Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Menuju Destinasi Internasional, Maratua Berbenah dari Kantor hingga Pengelolaan Sampah

Menuju Destinasi Internasional, Maratua Berbenah dari Kantor hingga Pengelolaan Sampah

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 651
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Maratua, Rabu malam, 11 Februari 2026, tak sekadar menjadi forum rutin tahunan. Di Ruang Rapat Sangalaki, Kantor Bupati Berau, arah pembangunan pulau terluar itu kembali dipertajam: pariwisata harus naik kelas, tapi fondasi dasarnya tak boleh rapuh.

Di satu sisi, Maratua telah menjelma menjadi etalase wisata Berau. Di sisi lain, kebutuhan paling mendasar justru belum seluruhnya tuntas.

Camat Maratua, Ariyanto, memaparkan sejumlah persoalan yang masih membelit wilayahnya. Kantor camat, misalnya, hingga kini belum bisa difungsikan optimal. Bangunan yang direhabilitasi itu baru terpasang atap tanpa plafon. Aparatur kecamatan pun masih menyewa rumah warga untuk menjalankan pelayanan pemerintahan.

“Kami berharap penyelesaian rehabilitasi kantor camat bisa menjadi prioritas,” ujarnya.

Kebutuhan lain tak kalah mendesak: pengadaan lahan untuk pembangunan TK Negeri Maratua dan mobil pengangkut sampah bagi empat kampung. Bagi Ariyanto, persoalan sampah di pulau wisata tak bisa lagi ditangani secara seadanya. Lonjakan kunjungan wisatawan harus diimbangi sistem pengelolaan lingkungan yang memadai.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyadari posisi strategis Maratua. Ia menyebut pulau itu bukan lagi sekadar destinasi kabupaten, melainkan telah masuk peta wisata nasional hingga internasional. Indikasinya jelas: penerbangan langsung ke Maratua mulai tersedia, minat wisatawan terus meningkat.

Namun, Sri mengingatkan, popularitas tanpa tata kelola yang baik justru bisa menjadi beban.

“Potensi wisata harus dikelola optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, apalagi di tengah kebijakan efisiensi anggaran,” katanya.

Efisiensi anggaran menjadi konteks penting dalam Musrenbang kali ini. Alokasi Dana Kampung (ADK) disebut terbatas. Artinya, pemerintah kecamatan dan kampung dituntut lebih kreatif. Inovasi menjadi kata kunci—bukan sekadar menunggu gelontoran dana.

Isu sampah mendapat sorotan khusus. Bupati menekankan pentingnya menjaga wajah Maratua sebagai pulau wisata. Ia mendorong kolaborasi dari tingkat kecamatan, kampung, hingga RT. Dukungan dana RT sebesar Rp50 juta diarahkan untuk mendorong pemilahan sampah dari sumbernya.

“Kita wujudkan Gerakan Indonesia ASRI di Maratua. Sampah bukan hanya masalah lingkungan, tapi juga punya nilai ekonomis jika dikelola dengan baik,” ujarnya. Ia juga meminta TP PKK turut ambil peran membangun budaya bersih di tengah masyarakat.

Langkah konkret telah disiapkan untuk 2026. Pemerintah daerah merencanakan pembangunan Tourism Information Center (TIC) dan sarana toilet di Teluk Harapan—dua fasilitas yang kerap menjadi tolok ukur kenyamanan destinasi. Pelatihan bahasa Inggris bagi pelaku wisata juga akan digelar, menyasar kebutuhan pelayanan wisatawan mancanegara.

Tak hanya itu, pusat UMKM dirancang untuk menjadi ruang promosi produk unggulan Maratua. Bupati menilai keberadaan UMKM center penting agar produk lokal tak tercecer dan mampu menjadi bagian dari rantai ekonomi pariwisata.

