Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, DPRD Berau Dorong Peran Keluarga dan Lembaga Pendidikan

Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, DPRD Berau Dorong Peran Keluarga dan Lembaga Pendidikan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 150
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Lonjakan kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Berau mulai memantik perhatian serius dari kalangan legislatif.

Fenomena ini dinilai sebagai tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan, mengingat anak-anak masih menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban di lingkungan tempat mereka tumbuh.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menilai meningkatnya kasus tersebut tidak terlepas dari kurangnya pemahaman anak mengenai hak dan batasan tubuh mereka sendiri. Ketidaktahuan ini membuat anak sering kali tidak mampu mengenali situasi yang berpotensi membahayakan.

Ia menjelaskan bahwa dalam banyak kasus yang terungkap, pelaku justru berasal dari lingkungan yang dikenal korban. Kedekatan hubungan tersebut sering dimanfaatkan untuk memuluskan tindakan pelaku sekaligus membungkam korban agar tidak berani bercerita.

“Yang sering terjadi, pelakunya justru orang yang berada di sekitar korban, bahkan dikenal dekat. Karena itu kewaspadaan harus datang dari lingkungan terdekat juga,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat anak berada dalam posisi sulit. Rasa takut, tekanan, hingga ancaman kerap membuat korban memilih diam sehingga kasus baru terungkap setelah waktu yang cukup lama.

Dampak dari kekerasan seksual terhadap anak pun tidak berhenti pada luka fisik semata. Trauma yang dialami korban berpotensi memengaruhi kondisi psikologis mereka dalam jangka panjang. Rasa percaya diri bisa menurun dan kemampuan anak untuk berinteraksi secara sosial juga terancam terganggu hingga mereka dewasa.

Melihat situasi ini, DPRD Berau mendorong keluarga untuk mengambil peran lebih besar dalam melindungi anak. Elita menegaskan bahwa hubungan komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak sangat penting agar anak merasa aman untuk bercerita ketika menghadapi masalah.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak lagi menganggap pendidikan seksual sebagai sesuatu yang tabu untuk dibahas. Justru, pemahaman dasar mengenai tubuh dan batasan diri menjadi salah satu cara paling efektif untuk membantu anak melindungi diri.

“Anak perlu diberikan pengetahuan sejak dini tentang tubuh mereka dan batasannya. Edukasi seperti ini penting agar mereka tahu kapan harus menolak dan melapor,” ujarnya.

Lembaga pendidikan juga diharapkan dapat turut terlibat dalam upaya pencegahan. Sekolah dinilai memiliki posisi strategis untuk memberikan edukasi sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Namun, upaya tersebut membutuhkan kerja sama erat antara sekolah, pemerintah daerah, serta masyarakat agar perlindungan terhadap anak dapat berjalan lebih optimal.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Ada Masalah Distribusi dan Kuota, Diskoperindag Berau Sebut Biang Kekosongan Gas Melon

    Tidak Ada Masalah Distribusi dan Kuota, Diskoperindag Berau Sebut Biang Kekosongan Gas Melon

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 678
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Hotlan, mengungkapkan bahwa saat ini tidak ada masalah dalam proses pendistribusian gas elpiji 3 kilogram dari PT Pertamina ke agen maupun sub penyalur di wilayah Berau. Hal ini diketahui langsung dari Jober Maluang, sebagai pendistribusi resmi elpiji dari Pertamina […]

  • Anggota DPR RI Syafruddin Minta Pemerintah Tindak Tegas Aktivitas Tambang Ilegal Di Kaltim

    Anggota DPR RI Syafruddin Minta Pemerintah Tindak Tegas Aktivitas Tambang Ilegal Di Kaltim

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.310
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin menyoroti banyaknya titik aktivitas tambang ilegal yang tersebar pada kabupaten dan kota di Kalimantan Timur sejak 2018 hingga 2024. Menurutnya tambang ilegal seperti tidak ada efek jera dan rasa takut akan hukum yang ada, para penambang ilegal ini terus melancarkan aksinya menggali dan mengangkut hasil batu bara […]

  • Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan […]

  • Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    Sape Menggema dari Berau: Pemerintah & Industri Lokal Dorong Seniman Muda Menembus Panggung Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — DI BALIK alunan sape yang lembut dan bernapas dari akar kebudayaan Kalimantan, tersimpan perjalanan seorang anak muda Berau bernama Muhammad Budhi Setiyawan, atau yang lebih dikenal sebagai Whansetiyawan. Lulusan Pengkajian Musik Nusantara Pascasarjana ISI Yogyakarta ini memilih sape bukan karena tren, melainkan karena cinta yang tidak bisa dijelaskan. “Aku cinta aja, tanpa […]

  • Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

    Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di balik pesona karst dan danau-danau cantik di Kampung Merabu, terdapat satu tradisi yang hingga kini tetap dijaga dan menjadi identitas budaya masyarakat Dayak Lebo: Manugal. Tradisi ini bukan sekadar cara bertani, tetapi juga menjadi atraksi budaya yang menarik minat wisatawan untuk melihat langsung kearifan lokal yang terus diwariskan lintas generasi. Manugal […]

  • ‎Mulai Tahun Depan, Bahasa Banua Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah Berau? 

    ‎Mulai Tahun Depan, Bahasa Banua Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah Berau? 

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah, menegaskan pelajaran muatan lokal (mulok) di sekolah-sekolah akan mulai menerapkan bahasa Banua/Berau pada ajaran baru mendatang. ‎Penerapan bahasa ini merupakan kurikulum untuk melestarikan budaya lokal sekaligus menindaklanjuti Peraturan daerah yang telah mengatur penggunaan bahasa Banua di sekolah. ‎“Insya Allah tahun ajaran baru nanti, pelajaran muatan […]

expand_less