Derawan Jadi Proyek Percontohan, Sampah Plastik Disulap Jadi Rupiah
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 9
- print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menggeser cara pandang terhadap sampah plastik di kawasan wisata. Di Pulau Derawan, limbah yang dulu dianggap sekadar masalah kebersihan kini tengah didorong menjadi sumber ekonomi baru melalui sistem pengelolaan berbasis daur ulang.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa Pulau Derawan telah resmi ditetapkan sebagai salah satu pilot project pengelolaan sampah dengan skema Tempat Pengolahan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Fasilitas TPS 3R di pulau tersebut dinilai sebagai langkah maju dalam tata kelola sampah, bukan hanya untuk Berau, tetapi juga sebagai bagian dari upaya nasional.
Sebagai destinasi unggulan yang kerap dipromosikan hingga level internasional, Derawan dituntut tampil bersih dari persoalan sampah. Gamalis menekankan, isu kebersihan di kawasan wisata ini tak bisa lagi dipandang sepele jika Berau ingin menjaga citra pariwisata di mata dunia.
“Derawan ini sudah menjadi pilot project penanganan sampah TPS 3R. Ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga bagaimana sampah di Berau bisa benar-benar terkelola dengan baik,” ujarnya, Gamalis, Wakil Bupati Berau.
Ia menilai, cara pandang lama yang menempatkan sampah hanya sebagai urusan kebersihan perlu segera ditinggalkan. Dengan pengelolaan yang tepat, menurut Gamalis, sampah justru berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Karena itu, perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah plastik menjadi salah satu fokus utama. Pemkab Berau terus mengimbau warga lokal dan wisatawan agar lebih bijak menggunakan produk sekali pakai yang berkontribusi pada penumpukan sampah di kawasan wisata.
Penguatan komitmen Pemkab Berau dalam menjaga lingkungan turut ditopang dukungan berbagai pihak. Keterlibatan organisasi lingkungan serta perhatian khusus dari sejumlah negara terhadap persoalan sampah di Derawan menjadi dorongan tambahan bagi daerah untuk berbenah.
Berbagai bentuk dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan di Berau.
“Harapannya, pengelolaan sampah ini bukan hanya menjaga lingkungan, tetapi juga bisa memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya, Gamalis, Wakil Bupati Berau. (adv/tnr)
- Penulis: admin

