Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Karhutla Capai 208 Kejadian, Bupati Berau Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 29 Agustus

Karhutla Capai 208 Kejadian, Bupati Berau Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 29 Agustus

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 91
  • print Cetak

BERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memperpanjang kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) bagi pelajar selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Agustus 2026. Kebijakan tersebut diambil menyusul masih tingginya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah Kabupaten Berau.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Berau Nomor 612 Tahun 2026 tentang Perpanjangan Kesiapsiagaan terhadap Siaga Darurat Karhutla di Kabupaten Berau pada Tahun 2026. Edaran ditujukan kepada seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, camat, lurah, kepala kampung hingga masyarakat Kabupaten Berau.

Sri Juniarsih mengatakan, evaluasi perlu dilakukan setelah kebijakan kesiapsiagaan sebelumnya yang berlaku hingga 26 Agustus 2026. Sebab, kejadian karhutla selama Agustus masih cukup tinggi dan mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

“Angka kejadian Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) periode Agustus 2026 sebanyak 208 kejadian,” kata Sri Juniarsih sebagaimana tertuang dalam surat edaran tersebut, Rabu, 26 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, kata dia, kejadian terbanyak tercatat di Kecamatan Sambaliung dengan 43 kejadian. Kemudian Kecamatan Teluk Bayur sebanyak 38 kejadian, sementara Kecamatan Pulau Derawan mencatat 28 kejadian.

Menurut Sri, meluasnya karhutla juga beriringan dengan meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA di Kabupaten Berau.

“Trend kasus ISPA berdasarkan laporan pada Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) yang merupakan sistem pemantauan situasi kasus penyakit menunjukkan adanya peningkatan kasus secara signifikan,” ujarnya.

Kualitas Udara Masih di Atas Ambang Normal

Sri Juniarsih mengatakan pemerintah daerah juga telah melakukan pemeriksaan kualitas udara secara berkala di sejumlah lokasi terdampak karhutla.

Pemeriksaan dilakukan terhadap parameter partikulat PM 2,5 dan PM 10. Hasilnya, kualitas udara di lokasi yang diperiksa masih berada di atas ambang batas normal.

Kondisi tersebut, menurut dia, berpotensi memberikan dampak kesehatan, terutama terhadap kelompok rentan.

“Sehingga dapat berdampak bagi kesehatan terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia dan orang yang memiliki sensitifitas atau alergi terhadap asap yang tinggi,” kata Sri.

Dampak paparan asap karhutla tidak hanya berpotensi menyebabkan ISPA. Pemerintah daerah mencatat sejumlah gangguan kesehatan lain yang mungkin terjadi, seperti pneumonia, asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau PPOK, bronkitis, iritasi mata dan tenggorokan hingga gangguan jantung.

Atas kondisi tersebut, Sri mengatakan langkah kesiapsiagaan terhadap dampak karhutla masih perlu dilanjutkan.

Belajar dari Rumah Diperpanjang Tiga Hari

Salah satu langkah yang diputuskan pemerintah daerah adalah memperpanjang kegiatan Belajar dari Rumah bagi anak sekolah.

“Kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi anak sekolah diperpanjang mulai tanggal 27-29 Agustus 2026,” kata Sri Juniarsih.

Selama kegiatan BDR berlangsung, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga diminta tetap dikondisikan dengan berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama.

Kebijakan tersebut membuat aktivitas pembelajaran tatap muka bagi pelajar di Berau belum kembali berjalan normal setelah masa antisipasi sebelumnya berakhir pada 26 Agustus 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meminimalisasi paparan asap terhadap anak-anak, yang masuk dalam kelompok rentan.

Bupati Minta Warga Pakai Masker

Tak hanya kepada pelajar, Sri Juniarsih juga meminta seluruh masyarakat Berau meningkatkan kewaspadaan selama kondisi karhutla masih berlangsung.

Ia mengimbau warga menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.

“Penggunaan masker jika keluar ruangan,” kata Sri dalam edaran tersebut.

Selain masker, masyarakat diminta memperbanyak konsumsi air putih dan sebisa mungkin membatasi kegiatan di luar ruangan.

“Mengurangi aktifitas luar ruangan untuk menghindari heatstroke dan dampak asap Karhutla,” ujarnya.

Sri juga meminta masyarakat tetap menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS.

Jika mengalami gejala sakit yang diduga berkaitan dengan paparan asap karhutla, warga diminta tidak menunda pemeriksaan.

“Segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala sakit,” kata dia.

Jangan Lakukan Aktivitas yang Memicu Api

Di tengah tingginya angka karhutla, Sri Juniarsih juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan sumber api.

