikan sekolah tidak bisa hanya mengandalkan status pinjam pakai. Hal ini mengingat regulasi yang ketat, yang bisa memicu masalah di kemudian hari,” jelasnya lebih lanjut.

Untuk mengatasi persoalan ini, Pemkab Berau berupaya menggandeng perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah sekolah filial untuk berpartisipasi dalam penyediaan lahan atau mendukung pembangunan gedung sekolah. Salah satu contoh positif adalah sekolah filial di Sambarata, yang sudah mendapatkan perhatian dari perusahaan lokal untuk pembangunan fasilitas pendidikan.

Mardiatul menjelaskan, jika permasalahan lahan dapat segera diselesaikan, pembangunan gedung sekolah permanen bisa segera dilakukan dengan memanfaatkan anggaran dari APBD Kabupaten Berau.

“Jika status lahan sudah jelas dan dapat digunakan, kami targetkan dalam waktu tiga bulan ke depan, pembangunan bisa dimulai. Insya Allah, sekolah permanen di daerah-daerah terpencil ini akan berdiri pada tahun depan,” ujarnya dengan optimis.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, turut memberikan komentar positif terkait langkah yang diambil oleh Pemkab dalam meningkatkan akses pendidikan. Dalam sebuah kesempatan, beliau mengungkapkan bahwa pemerataan pendidikan adalah salah satu prioritas pemerintah daerah.

“Pendidikan adalah hak setiap anak, tanpa memandang jarak dan lokasi. Kami sangat mendukung penuh upaya Dinas Pendidikan Berau untuk membangun sekolah-sekolah permanen di daerah terpencil. Ini adalah investasi masa depan kita, dan kami berharap kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha akan mempercepat tercapainya tujuan ini,” ujar Sri Juniarsih.

Keberadaan sekolah filial di daerah terpencil memang sangat krusial untuk memastikan anak-anak di wilayah tersebut tetap dapat mengakses pendidikan dengan baik. Sri Juniarsih berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Berau turut berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan pendidikan.

“Kami mengajak seluruh perusahaan yang ada di Berau untuk melihat lebih dekat kondisi pendidikan di wilayah mereka beroperasi. Dukungan dalam bentuk hibah lahan atau kontribusi lainnya akan sangat berarti bagi kemajuan pendidikan di daerah ini,” tambahnya.

Dengan upaya yang terus dilakukan, Pemkab Berau berharap dapat mewujudkan pemerataan pendidikan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang selama ini terbatas aksesnya. (adv/akmal)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Pemkab Berau Perkuat Tata Kota Berkelanjutan: Drainase dan Ruang Hijau Jadi Fokus Pembangunan

    ‎Pemkab Berau Perkuat Tata Kota Berkelanjutan: Drainase dan Ruang Hijau Jadi Fokus Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Berau — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus memperkuat agenda pembangunan kota berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi banjir di masa mendatang. Pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi yang berlangsung cepat memerlukan penguatan infrastruktur dasar agar keseimbangan tata ruang tetap terjaga. ‎Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal […]

  • Viral Kolam Air Panas Dekat Limbah Sawit, Disbudpar Berau Angkat Bicara

    Viral Kolam Air Panas Dekat Limbah Sawit, Disbudpar Berau Angkat Bicara

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Sebuah unggahan di media sosial mengundang kekhawatiran publik terkait keberadaan kolam air panas asin di wilayah Kabupaten Berau yang disebut berdekatan dengan lokasi pembuangan limbah pabrik minyak kelapa sawit. Unggahan tersebut menampilkan foto kolam air panas dengan keterangan singkat “SAVE”, yang kemudian ramai dibagikan warganet di Facebook. Menanggapi isu tersebut, Kepala Dinas […]

  • Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Di balik derasnya arus pembangunan dan investasi, Kabupaten Berau kini menapaki satu agenda penting yang menyentuh akar identitas dan sejarah masyarakatnya—perlindungan lahan adat. Rencana menghadirkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Lahan Adat tengah dikaji serius di DPRD Berau, menjadi langkah besar dalam memastikan tanah adat tidak sekadar menjadi jejak ingatan, tetapi terlindungi […]

  • Akses Pelayanan Jadi Alasan Utama Pemekaran, Berau Pesisir Selatan Jawab Kebutuhan Masyarakat

    Akses Pelayanan Jadi Alasan Utama Pemekaran, Berau Pesisir Selatan Jawab Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wacana pemekaran wilayah Kabupaten Berau menjadi daerah otonomi baru (DOB) dengan nama Berau Pesisir Selatan kini memasuki tahap yang semakin konkret. Proses pembentukan DOB tersebut disambut antusias, terutama oleh masyarakat di kawasan pesisir yang selama ini merasa jauh dari pusat pemerintahan. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, yang juga merupakan wakil rakyat […]

  • Sinergi Kuat, Desa Prima Siap Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Berau

    Sinergi Kuat, Desa Prima Siap Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Berau

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau resmi membentuk Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas perempuan dalam menekan angka kemiskinan. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian perempuan melalui berbagai kegiatan ekonomi kreatif yang berbasis potensi lokal. Pemerintah Kabupaten Berau optimis bahwa keterlibatan perempuan dalam pembangunan akan menciptakan kemandirian, yang berdampak […]

  • Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat pengawasan dan pengamanan di seluruh objek wisata. Ia menilai antisipasi sedini mungkin diperlukan karena kunjungan wisata diprediksi melonjak, baik dari warga lokal maupun pelancong luar daerah. Menurut Suriansyah, momentum libur Nataru […]

expand_less