Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Dinkes Berau Tegaskan SPPG Wajib Patuhi Aturan Pengolahan Makanan

Dinkes Berau Tegaskan SPPG Wajib Patuhi Aturan Pengolahan Makanan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 1.312
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau mengingatkan seluruh Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) agar mematuhi standar pengolahan makanan yang telah ditetapkan. Penegasan ini disampaikan menyusul adanya temuan makanan tidak layak konsumsi di salah satu satuan layanan.

 

Kepala Dinkes Berau, Lamlay Sarie, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Suhartini, menjelaskan bahwa pelatihan dan pembinaan telah dilakukan sebelum SPPG beroperasi. Materi pelatihan mencakup izin sanitasi pangan, prosedur operasional, serta pemahaman tentang bahaya kontaminasi dalam rantai distribusi makanan.

 

“Semua petugas yang terlibat, mulai dari kepala satuan, juru masak, petugas gizi, hingga staf keuangan, telah kami bekali pelatihan intensif selama dua hari. Persoalannya tinggal pada bagaimana hal itu dijalankan di lapangan,” ujar Suhartini, Senin (30/9/2025).

 

Saat ini, terdapat dua unit SPPG aktif di wilayah Berau, masing-masing berada di Karang Mulyo dan Gunung Panjang. Keduanya telah melayani ribuan siswa dari tingkat TK hingga SD secara bertahap.

 

Untuk mencegah potensi munculnya makanan basi atau tidak higienis, Suhartini mendorong sekolah-sekolah agar membentuk tim keamanan pangan internal. Tim ini, menurutnya, dapat melakukan uji organoleptik atau tes rasa setiap hari sebelum makanan disajikan kepada peserta didik.

 

“Pengawasan semestinya tidak hanya datang dari Dinas, tapi juga harus ada pengawasan dari pihak sekolah sendiri,” tambahnya.

 

Rencana sosialisasi lanjutan juga tengah disiapkan, terutama bagi sekolah-sekolah yang belum menjadi penerima manfaat program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu wilayah yang telah disasar adalah Tanjung Batu.

 

Selain itu, pengawasan eksternal dari Dinkes akan dilakukan secara berkala, dengan pemeriksaan yang mencakup kebersihan lingkungan luar, gudang penyimpanan bahan mentah, serta dapur pengolahan. Standar penyimpanan juga ditegaskan, seperti meletakkan bahan pokok di atas palet agar terhindar dari kontaminasi.

 

“Penting bagi mereka untuk memahami area risiko, termasuk zona bahaya suhu. Kami sudah menyampaikan semua itu dalam pelatihan,” jelasnya.

 

Setiap dapur SPPG juga diwajibkan memiliki petugas gizi permanen sebagai pengawas internal, sementara Dinkes bertindak sebagai pengawas eksternal dan pembina. Dalam praktiknya, dapur menyajikan makanan dua kali sehari—pukul 09.00 untuk siswa TK dan SD kelas 1–3, serta pukul 12.00 untuk jenjang selanjutnya.

 

Meski kapasitas maksimum produksi ditetapkan pada 4.000 porsi per hari, pendistribusian dilakukan secara bertahap demi menjaga kualitas sajian.

 

“Kami membatasi kapasitas agar distribusi tetap lancar dan kualitas makanan tidak dikorbankan,” kata Suhartini.

 

Ia juga mengapresiasi sumber daya manusia di SPPG yang dinilai berpengalaman. Beberapa di antaranya memiliki latar belakang kerja di sektor perhotelan, kafe, hingga katering profesional, baik di dalam maupun luar negeri.

 

“Dengan latar belakang seperti itu, semestinya standar bisa dijalankan dengan konsisten. Tinggal bagaimana mereka menjaga komitmen terhadap aturan yang berlaku,” tegasnya.

 

Menanggapi upaya pengawasan dan pembinaan tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Dinkes dalam menjaga kualitas program makanan bergizi untuk pelajar.

 

“Kami sangat mendukung langkah Dinkes Berau. Ini bentuk tanggung jawab nyata dalam memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan makanan yang sehat dan aman setiap hari. Saya berharap semua pihak, termasuk sekolah dan penyedia layanan, dapat terus menjaga standar ini,” ujar Sri Juniarsih.

