Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Berau Bidik Kapal Wisata dan Sektor Non-Tambang untuk Dongkrak PAD

Berau Bidik Kapal Wisata dan Sektor Non-Tambang untuk Dongkrak PAD

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 217
  • print Cetak

BERAU – Ketergantungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau pada dana transfer pusat masih tinggi. Di tengah tren penurunan kucuran dana dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan strategi memperkuat pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sektor non-pertambangan.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengakui struktur fiskal daerah hingga kini belum lepas dari sokongan pemerintah pusat. Ia menyebut, ruang kemandirian fiskal Berau masih terbatas karena porsi PAD belum mampu menandingi dana transfer.

“Jadi memang kondisinya kan kita ini, ya Kabupaten Berau masih sangat berharap dari dana transfer dari pemerintah pusat,” ujarnya pada Jumat (15/05/2026).

Untuk mengurangi ketergantungan itu, pemerintah daerah menugaskan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengkaji ulang dan menginventarisasi seluruh potensi pajak yang belum tergarap maksimal. Said menyebut, sejumlah objek pajak masih berkontribusi jauh di bawah potensinya.

“Walaupun itu sudah kita upayakan semaksimal mungkin. Kami juga meminta kepada Badan Pendapatan Daerah untuk memaksimalkan potensi-potensi yang bisa jadi pajak, potensi pajak daerah yang belum maksimal didapatkan,” kata Muhammad Said, Sekretaris Daerah Berau.

Menurut Said, penurunan dana transfer harus dijawab dengan kreativitas daerah dalam menggali sumber-sumber penerimaan baru. Tanpa inovasi, kemampuan fiskal Berau berisiko tertekan oleh kebutuhan belanja yang terus meningkat.

“Karena upaya kita ke depan ya seperti itu, dengan dana transfer yang semakin sedikit, maka untuk kemandirian fiskal di daerah, makanya dibutuhkan inovasi,” jelasnya.

Pemkab Berau, lanjut Said, menyiapkan dua jurus utama untuk mendongkrak PAD: intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah. Intensifikasi diarahkan untuk mengoptimalkan pemungutan dari objek pajak yang sudah ada, sementara ekstensifikasi menyasar pencarian dan pengembangan sumber pajak baru.

“Strateginya pertama ya, akan ada dua itu, intensifikasi dan extensifikasi. Intensifikasi artinya memaksimalkan potensi pajak yang sudah ada, kemudian extensifikasi melihat peluang-peluang pajak daerah lain yang bisa jadi mungkin selama ini belum tergarap secara maksimal,” terangnya.

Salah satu usulan yang tengah mengemuka datang dari DPRD Berau, yang mendorong pengelolaan kapal-kapal wisata melalui sistem satu pintu demi menambah pemasukan daerah. Menanggapi rekomendasi itu, Said menyatakan pemerintah daerah tidak ingin tergesa-gesa dan akan menelaah aturan lebih dahulu.

“Jadi gini, kita lihat dulu regulasinya ya, kita lihat regulasinya dulu. Mungkin kalau seandainya misalnya retribusi ya kita akan upayakan itu,” ungkapnya.

Ia menegaskan, sektor pariwisata menjadi salah satu tumpuan utama dalam strategi perluasan PAD. Berau dinilai memiliki potensi wisata besar yang selama ini lebih sering digaungkan ketimbang dimonetisasi secara optimal.

“Karena sesungguhnya, kita kan selama ini selalu menggembar-gemburkan berkait dengan potensi PAD kita yang cukup besar dari sektor pariwisata,” ungkap Muhammad Said.

Meski begitu, Said menekankan bahwa setiap skema baru penggalian PAD, termasuk di sektor wisata, tidak boleh melampaui koridor hukum yang berlaku. Regulasi menjadi penentu apakah rencana tersebut dapat dijalankan atau perlu disesuaikan.

“Iya, mudah-mudahan insya Allah, jika regulasinya memungkinkan,” tutupnya. (adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

    Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Menjelang musim hujan puncak yang diprediksi datang pada Januari dan Februari 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau mengambil langkah strategis untuk menanggulangi wilayah-wilayah yang rentan mengalami genangan air, baik di kawasan perkotaan maupun daerah lain di Kabupaten Berau. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan […]

  • Internet Masuk Kampung, Warga Pelosok Berau Kini Lebih Mudah Terhubung Digital

    Internet Masuk Kampung, Warga Pelosok Berau Kini Lebih Mudah Terhubung Digital

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 539
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Upaya pemerataan akses digital di Kabupaten Berau mulai terasa hasilnya. Kini, masyarakat di kampung-kampung bahkan di wilayah terpencil mulai menikmati layanan internet gratis yang disediakan pemerintah daerah. ‎Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemerintah Kabupaten Berau telah memasang sedikitnya 487 titik internet gratis yang tersebar di berbagai lokasi strategis, mulai dari kantor […]

  • Perpustakaan Berau Siap Jadi Ruang Publik yang Diminati Semua Kalangan

    Perpustakaan Berau Siap Jadi Ruang Publik yang Diminati Semua Kalangan

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 861
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang dijalankan di Kabupaten Berau, bisa menjadi salah satu upaya mengubah perpustakaan menjadi ruang terbuka bagi masyarakat. Membuka sosialisasi Program TPBIS dalam mengembangkan perpustakaan, Sekda Berau Muhammad Said menyebut jika program ini dapat meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat melalui perpustakaan. “Saya berharap program ini […]

  • Dinas Pangan Berau Imbau Pedagang Tak Jual Anggur Muscat Sebelum Ada Hasil Penelitian

    Dinas Pangan Berau Imbau Pedagang Tak Jual Anggur Muscat Sebelum Ada Hasil Penelitian

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 717
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pangan Kabupaten Berau merespons kekhawatiran masyarakat terkait dengan potensi bahaya anggur muscat. Dikatakan Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Pangan Berau, Sumarsono, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap anggur muscat yang beredar di pasaran. Dalam pernyataannya ia memahami kekhawatiran masyarakat terhadap kabar tersebut dan berkomitmen untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat […]

  • Sri Juniarsih Dukung Perpustakaan Digital Jadi Ruang Belajar Generasi Muda

    Sri Juniarsih Dukung Perpustakaan Digital Jadi Ruang Belajar Generasi Muda

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau tengah menempuh berbagai cara untuk meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya generasi muda. Di tengah perubahan pola konsumsi informasi yang kian digital, institusi ini mulai mengoptimalkan layanan berbasis teknologi. Kepala Dispusip Berau, Yudha Budi Santoso, menyebut bahwa rendahnya ketertarikan kalangan milenial dan Gen Z terhadap kunjungan ke […]

  • Bongkar 665 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun

    Bongkar 665 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia berhasil mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG bersubsidi dalam kurun waktu 2025 hingga awal 2026. Mengutip CNN Indonesia, total terdapat 665 kasus yang berhasil dibongkar, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1,2 triliun. Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifudin, menyebut angka kerugian tersebut berasal dari praktik penyalahgunaan subsidi […]

expand_less