Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pegat Bukur Jadi TPA Baru, DLHK Berau Fokus Bangun TPST Penyangga

Pegat Bukur Jadi TPA Baru, DLHK Berau Fokus Bangun TPST Penyangga

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 907
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mendorong pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai bagian dari rencana pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ke kawasan Pegat Bukur.

Plt Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan P.LB3 DLHK Berau, Helmi, mengatakan TPA yang saat ini berada di kawasan kota akan ditutup karena lokasinya berdekatan dengan rumah sakit

“TPA yang di sini nanti ditutup karena dekat dengan rumah sakit. Nantinya TPA dipindahkan ke Pegat Bukur,” ujar Helmi. Jum’at, (9/1).

Seiring pemindahan TPA tersebut, DLHK menilai pembangunan TPST menjadi kebutuhan mendesak. TPST berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah terpadu sebelum residu akhir dibuang ke TPA Pegat Bukur.

“Kita membutuhkan TPST dengan luas lahan minimal 1 hektare. Di situ lengkap, ada pengolahan dan penanganan sampah. Jadi yang dibuang ke TPA nanti hanya sampah residu,” jelasnya.

DLHK Berau menargetkan minimal dua TPST dibangun, masing-masing di Kecamatan Tanjung Redeb dan Kecamatan Sambaliung. Keberadaan TPST dinilai penting mengingat jarak TPA Pegat Bukur yang cukup jauh dari pusat kota.

“Kalau sampah-sampah langganan yang bayar Rp30 ribu per bulan, diangkut pakai motor dan gerobak, tidak mungkin langsung dibawa jauh ke Pegat Bukur. Perlu depo atau tempat transit sampah,” tambah Helmi.

Terkait lahan, DLHK meminta agar TPST dibangun di atas aset milik pemerintah daerah sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan baru.

“Kalau lahan, kita mintanya lahan aset pemda saja, terserah di mana yang bisa disiapkan,” katanya.

Sementara untuk pembangunan fisik TPST, Helmi menyebut dapat dilakukan oleh DLHK maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), tergantung pada penempatan anggaran.

“Kalau anggarannya di DLHK, kita yang bangun. Kalau di PU, PU yang bangun. Tapi pengelolaannya tetap DLHK,” ujarnya.

Helmi mengakui hingga kini kendala utama pembangunan TPST adalah belum tersedianya lokasi dan kepastian anggaran, terlebih adanya kebijakan efisiensi anggaran pada tahun 2026.

“Koordinasi sudah ada, tapi yang belum ini lokasi dan anggarannya. Apalagi tahun 2026 ada beberapa kali efisiensi anggaran,” tutupnya.

Untuk pembangunan TPA di Pegat Bukur sendiri, Helmi memastikan prosesnya telah berjalan dan ditangani oleh DPUPR.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapenda Berau Terapkan Pajak Digital, Usaha yang Tolak Alat Pemantau Terancam Ditutup

    Bapenda Berau Terapkan Pajak Digital, Usaha yang Tolak Alat Pemantau Terancam Ditutup

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.716
    • 0Komentar

    BERAU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau akan mulai menerapkan sistem pajak digital berbasis Transaction Monitoring Device (TMD) atau alat pemantau transaksi di sejumlah tempat usaha mulai 1 November 2025. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat transparansi pelaporan pajak dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, menjelaskan bahwa penerapan TMD merupakan […]

  • Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Jakarta – Setiap tahun, Bumi mengalami momen ketika jaraknya dari Matahari berada pada titik paling jauh. Fenomena astronomi ini dikenal dengan sebutan “Aphelion.” Pada tahun 2025, Aphelion diperkirakan terjadi pada bulan Juli dan kembali menjadi sorotan banyak orang. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan perubahan cuaca yang terasa lebih dingin atau dampak lain bagi kehidupan di […]

  • Gandeng Konsultan untuk Dongkrak Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    Gandeng Konsultan untuk Dongkrak Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menata Pulau Maratua sebagai kawasan wisata premium kelas dunia. Keseriusan tersebut tampak dari meningkatnya aktivitas pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal serta langkah strategis yang kini mulai dijalankan Pemkab Berau. Bupati Berau, Sri Juniarsih, telah menjalin komunikasi dengan seorang konsultan profesional yang akan menjadi mitra strategis dalam memetakan […]

  • UMKM Berau Makin Berkembang, Bupati Sri Juniarsih Terima Penghargaan dari Kompas TV

    UMKM Berau Makin Berkembang, Bupati Sri Juniarsih Terima Penghargaan dari Kompas TV

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    Jakarta — Pemerintah Kabupaten Berau menerima Penghargaan yang bertajuk Apresiasi Daerah Peduli Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) dan Potensi Sumber Daya Lokal. Penghargaan ini diberikan pada saat perayaan ulang tahun Media Kompas TV yang ke 13, dan diserahkan secara langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Teten Masduki kepada Bupati Berau, […]

  • Disbudpar Berau Mulai Tata Air Terjun Bidadari untuk Pengembangan Geowisata Berkelanjutan

    Disbudpar Berau Mulai Tata Air Terjun Bidadari untuk Pengembangan Geowisata Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau mulai menyiapkan penataan Air Terjun Bidadari atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai Air Terjun Lingkacang di Kampung Teluk Sumbang. Destinasi wisata tersebut dinilai memiliki potensi besar karena berada dalam kawasan geosite Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budi Santosa, mengatakan objek wisata itu hingga […]

  • SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Di saat tekanan terhadap hutan dan krisis lingkungan kian menguat di berbagai daerah, sejumlah kampung di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memilih jalur berbeda: membangun dari desa dengan menaruh pengelolaan sumber daya alam dan partisipasi warga sebagai titik tumpu. Pengalaman itu dipaparkan dalam Ekspos Program SIGAP bertajuk “Simpul Hijau: Merayakan Kolaborasi Pembangunan Daerah […]

expand_less