Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

Serangan Buaya Kian Meresahkan, DPRD Berau Desak Pemerintah Segera Bangun Penangkaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 650
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Konflik antara manusia dan buaya di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. DPRD Berau meminta pemerintah daerah segera merealisasikan rencana pembangunan penangkaran buaya sebagai langkah penanganan jangka panjang.

Anggota DPRD Berau, Sakirman, mengatakan desakan tersebut muncul setelah insiden serangan buaya yang hampir merenggut nyawa seorang warga di Karang Mulyo, Kecamatan Tanjung Redeb. Peristiwa itu dinilai menunjukkan bahwa ancaman konflik satwa liar di wilayah tersebut masih tinggi.

“Ini sudah berulang kali terjadi dan sangat meresahkan masyarakat. Pemerintah harus segera mengambil langkah nyata, salah satunya dengan membangun penangkaran buaya,” ujar Sakirman.

Menurut dia, penanganan yang selama ini dilakukan masih bersifat sementara dan belum mampu memberikan solusi permanen. Keberadaan penangkaran dinilai dapat menjadi tempat evakuasi bagi buaya yang masuk ke wilayah permukiman.

“Kalau hanya penanganan sesaat, masalah ini tidak akan selesai. Harus ada solusi yang berkelanjutan agar masyarakat merasa aman,” katanya.

Sakirman menambahkan, penangkaran juga penting untuk menjaga kelestarian satwa. Dengan adanya tempat khusus, buaya yang dianggap membahayakan dapat dipindahkan tanpa harus dibunuh oleh warga.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Berau segera mempercepat koordinasi dengan instansi terkait, seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, agar rencana pembangunan penangkaran dapat segera direalisasikan.

“Koordinasi harus dipercepat supaya program ini tidak hanya wacana, tapi benar-benar bisa dijalankan,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai serta menghindari tindakan yang dapat memancing kemunculan buaya.

“Keselamatan masyarakat tetap yang utama, tetapi penanganan satwa juga harus dilakukan secara bijak dan terencana,” kata dia.(*/tnr/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Soroti Antrean SPBU Berau, DPRD Kaltim Minta Pengetap dan Penyaluran BBM Ditertibkan

    Warga Soroti Antrean SPBU Berau, DPRD Kaltim Minta Pengetap dan Penyaluran BBM Ditertibkan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BERAU – Antrean Panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Berau menjadi keluhan masyarakat. Salah seorang warga yang sedang mengantri mengaku menduga panjangnya antrean dipengaruhi aktivitas pengisian BBM menggunakan jeriken yang dilakukan oleh pengetap. Ingta, salah satu warga yang mengaku mengantre di SPBU Sambaliung, mengatakan dirinya melihat sejumlah kendaraan membawa […]

  • Tak Cukup Alam Indah, Berau Siapkan Generasi Melek Bahasa demi Pariwisata

    Tak Cukup Alam Indah, Berau Siapkan Generasi Melek Bahasa demi Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di tengah geliat sektor pariwisata yang terus tumbuh, Pemerintah Kabupaten Berau menaruh perhatian serius pada satu aspek yang kerap luput, kemampuan berbahasa asing di kalangan generasi muda. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menilai penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, sebagai prasyarat penting bagi anak-anak Berau untuk tidak hanya menjadi bagian dari lanskap wisata, […]

  • Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Kesejahteraan Lewat Potensi Alam

    Ekowisata Kampung Rotan Long Beliu: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Kesejahteraan Lewat Potensi Alam

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.174
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kampung Long Beliu, Kecamatan Kelay, kini menyambut era baru dengan meluncurkan Ekowisata Kampung Rotan yang diresmikan pada Kamis (16/1) oleh Asisten I Setkab Berau, Hendratno. Dengan luas potensi rotan mencapai 4.633 meter persegi, kampung ini menyadari besar manfaat yang bisa diberikan oleh rotan, baik bagi masyarakat maupun lingkungan. “Rotan sudah menjadi bagian […]

  • Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.528
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Keluhan masyarakat terkait kesulitan mengangkut tabung LPG 5,5 kilogram (kg) yang dinilai terlalu berat, khususnya bagi pedagang keliling yang menggunakan kendaraan roda dua, akhirnya mendapatkan perhatian. Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina kini telah menyiapkan tabung gas LPG 3 kg non-subsidi yang lebih ringan dan praktis. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, […]

  • Potensi 2.000 Hektare Perairan Berau Jadi Andalan Ekonomi Biru

    Potensi 2.000 Hektare Perairan Berau Jadi Andalan Ekonomi Biru

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    BERAU — Penguatan ekonomi pesisir dan potensi kampung bahari kembali menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Berau. Dinas Perikanan memetakan sekitar 2.000 hektare perairan di Batu Putih dan Talisayan sebagai kawasan strategis untuk pengembangan budidaya laut bernilai tinggi—mulai dari kerapu, lobster, hingga rumput laut—yang sekaligus mendukung rantai ekonomi kreatif masyarakat pesisir. Kabid Budidaya Dinas Perikanan Berau, Budiono, […]

  • Berau Hadapi Tekanan Perubahan Iklim, Perusahaan dan Masyarakat Diminta Turun Tangan

    Berau Hadapi Tekanan Perubahan Iklim, Perusahaan dan Masyarakat Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BERAU – Ancaman perubahan iklim mulai ditempatkan sebagai persoalan nyata dalam arah pembangunan Kabupaten Berau. Pemerintah daerah mengingatkan bahwa cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan hingga terganggunya keanekaragaman hayati tidak lagi cukup dijawab dengan kampanye seremonial. Pesan itu disampaikan Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih dalam puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di […]

expand_less