“Menghindari aktifitas yang memicu timbulnya sumber api yang berisiko menyebabkan kebakaran dan mematikan api saat masih kecil,” ujarnya.

Bupati juga meminta sosialisasi pencegahan karhutla dilakukan secara masif hingga tingkat lingkungan masyarakat.

Seluruh rumah ibadah, unsur kecamatan, kelurahan, kampung hingga RT diminta ikut menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai tindakan pencegahan serta upaya mengurangi dampak kebakaran hutan dan lahan.

Keputusan memperpanjang kesiapsiagaan tersebut turut mempertimbangkan pembaruan analisis dinamika atmosfer dan hotspot dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Kalimarau, Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Berau Tahun 2025–2029, serta hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektor Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kering dan Karhutla pada 13 Agustus 2026.

Sri meminta seluruh pihak menjalankan imbauan tersebut selama kondisi karhutla masih mengancam sejumlah wilayah di Berau.

“Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” kata Sri. (AFN/ADV)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampus Lokal Jadi Pilar Peningkatan SDM dan Akses Pendidikan Tinggi

    Kampus Lokal Jadi Pilar Peningkatan SDM dan Akses Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Wakil Ketua DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan perguruan tinggi yang ada di Berau. Menurutnya, saat ini perguruan tinggi di Bumi Batiwakkal sudah cukup baik dalam memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam resesnya yang dilaksanakan pada Rabu (3/12/2025) dengan sejumlah tokoh masyarakat, Sumadi […]

  • Polda Kalimantan Timur Rangkul Mahasiswa dan OKP Lewat Buka Puasa Bersama di Balikpapan

    Polda Kalimantan Timur Rangkul Mahasiswa dan OKP Lewat Buka Puasa Bersama di Balikpapan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan kelompok mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Kota Balikpapan. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Kebangsaan Polda Kalimantan Timur pada Jumat, 27 Februari 2026. Acara yang dimulai sekitar pukul 18.00 Wita itu dihadiri Kasubdit Sosial Budaya Direktorat Intelkam Polda Kaltim, AKBP Temmy Toni, bersama […]

  • Yovandi Pamit dari Kejari Berau, Sri Juniarsih Titip Sinergi pada Gusti Hamdani

    Yovandi Pamit dari Kejari Berau, Sri Juniarsih Titip Sinergi pada Gusti Hamdani

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Serah terima jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Berau berlangsung dalam suasana haru dan penuh kehangatan di Hotel Bumi Segah, Selasa, 29 Juli 2025. Jabatan strategis itu kini resmi berpindah tangan dari Yovandi Yazid kepada Gusti Hamdani. Yovandi Yazid, yang telah memimpin Kejari Berau selama beberapa tahun terakhir, mendapat amanah baru sebagai Asisten […]

  • Anggaran Jadi Kendala, Pembangunan Sekolah Rakyat Berau Gagal 2026

    Anggaran Jadi Kendala, Pembangunan Sekolah Rakyat Berau Gagal 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

      Tanjung Redeb – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Berau belum dapat direalisasikan pada 2026 akibat belum tuntasnya persiapan lahan. Proyek yang bersumber dari dana pemerintah pusat itu mensyaratkan lahan siap bangun dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, mengatakan kendala utama terletak pada proses pembersihan lahan (land clearing) yang belum selesai karena […]

  • Kolaborasi dengan Swasta Jadi Jalan Tengah Diskoperindag untuk UMKM

    Kolaborasi dengan Swasta Jadi Jalan Tengah Diskoperindag untuk UMKM

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Keterbatasan anggaran membuat Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau harus melakukan penyesuaian dalam pelaksanaan program kerja, khususnya yang berkaitan dengan pelatihan dan pendampingan pelaku usaha.   Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yuanita, mengatakan bahwa sebagian besar tugas Diskoperindag berfokus pada pembinaan, pendampingan, pelatihan, serta pengawasan di lapangan, termasuk pengawasan distribusi LPG […]

  • Pedagang Diimbau Beralih ke Pembayaran Non-Tunai untuk Tingkatkan Daya Saing

    Pedagang Diimbau Beralih ke Pembayaran Non-Tunai untuk Tingkatkan Daya Saing

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) mulai mempercepat modernisasi transaksi di pasar tradisional. Salah satu langkah yang kini didorong adalah perluasan penggunaan pembayaran digital oleh pedagang untuk mengikuti pola belanja masyarakat yang semakin berubah. Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyebut peralihan ke sistem non-tunai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan […]

expand_less