Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pemkab Berau Genjot Legalitas Lahan Eks Transmigrasi, Warga Bisa Bernapas Lega

Pemkab Berau Genjot Legalitas Lahan Eks Transmigrasi, Warga Bisa Bernapas Lega

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 448
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong penyelesaian legalitas lahan di kawasan eks transmigrasi. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Pemkab Berau menggelar Rapat Koordinasi Ketransmigrasian di Aula Disnakertrans Berau, Rabu, 16 Juli 2025.

Rakor tersebut mengangkat tema “Upaya Pemerintah dalam Penyelesaian Legalitas Lahan Infrastruktur Fasum dan Fasos di Wilayah Eks Transmigrasi Kabupaten Berau”. Kegiatan ini dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, camat, serta perangkat kampung eks transmigrasi. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, hadir membuka rakor tersebut mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Ashari, dalam laporannya menyebutkan, saat ini terdapat 35 Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) di Berau yang telah menjadi 28 kampung atau desa, serta satu UPT yang berada di wilayah kelurahan. Ia menilai rakor ini menjadi forum penting untuk membahas dan membangun komitmen bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan terkait fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di wilayah eks transmigrasi.

“Pertemuan ini diikuti para kepala kampung, BPK, camat yang wilayahnya terdapat kampung eks transmigrasi, serta OPD terkait. Kami ingin semua pihak dapat mendiskusikan langkah penyelesaian secara terbuka,” kata Zulkifli.

Zulkifli memaparkan sejumlah persoalan yang selama ini menjadi kendala di kawasan eks transmigrasi, seperti penggunaan lahan restan untuk kepentingan pribadi, tumpang tindih kepemilikan lahan, serta kesulitan kampung untuk mendapatkan bantuan pembangunan fasum dan fasos karena tidak adanya legalitas atas tanah, termasuk untuk pembangunan sekolah maupun tempat ibadah. Selain itu, ia menyoroti masih adanya okupasi masyarakat di atas lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL).

“Untuk itu, kami menghadirkan narasumber dari Kementerian Transmigrasi RI dan Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Berau agar diskusi berjalan lebih komprehensif dan solutif,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Muhammad Said menyatakan Pemkab Berau menyambut baik gelaran rakor tersebut. Ia menyebut rakor ini menjadi langkah strategis dalam upaya penyelesaian legalitas lahan di wilayah eks transmigrasi secara bertahap dan terarah.

“Melalui rakor ini, kita harapkan terbangun pemahaman bersama mengenai urgensi penyelesaian legalitas lahan, terbentuk langkah strategis yang terpadu, serta optimalisasi proses inventarisasi, verifikasi, dan penyusunan dokumen yang diperlukan,” kata Said.

Ia menekankan, persoalan legalitas lahan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena kepastian hukum atas lahan akan memberikan rasa aman dan mendorong masyarakat untuk membangun wilayahnya secara lebih nyaman.

“Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi. Apa yang dibahas di sini adalah bentuk upaya pemerintah agar apa yang dimiliki masyarakat selama ini dapat difasilitasi dengan kepastian hukum yang jelas,” ujarnya.

Pemkab Berau berharap, langkah ini dapat mempercepat penyelesaian persoalan legalitas lahan di wilayah eks transmigrasi sehingga pembangunan kampung dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Diimbau Beralih ke Pembayaran Non-Tunai untuk Tingkatkan Daya Saing

    Pedagang Diimbau Beralih ke Pembayaran Non-Tunai untuk Tingkatkan Daya Saing

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) mulai mempercepat modernisasi transaksi di pasar tradisional. Salah satu langkah yang kini didorong adalah perluasan penggunaan pembayaran digital oleh pedagang untuk mengikuti pola belanja masyarakat yang semakin berubah. Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyebut peralihan ke sistem non-tunai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan […]

  • Ambigu Soal Definisi Miskin dan UMKM, Diskoperindag Akan Tetapkan Standar Spesifikasi

    Ambigu Soal Definisi Miskin dan UMKM, Diskoperindag Akan Tetapkan Standar Spesifikasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 683
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau akan segera menyusun kriteria atau spesifikasi yang lebih jelas terkait rumah tangga dan UMKM yang berhak menerima subsidi gas Elpiji 3 kilogram. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penyalahgunaan subsidi yang selama ini masih terjadi. Menurut Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan, Hotlan, banyak masyarakat yang mengaku miskin […]

  • Kolaborasi Pemkab Berau dan BPJS Kesehatan Dorong Implementasi Germas

    Kolaborasi Pemkab Berau dan BPJS Kesehatan Dorong Implementasi Germas

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kesehatan menggelar Pertemuan Koordinasi Mitra guna mendukung implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Kamis (03/10/2024). Kegiatan ini bertujuan menyinergikan berbagai langkah promotif dan preventif untuk menciptakan gaya hidup sehat di tengah masyarakat. Acara dibuka oleh Asisten I Pemkab Berau, Hendratno, dan dihadiri sejumlah mitra yang terlibat dalam […]

  • Menjelang Penetapan Pimpinan DPRD Berau

    Menjelang Penetapan Pimpinan DPRD Berau

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pertengahan Oktober 2024, pimpinan definitif DPRD Berau baru akan ditetapkan. Hal itu diungkapkan oleh anggota DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto usai mengikuti rapat penetapan usulan calon pimpinan DPRD Berau periode 2024-2029. “Kemungkinan pertengahan Oktober baru bisa ditetapkan siapa saja yang akan mengisi kursi pimpinan,” ungkapnya. Dalam rapat itu, ada tiga nama yang […]

  • Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta – Fenomena “joki pajak” mencuat di tengah keluhan wajib pajak soal rumitnya sistem digital Coretax. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem perpajakan digital Coretax masih memiliki sejumlah kelemahan, yang memicu munculnya fenomena penggunaan jasa “joki” dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak yang dilansir pada Kompas.com. Isu ini mencuat seiring banyaknya keluhan wajib pajak […]

  • Lapak UMKM di CFD Sungai Segah: Strategi DPRD Berau untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat

    Lapak UMKM di CFD Sungai Segah: Strategi DPRD Berau untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Adanya space atau ruang yang diberikan kepada UMKM untuk menjajakan produknya pada gelaran Car Free Day (CFD) di sepanjang tepian Sungai Segah, mendapat apresiasi dari DPRD Berau. Ditemui pada Minggu (13/10/2024) pagi, anggota DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto mengatakan jika lapak berjualan yang disediakan bagi para UMKM sangat bagus. Karena bisa meningkatkan […]

expand_less