Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

Dari Kelapa Jadi Minyak dan Sabun, Warga Giring-Giring Mulai Raup Nilai Tambah Ekonomi

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 664
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, memiliki potensi kelapa dalam yang cukup melimpah. Namun selama ini, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk kelapa butiran tanpa diolah lebih lanjut sehingga nilai tambah yang diterima masyarakat relatif terbatas.

Melalui pendampingan program SIGAP Sejahtera Kabupaten Berau, masyarakat Kampung Giring-Giring mulai mengembangkan hilirisasi komoditas kelapa dalam. Upaya ini diarahkan pada pengolahan hasil panen menjadi berbagai produk turunan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Beberapa produk yang dikembangkan di antaranya minyak goreng kelapa dan sabun batang. Minyak kelapa diproduksi sebagai alternatif kebutuhan dapur rumah tangga yang dinilai lebih sehat dan ekonomis, sedangkan sabun batang dibuat dengan memanfaatkan produk sampingan kelapa sehingga dapat menjadi komoditas baru bagi pelaku usaha mikro di kampung tersebut.

Langkah pengolahan ini dinilai dapat meningkatkan nilai jual komoditas sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat. Selain itu, aktivitas produksi juga diharapkan dapat memperkuat perputaran ekonomi di tingkat kampung.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengapresiasi inisiatif masyarakat dalam mengembangkan hilirisasi komoditas kelapa. Menurut dia, upaya tersebut menjadi contoh penguatan ekonomi berbasis potensi lokal yang perlu terus didorong.

“Potensinya sudah sangat baik. Tinggal bagaimana memastikan kualitas produk tetap terjaga, kemasannya menarik, serta legalitasnya lengkap agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Sri.

Ia menegaskan pemerintah daerah siap memberikan dukungan agar produk turunan kelapa dari Kampung Giring-Giring dapat berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk tingkat regional.

Menurut Sri, hilirisasi komoditas menjadi langkah penting agar nilai tambah dari sumber daya alam dapat dinikmati masyarakat lokal. Selain itu, upaya tersebut juga dinilai mampu membuka lapangan kerja baru serta memperkuat ketahanan ekonomi kampung secara berkelanjutan.

Program pengembangan ini merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, pihak swasta, dan masyarakat melalui pendampingan program SIGAP Sejahtera. Pendampingan akan terus dilakukan guna menyempurnakan kualitas produk berdasarkan evaluasi di lapangan

Diharapkan, pengembangan produk turunan kelapa dari Kampung Giring-Giring dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Berau. (/*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Segah – PT Hutan Sanggam Berau (HSB) mulai menapaki jalur baru di luar bisnis kayu bulat. Perusahaan yang selama ini bergerak di sektor kehutanan itu memanen perdana jagung dari lahan kurang lebih tiga hektare di Kampung Batu Rajang, Rabu, 13 Agustus 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha sekaligus mendukung program ketahanan pangan […]

  • Wisata Darat Harus Dibenahi, Fasilitas dan Kebersihan Kunci Utama

    Wisata Darat Harus Dibenahi, Fasilitas dan Kebersihan Kunci Utama

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komisi II DPRD Berau meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau untuk lebih aktif dalam mempromosikan destinasi wisata, baik di dalam maupun luar negeri. DPRD juga menekankan pentingnya pengembangan wisata darat agar tidak hanya terfokus pada keindahan bawah laut. “Kami ingin Disbudpar Berau bisa menjual dan mempromosikan destinasinya lebih luas lagi […]

  • Pemerintah RI Kecam Serangan di Lebanon, Satu Peacekeeper Indonesia Gugur di UNIFIL

    Pemerintah RI Kecam Serangan di Lebanon, Satu Peacekeeper Indonesia Gugur di UNIFIL

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu personel pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Insiden tersebut terjadi setelah serangan artileri tidak langsung mengenai posisi kontingen Indonesia di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada 29 Maret 2026. Berdasarkan rilis resmi Kementerian Luar […]

  • Investasi Rp100 Miliar untuk Air Bersih Berau, Apa Saja yang Akan Dilakukan?

    Investasi Rp100 Miliar untuk Air Bersih Berau, Apa Saja yang Akan Dilakukan?

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 686
    • 0Komentar

    Teluk Bayur – Senin (12/8/2024) siang, Bupati Berau Sri Juniarsih menyempatkan untuk meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kantor Perumda air Minum Batiwakkal Jalan Raja Alam Tanjung Redeb. “Ini kesekian kalinya saya meninjau ke sini (PDAM), Alhamdulilah ada peningkatan. Saat ini ada 2 intake yang sudah bisa melayani 40 ribu pelanggan sambungan rumah (SR). Tentu […]

  • Dekranasda Berau Upayakan Peningkatan Ekonomi Untuk Pengrajin Batik

    Dekranasda Berau Upayakan Peningkatan Ekonomi Untuk Pengrajin Batik

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Upaya untuk membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bumi Batiwakkal terus digalakkan. Salah satunya terhadap pengrajin batik Berau. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau menggelar Pesona Batik Berau tahun 2022. Ketua Dekranasda Berau, Sri Aslinda mengatakan, kegiatan itu merupakan agenda tahunan yang terus dilaksanakan. Dimana, kegiatan itu dilaksanaka sebagai wujud […]

  • Berau Sempat Catat Suhu Tertinggi di Indonesia, Kemarau Diprediksi Bertahan hingga Akhir September

    Berau Sempat Catat Suhu Tertinggi di Indonesia, Kemarau Diprediksi Bertahan hingga Akhir September

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BERAU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat wilayah Kabupaten Berau masih mengalami cuaca panas, minim hujan, serta munculnya asap dan kabut yang mempengaruhi jarak pandang. Kepala Stasiun BMKG Berau, Ade Heryadi, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan terkini, keberadaan asap masih terpantau di sejumlah wilayah. Dari pemantauan di kawasan Bandara Kalimarau, jarak pandang tercatat berkisar […]

expand_less