Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Gas Melon Dipermainkan Oknum, Bupati Berau Minta Pengawasan Diperketat

Gas Melon Dipermainkan Oknum, Bupati Berau Minta Pengawasan Diperketat

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 490
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim gabungan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Satpol PP, kepolisian, dan pihak kelurahan pada Kamis (7/8/2025) pagi menemukan sejumlah pangkalan LPG di Kecamatan Tanjung Redeb menjual gas melon di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah.

Setidaknya enam pangkalan disasar dalam sidak tersebut. Dari hasil penelusuran, hampir semua pangkalan menjual LPG 3 kilogram seharga Rp35 ribu per tabung, jauh di atas HET yang ditetapkan sebesar Rp25 ribu.

“Hari ini kami masih memberikan pembinaan kepada pangkalan yang melanggar. Namun ke depannya tidak ada toleransi lagi. Semua harus kembali menjual sesuai HET,” ujar Kepala Bidang Bina Usaha dan Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, usai sidak.

Hotlan menambahkan, sidak serupa akan dilanjutkan ke Kecamatan Teluk Bayur dan Gunung Tabur menyusul banyaknya laporan dari warga terkait kelangkaan gas subsidi tersebut.

Selain persoalan harga, tim juga mendapati dugaan pelanggaran dalam distribusi LPG. Beberapa pangkalan dilaporkan tidak melayani langsung ke masyarakat, serta ada indikasi keterlibatan sub-penyalur yang mendistribusikan ke pengecer atau warung, yang sejatinya dilarang dalam ketentuan distribusi.

Diskoperindag memberi peringatan keras agar seluruh pangkalan mematuhi aturan. Jika masih ditemukan pelanggaran, tim dari Polres Berau akan turun langsung melakukan sidak tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Jika nanti masih ditemukan pelanggaran, datanya akan disampaikan ke RT, kelurahan, hingga camat, dan bisa berujung pada pemutusan hubungan usaha,” tegas Hotlan.

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyatakan keprihatinannya dan meminta seluruh pihak terkait agar menegakkan aturan dengan tegas.

“Gas melon ini disubsidi oleh negara dan seharusnya tepat sasaran. Kalau dijual melebihi HET atau disalurkan tidak sesuai aturan, tentu merugikan masyarakat kecil. Saya minta pengawasan diperketat dan tindakan tegas diberikan bagi pelanggar,” kata Bupati.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak segan melaporkan apabila menemukan praktik penjualan gas subsidi yang tidak sesuai ketentuan.

“Pemkab akan terus memastikan ketersediaan dan distribusi LPG berjalan dengan baik dan adil,” pungkasnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI: Kurban Presiden Lewat APBN untuk Kepentingan Masyarakat dan Sah Secara Syar’i

    MUI: Kurban Presiden Lewat APBN untuk Kepentingan Masyarakat dan Sah Secara Syar’i

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut penggunaan anggaran negara untuk pengadaan sapi kurban tidak bermasalah dengan hukum Islam ditengah Polemik penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto. Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh, menjelaskan bahwa pembelian sapi kurban melalui anggaran negara dapat dibenarkan secara syariat karena […]

  • Gas LPG Langka di Berau: Keterlambatan dan Kerusakan Kapal Jadi Penyebab

    Gas LPG Langka di Berau: Keterlambatan dan Kerusakan Kapal Jadi Penyebab

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.221
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kelangkaan gas LPG 3 kg di sejumlah daerah, terutama di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, telah memicu kepanikan di kalangan masyarakat yang sangat bergantung pada komoditas ini untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Fenomena ini telah menciptakan keresahan, mengingat LPG merupakan sumber energi yang esensial bagi banyak rumah tangga. Aswan, Pengawas Lapangan Jobber Berau, menjelaskan […]

  • Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah gemuruh ombak dan langit tropis yang jernih, Maratua semakin menegaskan dirinya sebagai panggung terbuka bagi kreativitas dan industri wisata. Perpaduan musik dan pariwisata bukan lagi sekadar wacana—di Berau, ia telah menjadi strategi promosi yang hidup, bergerak, dan mampu memikat wisatawan hingga ke pulau-pulau terjauh. Kesuksesan Maratua Jazz dan Maratua Musik […]

  • Sri Juniarsih: Administrasi Belakangan, Selamatkan Pasien Dulu

    Sri Juniarsih: Administrasi Belakangan, Selamatkan Pasien Dulu

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau kini memiliki tambahan fasilitas kesehatan dengan peningkatan status Klinik Tirta menjadi Rumah Sakit Tipe D Tirta Medical Center. Kehadiran rumah sakit baru ini diharapkan memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan hadirnya Tirta Medical Center harus dibarengi peningkatan mutu layanan. Menurutnya, rumah sakit tidak hanya […]

  • Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

    Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, memiliki potensi kelapa dalam yang cukup melimpah. Namun selama ini, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk kelapa butiran tanpa diolah lebih lanjut sehingga nilai tambah yang diterima masyarakat relatif terbatas. Melalui pendampingan program SIGAP Sejahtera Kabupaten Berau, masyarakat Kampung Giring-Giring mulai mengembangkan hilirisasi komoditas kelapa dalam. […]

  • Ada Dugaan Pinjam Pakai Perusahaan untuk Dapat Proyek Sheet Pile di Berau

    Ada Dugaan Pinjam Pakai Perusahaan untuk Dapat Proyek Sheet Pile di Berau

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 754
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Proyek sheet pile di belakang kantor bupati Berau ramai diperbincangkan. Selain karena pekerjaan yang terlambat, muncul dugaan aksi pinjam pakai perusahaan (PT) untuk mendapat proyek tersebut. Seseorang berinsial TTAL yang belum diketahui identitas aslinya pun tak lepas dari bahan pembicaraan. TTAL disebut sebagai kontraktor diduga melakukan pinjam pakai nama perusahaan PT […]

expand_less