Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Capaian PAD Berau 2024 Melampaui Target, Bapenda Berau: Tantangan Masih Ada

Capaian PAD Berau 2024 Melampaui Target, Bapenda Berau: Tantangan Masih Ada

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
  • visibility 902
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Tahun 2024 menjadi momen penting bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau. Lembaga ini memastikan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini berhasil dilampaui, meskipun beberapa sektor belum sepenuhnya mencapai target yang telah ditetapkan.

Djupiansyah Ganie, Kepala Bapenda Berau, menyebutkan bahwa capaian PAD Berau pada tahun 2024 secara keseluruhan mencapai Rp337 miliar. Jumlah ini melampaui target yang direncanakan sebesar Rp303 miliar. Meski begitu, terdapat sektor-sektor tertentu yang masih perlu perhatian lebih.

“Secara keseluruhan, capaian PAD kita tahun ini sudah melampaui target. Namun, untuk retribusi pajak dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, memang masih ada yang belum sepenuhnya memenuhi target,” ujar pria yang akrab disapa Pak Djupi tersebut.

Secara rinci, kontribusi dari berbagai sektor PAD menunjukkan pencapaian yang beragam: 1. Pajak Daerah: Dari target Rp93 miliar, realisasi mencapai Rp90 miliar atau sekitar 96,26 persen.

2. Retribusi Daerah: Melampaui target, dari Rp110 miliar menjadi Rp113 miliar, setara dengan 100,2 persen.

3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Dari target Rp19 miliar, terealisasi Rp18 miliar, atau 94 persen.

4. Lain-lain PAD yang Sah: Mencapai Rp115 miliar, jauh melampaui target Rp80 miliar.

“Dari tahun ke tahun, sejak 2022 hingga 2024, capaian PAD Berau selalu sesuai target. Ini penting untuk memastikan bahwa program pembangunan yang mengandalkan PAD dapat berjalan dengan baik,” tambah Djupiansyah.

Sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan menjadi salah satu yang belum mencapai target. Dari target Rp19,6 miliar, realisasi hanya Rp18,5 miliar atau 94,48 persen. Kontribusi terbesar datang dari beberapa perusahaan daerah, yaitu PT Hutan Sanggam Labanan Lestari Rp28 juta, Bank Kaltimtara Rp14,9 miliar, Perumda Batiwakkal Rp1,4 miliar dan PT Indo Pusaka Berau Rp2,3 miliar.

Meskipun ada kekurangan pada sektor ini, capaian PAD secara keseluruhan tetap menunjukkan angka lebih dari 100 persen. “Alhamdulillah, kekurangan tadi bisa tertutupi oleh pendapatan dari sektor PAD lain,” ungkapnya.

Meski capaian PAD secara umum menggembirakan, Bapenda tetap akan mengevaluasi sektor-sektor yang belum mencapai target. “Evaluasi ini penting agar di tahun berikutnya kita bisa mengantisipasi kegagalan dan meningkatkan capaian pendapatan,” tegasnya.

Djupiansyah menekankan, pencapaian PAD bukan hanya soal angka, melainkan juga keberlanjutan pembangunan daerah. “Setiap pendapatan yang kita targetkan sudah direncanakan untuk mendanai belanja daerah. Ketika tidak tercapai, itu bisa memengaruhi pendanaan pembangunan,” jelasnya.

Dengan pencapaian yang telah diraih dan evaluasi yang terus dilakukan, Bapenda Berau optimistis dapat menjaga tren positif ini pada tahun-tahun mendatang, demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 826
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebuah video yang diunggah oleh seorang netizen di Facebook bernama Dhewy Pyaar, menduga bahwa uang palsu pecahan Rp100.000 telah beredar di Kabupaten Berau. Dalam unggahannya, video tersebut memperlihatkan uang yang bisa dikupas dengan mudah, sebuah ciri yang tidak dimiliki oleh uang asli. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu di […]

  • Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 672
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — PLN UP3 Berau kembali berulah. Beberapa hari terakhir warga Berau kembali mendapati ‘surat cinta’ dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu. Surat cinta alias jadwal pemadaman bergilir disebar melalui grup-grup WhatsApp seperti biasa dilakukan PLN sebelum-sebelumnya. Beriringan dengan jadwal pemadaman tersebut, PLN mengemukakan alasan pihaknya yang disebut terpaksa melakukan pemadaman bergilir untuk […]

  • Hari Jadi Berau Tanpa Pesta, Warga Tetap Bisa Nikmati Bazar Murah

    Hari Jadi Berau Tanpa Pesta, Warga Tetap Bisa Nikmati Bazar Murah

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rencana peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-72 dan Kota Tanjung Redeb ke-215 yang sedianya digelar tahun ini resmi dibatalkan. Keputusan itu diumumkan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis, 4 September 2025, setelah menerima instruksi langsung dari Kementerian Dalam Negeri. Sri Juniarsih menegaskan, pembatalan bukan karena alasan penghematan anggaran, […]

  • Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 706
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau bersama legislatif telah membahas terkait program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran. Untuk menyukseskan program tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 15/2024, pemerintah kabupaten diminta untuk mengalokasikan anggaran semampunya. Dikatakan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Endah Ernany Triariani, program makan […]

  • Pendatang Tanpa Identitas Jadi Tantangan Sosial di Berau

    Pendatang Tanpa Identitas Jadi Tantangan Sosial di Berau

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 633
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Jumlah pendatang yang masuk ke Kabupaten Berau semakin banyak. Namun, banyak yang ternyata tidak memiliki identitas valid. Masalah ini pun menimbulkan permasalahan baru khususnya dalam hal sosial. “Ini juga jadi pekerjaan rumah bagi Dinas Sosial (Dinsos) Berau. Karena pendatang yang masuk tanpa identitas resmi akhirnya terlantar, akan susah dibantu,” terang Kadinsos Berau, […]

  • AirAsia Sambungkan Balikpapan, Surabaya, dan Thailand Mulai Oktober 2025

    AirAsia Sambungkan Balikpapan, Surabaya, dan Thailand Mulai Oktober 2025

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 871
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Maskapai Indonesia AirAsia menambah jaringan penerbangannya dengan membuka rute baru dari Balikpapan menuju Tarakan, Berau (Bandara Kalimarau), dan Surabaya yang terkoneksi langsung dengan Don Mueang, Thailand. Rute ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Oktober 2025. Pengumuman pembukaan rute baru disampaikan dalam media briefing di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, […]

expand_less