Dari sisi infrastruktur dasar, Sri menyebut seluruh jalan di Maratua telah beraspal. Tahap berikutnya adalah penambahan penerangan jalan umum (PJU). Sementara itu, agenda promosi seperti Maratua Jazz dan Maratua Run dipastikan tetap berlanjut untuk menjaga gaung destinasi.

Musrenbang Maratua kali ini memperlihatkan kontras yang nyata: di tengah statusnya sebagai surga wisata, pulau itu masih bergulat dengan ruang kantor, lahan sekolah, dan truk sampah. Tantangannya bukan lagi sekadar membangun, melainkan menata.

Jika pariwisata adalah etalase, maka kebersihan, pelayanan publik, dan kesiapan SDM adalah fondasinya. Maratua kini berada di persimpangan: menjadi destinasi indah yang rapuh, atau pulau wisata yang benar-benar tertata dan berdaya saing.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fasilitas Umum Terdampak Banjir Segah Segera Dibangun Ulang

    Fasilitas Umum Terdampak Banjir Segah Segera Dibangun Ulang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 490
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dampak banjir bandang di beberapa kampung di Kecamatan Segah pada waktu lalu, menghanyutkan bangunan sekolah hingga tempat ibadah, menjadi prioritas Pemkab Berau. Sebagai infrastruktur dasar, pembangunan ulang bangunan itu akan disegerakan. Ditemui Senin (2/6/2025) siang, Kepala Baplitbang Berau, Endah Ernany Triariani menjelaskan jika anggaran pembangunan ulang sekolah itu sudah ada. Hal ini […]

  • Diskoperindag Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Peluang Emas KUR UMKM Tanpa Jaminan

    Diskoperindag Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Peluang Emas KUR UMKM Tanpa Jaminan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kebijakan nasional terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan untuk plafon di bawah Rp100 juta kini menjadi harapan baru bagi pelaku UMKM. Kebijakan ini dipastikan membuka ruang lebih luas bagi pengusaha kecil di Kabupaten Berau untuk mengembangkan usahanya tanpa terbebani syarat jaminan. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, […]

  • Minim Fasilitas, TPI Tanjung Batu Tetap Dipacu Sumbang PAD

    Minim Fasilitas, TPI Tanjung Batu Tetap Dipacu Sumbang PAD

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 456
    • 0Komentar

    BERAU — Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Sambaliung terus memutar otak untuk mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas perikanan di TPI Tanjung Batu. Upaya tersebut dilakukan meski fasilitas penunjang masih jauh dari kata ideal. Pelaksana Tugas Kepala UPT TPI Sambaliung, Frederik Sibulo, mengatakan kontribusi PAD dari TPI Tanjung Batu telah diatur secara resmi melalui […]

  • Pengumuman Hasil Akhir Seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Berau Tahun 2024

    Pengumuman Hasil Akhir Seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Berau Tahun 2024

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.322
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi mengumumkan hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2024. Pengumuman ini memuat hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dalam dokumen […]

  • Peran Pihak Ketiga dalam Pendidikan: Rudi Mangunsong Tekankan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Berau

    Peran Pihak Ketiga dalam Pendidikan: Rudi Mangunsong Tekankan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Berau

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    (10/10/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Melihat betapa pentingnya peran pihak ketiga dalam Pendidikan, Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Mangunsong, menyoroti peran sentral pendidikan mulai dari anak usia dini hingga tingkat tinggi dalam pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan. Rudi Mangunsong berharap agar pihak ketiga turut berkontribusi dalam sektor pendidikan, terutama di daerah yang berdekatan dengan perusahaan, […]

  • Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    Jokowi Warning Perusahaan Tambang: Reklamasi Adalah Kewajiban Mutlak

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) ke Bumi Batiwakkal pada Kamis (26/9/2024) menjadi momentum berharga bagi masyarakat Berau untuk menyampaikan keluh kesah secwra langsung terhadap berbagai persoalan yang terjadi saat ini. Mulai dari persoalan listrik hingga peluang peningkatan ekonomi lewat kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim. Bahkan, persoalan […]

expand_less