Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » industri » Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 402
  • print Cetak

BERAU — Persaingan kerja di sektor pertambangan di Kabupaten Berau kian ketat di tengah masuknya tenaga kerja dari luar daerah dan berkurangnya tenaga kerja lokal. Kondisi ini menjadi sorotan pemerintah daerah karena dinilai mempersempit peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau, Anang Sapriani, mengatakan fenomena tersebut terjadi bersamaan dengan penyesuaian produksi yang dilakukan sejumlah perusahaan tambang.

“Kadang yang dikurangi tenaga lokal, tapi tenaga dari luar masuk. Nah itu yang mau kita sasar,” tegasnya.

Ia menilai situasi ini menjadi persoalan serius. Di saat masyarakat lokal menghadapi keterbatasan lapangan kerja, justru terjadi arus masuk tenaga kerja dari luar daerah.

Menurut dia, sektor pertambangan masih menjadi pilihan utama atau “primadona” bagi pencari kerja di Berau. Kondisi ini membuat banyak masyarakat hanya menggantungkan harapan pada satu sektor.

“Sampai sekarang yang jadi primadona masih tambang. Padahal bekerja di sektor lain juga itu pekerjaan,” ujarnya, Jumat (24/4/26).

Ia menjelaskan, pola pikir tersebut memicu munculnya persepsi pengangguran, ketika seseorang merasa tidak bekerja hanya karena tidak terserap di sektor tambang.

“Begitu tidak bisa masuk tambang, seolah-olah merasa pengangguran,” katanya.

Padahal, peluang kerja di sektor lain seperti perdagangan, jasa, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terbuka dan dapat menjadi alternatif sumber penghasilan.

Namun demikian, kondisi industri tambang saat ini disebut tidak sepenuhnya stabil. Sejumlah perusahaan tengah melakukan efisiensi serta pengurangan produksi yang berdampak pada tenaga kerja.

“Sekarang ini ada penciutan produksi. Boro-boro tambah tenaga kerja, mereka malah melakukan pengurangan,” ungkapnya.

Situasi ini menjadi ironi. Di satu sisi minat masyarakat terhadap sektor tambang sangat tinggi, tetapi di sisi lain daya serap tenaga kerja justru menurun.

Anang menegaskan, perusahaan perlu memberi perhatian lebih terhadap tenaga kerja lokal, terutama di tengah terbatasnya lapangan kerja saat ini.

“Kalau tidak bisa menambah, jangan sampai melakukan pengurangan lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, persoalan ketenagakerjaan di Berau tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga menyangkut ketimpangan peluang serta tingginya ketergantungan pada sektor tambang.

Karena itu, menurut dia, diperlukan perubahan pola pikir masyarakat agar tidak hanya bergantung pada satu sektor, sekaligus mendorong perusahaan untuk lebih adil dalam menyerap tenaga kerja lokal. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pangan Berau Dorong Penyesuaian Kebijakan HET Pangan Nasional

    Dinas Pangan Berau Dorong Penyesuaian Kebijakan HET Pangan Nasional

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kenaikan harga beras dari sejumlah daerah produsen, terutama Jawa dan Surabaya, membuat pasokan yang masuk ke Kabupaten Berau berada jauh di atas batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi ini menyulitkan distributor untuk mengikuti regulasi secara penuh. Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengungkapkan bahwa tingginya harga di tingkat asal menjadi penyebab utama […]

  • Waspada COVID-19 Naik, Belum Ada Pembatasan Masuk WNA ke Berau

    Waspada COVID-19 Naik, Belum Ada Pembatasan Masuk WNA ke Berau

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 781
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meskipun status waspada COVID-19 sudah kembali dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), namun sampai saat ini belum ada aturan pembatasan khususnya bagi Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia maupun ke Kabupaten Berau. Ditemui Selasa (10/6/2025) pagi, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb, C.Catur Apriyanto mengatakan jika sampai hari […]

  • Bantu Bersihkan Halaman, Akbar Ditemukan Meninggal Mendadak

    Bantu Bersihkan Halaman, Akbar Ditemukan Meninggal Mendadak

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Jalan Padat Karya RT 03, Gang Sari Sejahtera, Kelurahan Gunung Panjang, seketika ramai. Penemuan jenazah seorang pria di halaman rumah warga menjadi bahan perbincangan. Jenazah itu ditemukan di halaman rumah warga bernama M.Noor sekitar pukul 13.00 WITA. Korban diketahui bernama M.Akbar (59), yang diketahui sebelumnya membantu membersihkan atau merintis halaman rumah M.Noor. […]

  • BKP 2025 Jadi Modal Intelektual Berau: Literasi Didorong sebagai Investasi Penggerak UMKM Kreatif, Budaya, Digitalisasi hingga Transportasi

    BKP 2025 Jadi Modal Intelektual Berau: Literasi Didorong sebagai Investasi Penggerak UMKM Kreatif, Budaya, Digitalisasi hingga Transportasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah gempuran teknologi yang menuntut serba cepat, ada ruang yang ingin tetap dipertahankan sebagai tempat belajar yang pelan, tenang, tetapi kaya makna: perpustakaan. Melalui Bulan Kunjung Perpustakaan (BKP) 2025, Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan (Dispusip) Berau mencoba menghadirkan kembali ruang itu, bukan hanya sebagai tempat meminjam buku, tetapi sebagai ekosistem literasi yang […]

  • Berau Alami Inflasi 1,86 Persen, BPS Sebut Pola Konsumsi Warga Masih Stabil

    Berau Alami Inflasi 1,86 Persen, BPS Sebut Pola Konsumsi Warga Masih Stabil

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat inflasi year on year (y-on-y) sebesar 1,77 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,58 pada September 2025. ”Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran,”ungkap Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana dalam keterangan resminya, Kamis (2/10/2025). Kelompok pengeluaran yang […]

  • Kampus Lokal Jadi Pilar Peningkatan SDM dan Akses Pendidikan Tinggi

    Kampus Lokal Jadi Pilar Peningkatan SDM dan Akses Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan perguruan tinggi yang ada di Berau. Menurutnya, saat ini perguruan tinggi di Bumi Batiwakkal sudah cukup baik dalam memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam resesnya yang dilaksanakan pada Rabu (3/12/2025) dengan sejumlah tokoh masyarakat, Sumadi […]

expand_less