Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Duel Mematikan di Samarinda: Pria Meninggal Usai Perkelahian dengan Penjaga Malam

Duel Mematikan di Samarinda: Pria Meninggal Usai Perkelahian dengan Penjaga Malam

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • print Cetak

SAMARINDA — Kasus kematian seorang pria yang belum teridentifikasi di galangan kapal Jalan Rambutan, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, mulai terkuak. Polisi menduga bahwa pria tersebut adalah pelaku pencurian yang terlibat dalam perkelahian dengan penjaga malam perusahaan, yang berujung pada kematiannya akibat luka serius, pada Minggu (10/5/2026).

Kapolsekta Palaran, Kompol Iswanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai penemuan korban. Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa korban datang bersama dua rekannya menggunakan perahu ketinting untuk memasuki area perusahaan tanpa izin.

“Berdasarkan keterangan dari penjaga malam, terdapat tiga orang yang menggunakan satu perahu untuk memasuki wilayah perusahaan,” jelas Iswanto pada Senin (11/5/2026).

Iswanto menambahkan bahwa ketiga pria itu diduga berniat melakukan pencurian di galangan kapal tersebut.

“Indikasinya adalah mereka hendak mengambil barang milik perusahaan,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perusahaan tersebut sebelumnya telah mengalami beberapa kasus kehilangan barang, sehingga pengawasan malam diperketat oleh petugas keamanan.

Ketika aksi mereka ketahuan, dua orang pelaku berhasil melarikan diri melalui jalur darat. Namun, korban tertinggal dan diduga terlibat perkelahian dengan salah satu penjaga malam.

“Korban mengalami luka sabetan parang di lengan kanan akibat perkelahian tersebut,” ungkap Iswanto.

Luka parah di tangan korban menyebabkan kehilangan darah yang cukup banyak. Korban sempat dievakuasi menggunakan perahu milik warga menuju daratan, namun meninggal di tengah perjalanan.

Awalnya, warga yang memberikan bantuan mengira korban hanya sakit setelah diminta bantuan oleh pihak perusahaan. Namun, saat tiba di lokasi, mereka menemukan korban dalam kondisi parah dan tidak mampu berbicara dengan jelas.

Polisi kemudian membawa jasad korban ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk visum dan autopsi. Hingga saat ini, identitas korban masih belum terungkap karena tidak ada dokumen identitas yang ditemukan di tempat kejadian.

Polisi juga telah mengamankan penjaga malam yang terlibat dalam perkelahian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Masih kami dalami apakah ini termasuk dalam unsur penganiayaan atau pembelaan diri,” kata Iswanto.

Dalam proses penyelidikan, polisi menyita beberapa barang bukti, termasuk satu unit perahu ketinting, dua bilah parang, jaket, dan topi yang diduga milik korban, serta sampel darah di sekitar lokasi kejadian. Saat ini, aparat masih memburu dua pria lain yang diduga bersama korban saat memasuki area perusahaan pada dini hari itu. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    BERAU — Persaingan kerja di sektor pertambangan di Kabupaten Berau kian ketat di tengah masuknya tenaga kerja dari luar daerah dan berkurangnya tenaga kerja lokal. Kondisi ini menjadi sorotan pemerintah daerah karena dinilai mempersempit peluang kerja bagi masyarakat setempat. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau, Anang Sapriani, mengatakan fenomena tersebut terjadi bersamaan dengan penyesuaian […]

  • 52 Murid di Sei Maning Belajar di Tiga Rumah, Pemkab Targetkan Sekolah Permanen

    52 Murid di Sei Maning Belajar di Tiga Rumah, Pemkab Targetkan Sekolah Permanen

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.074
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan sekolah di Kawasan Akses Terbatas (KAT) Sei Maning, Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur. Langkah ini diambil setelah Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau langsung kondisi sekolah filial yang selama ini menjadi tumpuan anak-anak di kawasan tersebut. Saat kunjungan pada Kamis, 11 September 2025, Gamalis menemukan ruang […]

  • ‎Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu

    ‎Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 781
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Pendampingan bagi petani kakao perlu diperhatingan agar mampu menghasilkan biji berkualitas ekspor. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong petani melakukan fermentasi secara mandiri. ‎Sekarang masih banyak petani yang memilih menjual biji basah karena dianggap cepat dapat uang. Padahal harga biji fermentasi bisa jauh lebih tinggi. ‎Untuk itu, Kepala Dinas Perkebunan Lita Handini […]

  • Bupati Berau Apresiasi PMI Berau dalam Menyikapi Isu Global Perubahan Iklim

    Bupati Berau Apresiasi PMI Berau dalam Menyikapi Isu Global Perubahan Iklim

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Palang Merah Indonesia (PMI) yang sekaligus dirangkaikan dengan Kemah Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Berau tahun 2024. Kegiatan tersebut berlangsung di Stadion Mini Olympic Teluk Bayur dan dihadiri sejumlah tokoh serta tamu undangan dari berbagai instansi, […]

  • Pemkab Berau Kucurkan Rp20 Miliar untuk Seragam Gratis, Batik Lokal Jadi Identitas Baru Sekolah

    Pemkab Berau Kucurkan Rp20 Miliar untuk Seragam Gratis, Batik Lokal Jadi Identitas Baru Sekolah

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 565
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan keberpihakannya terhadap dunia pendidikan dengan menyiapkan anggaran besar untuk meringankan beban orang tua murid. Pada tahun anggaran 2026, Pemkab mengalokasikan dana sebesar Rp20 miliar melalui APBD untuk program pembagian seragam sekolah tanpa biaya. Program ini menyasar peserta didik baru di seluruh satuan pendidikan jenjang TK, SD, hingga SMP. […]

  • Bukan Cuma Dipakai, Kebaya Jadi Gerakan Ekonomi Kreatif Berau

    Bukan Cuma Dipakai, Kebaya Jadi Gerakan Ekonomi Kreatif Berau

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau menyerukan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam memperingati Hari Kebaya Nasional, yang jatuh pada hari ini, Kamis (24/7/2025). “Hari Kebaya Nasional bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum penting untuk melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa dan mengapresiasi peran besar perempuan dalam sejarah dan pembangunan nasional,” ujarnya. Dalam rangka peringatan ini, Pemkab […]

expand_less