Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 415
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menerapkan pendekatan selektif dalam pengembangan destinasi wisata berbasis kampung.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan efektivitas program di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

Fokus pengembangan diarahkan pada kampung-kampung yang dinilai telah memiliki kesiapan infrastruktur, pengelolaan yang baik, serta minat kunjungan wisatawan yang stabil.

Penentuan prioritas tersebut dilakukan setelah adanya penyesuaian anggaran berdasarkan hasil evaluasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Staf Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Andi Nusyamsi, menyampaikan bahwa hampir seluruh kampung di Berau memiliki daya tarik wisata tersendiri.

Namun, pengembangan tidak memungkinkan dilakukan secara serentak karena harus menyesuaikan

dengan ketersediaan anggaran.

“Kami memaksimalkan anggaran yang ada dengan memprioritaskan destinasi yang sudah berjalan dan memiliki dampak langsung terhadap kunjungan

wisata,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kawasan wisata Derawan masih menjadi salah satu destinasi dengan aktivitas wisata yang cukup tinggi. Tingkat hunian penginapan di wilayah tersebut, berdasarkan laporan lapangan, kerap berada pada kondisi penuh, terutama di musim kunjungan.

Kondisi yang hampir serupa juga terjadi di Maratua. Untuk mendukung kenyamanan dan citra kawasan wisata, Disbudpar merencanakan penambahan serta penataan fasilitas pendukung, khususnya di kawasan dermaga agar lebih representatif bagi wisatawan.

Selain destinasi utama, perhatian pengembangan juga diarahkan ke sejumlah kampung yang dinilai memiliki potensi kuat, seperti Kampung Buyung-buyung dan Kampung Merabu. Di Merabu, penyempurnaan jalur tracking wisata alam masih menjadi salah satu agenda yang akan dilanjutkan secara bertahap.

Sementara itu, Kampung Merasa dikembangkan melalui konsep wisata berbasis budaya. Berbagai kegiatan adat dan festival tradisional seperti Festival Meja Panjang dan Long Sam dinilai mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus sarana pelestarian budaya lokal.

Meski banyak usulan pengembangan destinasi yang masuk dari kampung-kampung, Disbudpar menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tetap harus dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Tidak semua bisa diwujudkan dalam waktu bersamaan. Karena itu, kami juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendukung pengembangan pariwisata di Berau,” tutup Andi.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    Jangan Biarkan Silpa Hampiri Anggaran 2024

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Memasuki triwulan ketiga atau triwulan akhir tahun anggaran 2024, maka serapan anggaran setiap OPD harus dimaksimalkan. Hal ini agar tidak terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) seperti di tahun anggaran sebelumnya. “Jangan sampai ada terjadi lagi yang namanya Silpa, seperti di tahun 2023 yang Silpanya mencapai hampir […]

  • ‎RLH Jadi Harapan Baru, Langkah Atasi Kemiskinan dari Akar Permasalahan

    ‎RLH Jadi Harapan Baru, Langkah Atasi Kemiskinan dari Akar Permasalahan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 572
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Tinggal di rumah yang layak masih jadi mimpi bagi banyak warga Berau. Data terbaru mencatat lebih dari 4.200 keluarga masih menunggu giliran mendapatkan bantuan rumah layak huni dari pemerintah. ‎Sayangnya, kuota pembangunan rumah tahun ini justru mengalami penurunan. Kalau tahun lalu pemerintah berhasil membangun 345 unit rumah, tahun ini hanya 45 unit […]

  • Sempat Pincang, Puskesmas Tepian Buah Akhirnya Punya Dokter Lagi

    Sempat Pincang, Puskesmas Tepian Buah Akhirnya Punya Dokter Lagi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.848
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Setelah lebih dari tiga bulan mengalami kekosongan tenaga medis, Puskesmas Kampung Tepian Buah di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, akhirnya akan kembali memiliki layanan dasar kesehatan. Mulai awal Agustus 2025, dua tenaga kesehatan resmi ditempatkan di fasilitas tersebut, seorang dokter umum dan seorang ahli gizi. Kedua tenaga medis ini merupakan bagian dari program Nusantara […]

  • Hoaks dan Penolakan Vaksin Picu Kekhawatiran Dinkes Berau soal Campak

    Hoaks dan Penolakan Vaksin Picu Kekhawatiran Dinkes Berau soal Campak

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran campak menyusul laporan Kementerian Kesehatan mengenai peningkatan kasus secara nasional. Pada 2025, jumlah temuan kasus suspek campak di Indonesia dilaporkan meningkat hingga 147 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Berau, Suhartini, mengatakan pemerintah pusat telah mengeluarkan surat edaran terkait […]

  • Wabup Gamalis Ingatkan Pentingnya Efektivitas Penggunaan Anggaran APBN

    Wabup Gamalis Ingatkan Pentingnya Efektivitas Penggunaan Anggaran APBN

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Masih kurangnya realisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 di Kabupaten Berau, harus menjadi perhatian khusus. Ditemui Rabu (11/9/2024) siang, Wabup Berau Gamalis menegaskan bahwa ini harus menjadi atensi semua satker atau OPD. “Kita juga terus mengupdate serapan atau realisasi anggaran ini. Apalagi ini juga jadi salah satu indikator kesuksesan […]

  • Pengawasan ASN Tak Cukup Lewat Aplikasi, Sekda Tekankan Peran Pimpinan

    Pengawasan ASN Tak Cukup Lewat Aplikasi, Sekda Tekankan Peran Pimpinan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan pentingnya sikap cepat tanggap dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyikapi persoalan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN). “Kami berharap dinas-dinas bisa lebih aktif memberikan respons positif terhadap kritik maupun persoalan yang muncul. Kalau ada masalah, segera disikapi. Jangan sampai persoalan sudah meluas, baru […]

expand_less