Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 629
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Tiga nelayan asal Kabupaten Berau sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan antara Pulau Derawan dan Maratua. Ketiganya diketahui mengalami kerusakan mesin kapal sehingga terombang-ambing di tengah laut selama beberapa hari sebelum akhirnya berhasil kembali ke daratan dengan selamat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 18.27 Wita. Ketiga nelayan yang dilaporkan hilang kontak itu masing-masing bernama Rapiuddin (32), Sukri (30), dan Safruddin Kasim (39). Mereka diketahui berdomisili di Jalan PD Guna, Kabupaten Berau.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal yang mereka gunakan awalnya menuju lokasi penangkapan ikan di area rumpun atau bagan. Namun di tengah perjalanan mesin kapal mengalami kerusakan sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan dan terpaksa terapung di laut selama sekitar tiga hari.

Setelah beberapa hari terombang-ambing, kapal nelayan dari Tanjung Batu yang melintas melihat kondisi mereka dan memberikan pertolongan. Kapal tersebut kemudian ditarik menuju perairan Tanjung Batu untuk dilakukan perbaikan mesin.

Setelah mesin kapal diperbaiki, ketiga nelayan tersebut kembali melaut menuju lokasi bagan. Namun dalam perjalanan mesin kapal kembali mengalami kerusakan sehingga mereka kembali terombang-ambing di laut selama sekitar lima hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, mengatakan selama berada di laut para nelayan sempat melakukan komunikasi terakhir dengan keluarga dan pemilik kapal.

“Informasi yang kami terima, mereka sempat melakukan komunikasi terakhir dengan istri dan pemilik kapal sebelum akhirnya tidak bisa dihubungi lagi karena handphone yang digunakan mengalami kerusakan,” kata Nofian.

Kondisi tersebut sempat membuat keluarga khawatir karena selama beberapa hari ketiganya tidak memberikan kabar.

Keberadaan kapal akhirnya diketahui setelah pihak Polsek Tanjung Batu menyampaikan informasi kepada pemilik kapal bahwa kapal nelayan tersebut terlihat bersandar di wilayah Tanjung Batu.

“Setelah ada informasi dari Polsek Tanjung Batu bahwa kapal tersebut bersandar di wilayah mereka, barulah diketahui bahwa para nelayan tersebut dalam keadaan selamat,” ujar Nofian.

Setelah kondisi kapal memungkinkan, ketiga nelayan tersebut akhirnya dapat kembali ke rumah masing-masing. Mereka dilaporkan tiba di rumah pada 9 Maret 2026 dalam keadaan selamat.

Nofian mengimbau para nelayan untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan saat melaut, termasuk memastikan kondisi kapal dan memantau perkembangan cuaca sebelum berangkat melaut.(*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dedy Okto Dorong Pemda Sediakan Lahan Parkir Resmi: Parkir Liar Tak Akan Selesai Jika Akar Masalah Tak Disentuh

    Dedy Okto Dorong Pemda Sediakan Lahan Parkir Resmi: Parkir Liar Tak Akan Selesai Jika Akar Masalah Tak Disentuh

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti maraknya parkir liar di badan jalan yang semakin mengganggu ketertiban serta mengurangi estetika kota, khususnya di wilayah perkotaan Tanjung Redeb. Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari minimnya fasilitas parkir resmi yang tersedia saat ini. Menurut Dedy, beberapa ruas jalan di Tanjung Redeb, termasuk Jalan […]

  • Usul Catin Wajib Ikut Pembinaan Pra-Nikah, Tekan Perceraian di Berau

    Usul Catin Wajib Ikut Pembinaan Pra-Nikah, Tekan Perceraian di Berau

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 932
    • 0Komentar

    BERAU — Fenomena perceraian di Bumi Batiwakkal kembali menjadi perhatian legislatif. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menilai tingginya angka perceraian—yang kerap dibarengi persoalan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)—patut menjadi alarm bersama. Elita menilai salah satu langkah preventif yang bisa ditempuh adalah mewajibkan calon pengantin mengikuti pembinaan pranikah sebelum melangsungkan pernikahan. Menurutnya, kesiapan mental […]

  • Pengelolaan Perpustakaan Desa Bisa Lewat ADK, Tergantung Prioritas 

    Pengelolaan Perpustakaan Desa Bisa Lewat ADK, Tergantung Prioritas 

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.290
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Banjir yang melanda Kampung Pegat Bukur di Kabupaten Berau baru-baru ini menyisakan duka, terutama bagi warga setempat yang selama ini menjadikan perpustakaan sebagai pusat kebanggaan. Perpustakaan yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di daerah tersebut terendam air, memicu perhatian banyak pihak. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau, Yudha Budisantosa, mengungkapkan bahwa […]

  • Korsleting KWh Picu Kebakaran di Tanjung Redeb

    Korsleting KWh Picu Kebakaran di Tanjung Redeb

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    BERAU — Kebakaran melanda satu unit rumah warga di Jalan Merah Delima, Kecamatan Tanjung Redeb, Minggu (3/5/2026) Pagi. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik pada KWh meter (token) yang berada di samping rumah. Rumah milik Elias Beda Keraf (72), seorang petani, mengalami kerusakan pada bagian depan bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun […]

  • Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

    Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Samarinda — Rencana pembangunan bandar udara di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Maloy, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, mulai dibahas serius setelah pertemuan antara PT Indonesia Plantation Synergy (IPS) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur awal April lalu. Audiensi yang turut melibatkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya proyek tersebut sebagai penunjang investasi di kawasan […]

  • Masih Banyak Speedboat Tanpa GPS, Dishub Berau Siapkan Aturan Baru Demi Keselamatan

    Masih Banyak Speedboat Tanpa GPS, Dishub Berau Siapkan Aturan Baru Demi Keselamatan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti aspek keselamatan transportasi laut, khususnya pada armada speedboat yang beroperasi di wilayah tersebut. Banyak kapal cepat milik masyarakat dinilai masih minim dilengkapi perangkat navigasi modern. Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng, mengatakan sebagian besar speedboat masih mengandalkan sarana komunikasi sederhana seperti telepon seluler dan radio terbatas. “Memang saat […]

expand_less