Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Duel Mematikan di Samarinda: Pria Meninggal Usai Perkelahian dengan Penjaga Malam

Duel Mematikan di Samarinda: Pria Meninggal Usai Perkelahian dengan Penjaga Malam

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

SAMARINDA — Kasus kematian seorang pria yang belum teridentifikasi di galangan kapal Jalan Rambutan, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, mulai terkuak. Polisi menduga bahwa pria tersebut adalah pelaku pencurian yang terlibat dalam perkelahian dengan penjaga malam perusahaan, yang berujung pada kematiannya akibat luka serius, pada Minggu (10/5/2026).

Kapolsekta Palaran, Kompol Iswanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai penemuan korban. Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa korban datang bersama dua rekannya menggunakan perahu ketinting untuk memasuki area perusahaan tanpa izin.

“Berdasarkan keterangan dari penjaga malam, terdapat tiga orang yang menggunakan satu perahu untuk memasuki wilayah perusahaan,” jelas Iswanto pada Senin (11/5/2026).

Iswanto menambahkan bahwa ketiga pria itu diduga berniat melakukan pencurian di galangan kapal tersebut.

“Indikasinya adalah mereka hendak mengambil barang milik perusahaan,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perusahaan tersebut sebelumnya telah mengalami beberapa kasus kehilangan barang, sehingga pengawasan malam diperketat oleh petugas keamanan.

Ketika aksi mereka ketahuan, dua orang pelaku berhasil melarikan diri melalui jalur darat. Namun, korban tertinggal dan diduga terlibat perkelahian dengan salah satu penjaga malam.

“Korban mengalami luka sabetan parang di lengan kanan akibat perkelahian tersebut,” ungkap Iswanto.

Luka parah di tangan korban menyebabkan kehilangan darah yang cukup banyak. Korban sempat dievakuasi menggunakan perahu milik warga menuju daratan, namun meninggal di tengah perjalanan.

Awalnya, warga yang memberikan bantuan mengira korban hanya sakit setelah diminta bantuan oleh pihak perusahaan. Namun, saat tiba di lokasi, mereka menemukan korban dalam kondisi parah dan tidak mampu berbicara dengan jelas.

Polisi kemudian membawa jasad korban ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk visum dan autopsi. Hingga saat ini, identitas korban masih belum terungkap karena tidak ada dokumen identitas yang ditemukan di tempat kejadian.

Polisi juga telah mengamankan penjaga malam yang terlibat dalam perkelahian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Masih kami dalami apakah ini termasuk dalam unsur penganiayaan atau pembelaan diri,” kata Iswanto.

Dalam proses penyelidikan, polisi menyita beberapa barang bukti, termasuk satu unit perahu ketinting, dua bilah parang, jaket, dan topi yang diduga milik korban, serta sampel darah di sekitar lokasi kejadian. Saat ini, aparat masih memburu dua pria lain yang diduga bersama korban saat memasuki area perusahaan pada dini hari itu. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Bulan Buron, Terpidana Kasus Perambahan Hutan Ditangkap Tim Tabur di Sekatak

    10 Bulan Buron, Terpidana Kasus Perambahan Hutan Ditangkap Tim Tabur di Sekatak

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara menangkap terpidana kasus kehutanan yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) selama 10 bulan. Penangkapan dilakukan di wilayah Sekatak, Kabupaten Bulungan, pada Senin malam, 4 Mei 2026. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltara, Andi Sugandi, mengatakan terpidana bernama Ahmad Bin Hanapi AT (50) diamankan […]

  • Anggaran Terbatas, DPUPR Berau Utamakan Pemeliharaan Drainase di Lokasi Rawan

    Anggaran Terbatas, DPUPR Berau Utamakan Pemeliharaan Drainase di Lokasi Rawan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau memfokuskan penanganan pada titik-titik rawan banjir di kawasan perkotaan. Langkah ini diambil seiring meningkatnya intensitas hujan yang berpotensi memicu genangan di sejumlah wilayah. Pemeliharaan drainase menjadi prioritas utama untuk mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan. DPUPR menilai, sistem saluran air yang […]

  • DPRD Berau Dorong Pemkab Perkuat Mitigasi Bencana

    DPRD Berau Dorong Pemkab Perkuat Mitigasi Bencana

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 272
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Potensi peningkatan curah hujan dalam beberapa waktu mendatang kembali memunculkan kekhawatiran terhadap ancaman banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Berau. Kondisi ini membuat upaya kesiapsiagaan pemerintah daerah menjadi sorotan, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga dalam memperkuat langkah mitigasi sejak dini. Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, menilai bahwa penanganan banjir […]

  • Polisi Tunggu Laporan PLN Terkait Perusakan Kantor oleh Massa Aksi

    Polisi Tunggu Laporan PLN Terkait Perusakan Kantor oleh Massa Aksi

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 834
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kasus perusakan kantor PLN UP3 Berau oleh sekelompok pengunjuk rasa beberapa waktu lalu menarik perhatian Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Berau. Massa aksi melakukan tindakan tersebut sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik yang dianggap meresahkan warga. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu laporan resmi dari pihak PLN untuk melanjutkan proses penyelidikan. […]

  • Perhatian Pemkab Berau untuk Petugas Kebersihan 

    Perhatian Pemkab Berau untuk Petugas Kebersihan 

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 786
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Pemkab Berau kembali menunjukkan perhatian terhadap kesejahteraan petugas kebersihan dengan menaikkan gaji mereka di tahun 2024. Kenaikan gaji ini terjadi di bawah kepemimpinan Bupati Berau, Sri Juniarsih, sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup para tenaga kerja yang berperan penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Tahun 2024 ini, Pemkab Berau menaikkan […]

  • Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

    Pemprov Kaltim Beri Insentif Rp500 Ribu per Bulan untuk Guru, 1.541 Pendidik di Berau Kebagian

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 828
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan program insentif bagi tenaga pendidik di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Berau. Pada 2026, tercatat sebanyak 1.541 guru dan tenaga pendidik di Berau masuk dalam daftar penerima insentif yang disiapkan pemerintah provinsi. Secara keseluruhan, sebanyak 26.975 guru TK, SD, MI, SMP, MTs, serta ustaz dan ustazah pondok pesantren […]

expand_less