Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » industri » Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 464
  • print Cetak

BERAU — Persaingan kerja di sektor pertambangan di Kabupaten Berau kian ketat di tengah masuknya tenaga kerja dari luar daerah dan berkurangnya tenaga kerja lokal. Kondisi ini menjadi sorotan pemerintah daerah karena dinilai mempersempit peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau, Anang Sapriani, mengatakan fenomena tersebut terjadi bersamaan dengan penyesuaian produksi yang dilakukan sejumlah perusahaan tambang.

“Kadang yang dikurangi tenaga lokal, tapi tenaga dari luar masuk. Nah itu yang mau kita sasar,” tegasnya.

Ia menilai situasi ini menjadi persoalan serius. Di saat masyarakat lokal menghadapi keterbatasan lapangan kerja, justru terjadi arus masuk tenaga kerja dari luar daerah.

Menurut dia, sektor pertambangan masih menjadi pilihan utama atau “primadona” bagi pencari kerja di Berau. Kondisi ini membuat banyak masyarakat hanya menggantungkan harapan pada satu sektor.

“Sampai sekarang yang jadi primadona masih tambang. Padahal bekerja di sektor lain juga itu pekerjaan,” ujarnya, Jumat (24/4/26).

Ia menjelaskan, pola pikir tersebut memicu munculnya persepsi pengangguran, ketika seseorang merasa tidak bekerja hanya karena tidak terserap di sektor tambang.

“Begitu tidak bisa masuk tambang, seolah-olah merasa pengangguran,” katanya.

Padahal, peluang kerja di sektor lain seperti perdagangan, jasa, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terbuka dan dapat menjadi alternatif sumber penghasilan.

Namun demikian, kondisi industri tambang saat ini disebut tidak sepenuhnya stabil. Sejumlah perusahaan tengah melakukan efisiensi serta pengurangan produksi yang berdampak pada tenaga kerja.

“Sekarang ini ada penciutan produksi. Boro-boro tambah tenaga kerja, mereka malah melakukan pengurangan,” ungkapnya.

Situasi ini menjadi ironi. Di satu sisi minat masyarakat terhadap sektor tambang sangat tinggi, tetapi di sisi lain daya serap tenaga kerja justru menurun.

Anang menegaskan, perusahaan perlu memberi perhatian lebih terhadap tenaga kerja lokal, terutama di tengah terbatasnya lapangan kerja saat ini.

“Kalau tidak bisa menambah, jangan sampai melakukan pengurangan lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, persoalan ketenagakerjaan di Berau tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga menyangkut ketimpangan peluang serta tingginya ketergantungan pada sektor tambang.

Karena itu, menurut dia, diperlukan perubahan pola pikir masyarakat agar tidak hanya bergantung pada satu sektor, sekaligus mendorong perusahaan untuk lebih adil dalam menyerap tenaga kerja lokal. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.040 Mahasiswa Berau Sudah Terima Gratispol

    1.040 Mahasiswa Berau Sudah Terima Gratispol

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Berau – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Gratispol Connect di Aula Universitas Muhammadiyah Berau, Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi forum sosialisasi Program Gratispol sekaligus ruang dialog antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat mengenai pelaksanaan program kuliah gratis di Kalimantan Timur. Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan Program Gratispol merupakan investasi jangka […]

  • Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    Jokowi Warning Perusahaan Tambang: Reklamasi Adalah Kewajiban Mutlak

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) ke Bumi Batiwakkal pada Kamis (26/9/2024) menjadi momentum berharga bagi masyarakat Berau untuk menyampaikan keluh kesah secwra langsung terhadap berbagai persoalan yang terjadi saat ini. Mulai dari persoalan listrik hingga peluang peningkatan ekonomi lewat kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim. Bahkan, persoalan […]

  • CFD Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Ruang Interaksi Sosial dan Ekonomi Kreatif

    CFD Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Ruang Interaksi Sosial dan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 954
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan car free day (CFD) di Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, terus meningkat. Namun, membludaknya peserta dan padatnya pelaku UMKM yang berjualan di area tersebut dinilai mulai mengganggu esensi utama CFD sebagai ruang publik untuk aktivitas olahraga dan rekreasi. Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRD Berau, Ratna Kalelembang, mengusulkan agar […]

  • BMKG Imbau Warga Pesisir Tenang, Tsunami Berpotensi Landa Wilayah Timur Indonesia

    BMKG Imbau Warga Pesisir Tenang, Tsunami Berpotensi Landa Wilayah Timur Indonesia

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Jakarta – Gempa bumi dahsyat mengguncang pesisir timur Kamchatka, Rusia, Rabu (30 Juli) pagi, dengan kekuatan magnitudo 8,7. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami, menyusul potensi dampak gelombang laut ke sejumlah wilayah Indonesia. “Berdasarkan analisis kami, gempa ini berpotensi memicu tsunami dengan status waspada di beberapa wilayah Indonesia,” kata Direktur […]

  • Berau Targetkan Kemandirian Pangan dengan Sinergi Lintas Sektor

    Berau Targetkan Kemandirian Pangan dengan Sinergi Lintas Sektor

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya lewat panen padi di Kampung Buyung-Buyung yang berlangsung Agustus 2025 lalu. Panen raya ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di Bumi Batiwakkal. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut kegiatan ini tidak […]

  • Kasus Asusila di Talisayan Terungkap, Pria 63 Tahun Diamankan Usai Dugaan Aksi Berulang terhadap Anak

    Kasus Asusila di Talisayan Terungkap, Pria 63 Tahun Diamankan Usai Dugaan Aksi Berulang terhadap Anak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Talisayan — Seorang pria berusia 63 tahun diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur di Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau. Kasus tersebut terungkap setelah pihak keluarga menerima informasi dari sekolah korban mengenai kondisi yang dialami anak tersebut. Kapolsek Talisayan, AKP Rachmat Wiwid Dianto, menjelaskan bahwa awalnya guru korban […]

expand_less