 

Ia juga menegaskan bahwa program pangan bergizi tak hanya menyangkut nutrisi, tetapi juga menyangkut kesehatan jangka panjang generasi muda Berau. (adv/yf)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Juniarsih: Promosi Wisata Berau Harus Lebih Kreatif dan Kuasai Dunia Digital

    Sri Juniarsih: Promosi Wisata Berau Harus Lebih Kreatif dan Kuasai Dunia Digital

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta promosi sektor pariwisata daerah dilakukan secara lebih kreatif dan memanfaatkan platform digital. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Berau. Menurut Sri, strategi pemasaran pariwisata tidak lagi cukup dilakukan dengan cara konvensional. Informasi mengenai destinasi wisata harus disajikan secara terintegrasi […]

  • Komisi III Ingin Olahraga Jadi Mesin Prestasi Berau: Infrastruktur, Pelatihan, dan Hak Atlet Harus Diperkuat

    Komisi III Ingin Olahraga Jadi Mesin Prestasi Berau: Infrastruktur, Pelatihan, dan Hak Atlet Harus Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dari lapangan-lapangan kampung hingga gelanggang pertandingan resmi, olahraga selalu menjadi tempat di mana anak muda Berau bermimpi. Beberapa dari mereka ingin menjadi pemain nasional, sebagian lain ingin berdiri membawa nama daerah pada podium tertinggi. Namun mimpi, cemerlang sekalipun, butuh ruang untuk tumbuh. Inilah yang menjadi sorotan Liliansyah, Ketua Komisi III DPRD Berau. […]

  • Seluruh Sekolah Negeri di Berau Kini Tercatat dalam Sistem Digital e-BMD ‎

    Seluruh Sekolah Negeri di Berau Kini Tercatat dalam Sistem Digital e-BMD ‎

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 631
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisa resmi menuntaskan pendataan aset seluruh sekolah negeri ke dalam sistem elektronik Barang Milik Daerah (e-BMD) yang terintegrasi dengan SIPD. Langkah ini menandai babak baru digitalisasi pengelolaan aset pendidikan. ‎ ‎”Sistem e-BMD menggantikan metode pencatatan manual yang selama ini rentan kesalahan dan lambat diperbarui. Mulai dari meja, […]

  • Pengangguran di Berau 5,15 Persen, Pemkab Genjot Job Fair dan BLK

    Pengangguran di Berau 5,15 Persen, Pemkab Genjot Job Fair dan BLK

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Berau pada Agustus 2024 tercatat 5,15 persen. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan tantangan yang harus dijawab pemerintah daerah, terutama dengan bertambahnya penduduk usia produktif serta derasnya arus pencari kerja dari luar daerah. Berau memang menjadi magnet karena memiliki upah minimum tertinggi di Kalimantan Timur. Dinas Tenaga Kerja […]

  • “Joget Kecil Polwan Reni, Pelajaran Besar tentang Pelayanan”

    “Joget Kecil Polwan Reni, Pelajaran Besar tentang Pelayanan”

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 919
    • 0Komentar

    Balikpapan – Di tengah riuh rendah Car Free Day Balikpapan pagi ini di Lapangan Merdeka Balikpapan, menjelang HUT Bhayangkara 2025, ada satu momen kecil yang membuat saya berhenti melangkah saat melihat seorang Polwan berjilbab biru, berseragam kaus putih bertuliskan Polri untuk Masyarakat, berjoget dengan seorang gadis kecil di tepi jalan. Namanya Reni. Bukan seorang pejabat, […]

  • Keluhan Drainase Terus Mengemuka

    Keluhan Drainase Terus Mengemuka

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Genangan air bahkan hingga menyebabkan banjir masih menjadi keluhan hampir di setiap reses para anggota DPRD Berau. Seperti reses yang dilakukan anggota DPRD Berau, Oktavia di Kelurahan Karang Ambun beberapa waktu lalu. “Beberapa keluhan masyarakat yang selalu saya temui itu masih soal permasalahan banjir. Padahal anggaran daerah kita cukup besar. Harusnya untuk […]

expand_less