Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Teknologi Modern Disiapkan untuk Bersihkan Saluran Air di Berau

Teknologi Modern Disiapkan untuk Bersihkan Saluran Air di Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
  • visibility 659
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Menghadapi potensi banjir yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Januari dan Februari 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau tengah mengintensifkan penanganan wilayah-wilayah rawan genangan air. Upaya ini tidak hanya menyasar kawasan perkotaan, tetapi juga wilayah lain yang rentan terdampak banjir.

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, menyatakan bahwa penanganan banjir adalah pekerjaan yang kompleks dan membutuhkan strategi jangka panjang. Ia menegaskan bahwa langkah antisipasi pada musim hujan kali ini menjadi prioritas utama meski tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

“Kami fokus pada antisipasi banjir yang mungkin terjadi di awal tahun depan. Memang, persoalan banjir tidak mudah ditangani dalam satu siklus anggaran saja,” ujar Hendra.

Menurut Hendra, tahap pertama yang sudah dilakukan adalah pemetaan wilayah yang sering terdampak genangan. Data tersebut akan menjadi acuan dalam merancang strategi teknis, baik untuk proyek permanen maupun penanganan darurat.

“Dengan pemetaan ini, kami bisa menentukan langkah jangka panjang sekaligus tindakan cepat di lapangan,” tambahnya.

Sejumlah proyek strategis seperti normalisasi sungai, pembenahan jaringan pembuangan air, dan peninggian titik-titik rawan banjir tengah berjalan. Selain itu, perbaikan sistem drainase dalam kota pun sudah menunjukkan hasil positif, khususnya di kawasan Perumahan BI di Jalan Albina yang mulai terbebas dari genangan.

Sementara itu, Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan, menegaskan bahwa penanganan banjir harus didukung dengan upaya preventif yang masif, salah satunya pembersihan saluran air yang tersumbat oleh sedimentasi. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami mengarahkan kerja sama antara tiga OPD untuk membersihkan parit yang mengalami penyumbatan sedimentasi agar aliran air kembali lancar,” jelas Fendra.

Tak hanya dilakukan secara manual, metode pembersihan akan dikombinasikan dengan teknologi modern. Dalam waktu dekat, DPUPR Berau akan melakukan simulasi pembersihan menggunakan kombinasi penyedotan lumpur, penyemprotan air bertekanan, dan pengerjaan dari dalam saluran.

“Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembersihan,” imbuh Fendra.

Program ini mengacu pada hasil review terbaru masterplan penanganan banjir Kabupaten Berau, yang meliputi normalisasi saluran air, peningkatan kapasitas drainase, dan pembenahan sistem pembuangan air di titik-titik kritis.

“Solusi utama kami tetap pada normalisasi dan perbaikan jaringan drainase agar banjir bisa diminimalisasi,” pungkasnya.

DPUPR Berau berharap masyarakat turut berperan aktif dengan menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan, sebagai bagian dari upaya bersama meminimalisir risiko banjir.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyambut positif langkah yang diambil DPUPR dalam mempersiapkan penanganan banjir. Ia menilai bahwa pendekatan komprehensif dan kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari bencana.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras DPUPR dan seluruh OPD yang terlibat dalam upaya ini. Penanganan banjir memang memerlukan sinergi dan perencanaan matang agar hasilnya maksimal. Saya yakin, dengan kerja bersama, Berau bisa menjadi daerah yang lebih tangguh menghadapi musim hujan,” kata Sri Juniarsih. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tengah Malam, HE Dicokok Polisi di Sambakungan dengan 4,65 Gram Sabu

    Tengah Malam, HE Dicokok Polisi di Sambakungan dengan 4,65 Gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –Upaya memutus peredaran narkoba di Kabupaten Berau terus digencarkan. Seorang pria berinisial HE, 27 tahun, dibekuk polisi saat bekerja shift malam di Kampung Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Senin dini hari, 21 Juli 2025 sekitar pukul 02.00 Wita. Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang resah dengan aktivitas mencurigakan di kampung tersebut. Kepala Satuan […]

  • Generasi Muda Berau Diajak Kurangi Fast Food, Perbanyak Pangan Lokal Bergizi

    Generasi Muda Berau Diajak Kurangi Fast Food, Perbanyak Pangan Lokal Bergizi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.373
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pangan menggelar Festival Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat kabupaten pada Rabu, 24 September 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, sebagai bagian dari upaya mendorong konsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi. Festival B2SA menjadi salah satu […]

  • Akses Pelayanan Jadi Alasan Utama Pemekaran, Berau Pesisir Selatan Jawab Kebutuhan Masyarakat

    Akses Pelayanan Jadi Alasan Utama Pemekaran, Berau Pesisir Selatan Jawab Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 696
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wacana pemekaran wilayah Kabupaten Berau menjadi daerah otonomi baru (DOB) dengan nama Berau Pesisir Selatan kini memasuki tahap yang semakin konkret. Proses pembentukan DOB tersebut disambut antusias, terutama oleh masyarakat di kawasan pesisir yang selama ini merasa jauh dari pusat pemerintahan. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, yang juga merupakan wakil rakyat […]

  • Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan juta rupiah kerugian dialami para nelayan budidaya di Maratua setelah ribuan ikan mati mendadak dalam sebulan terakhir. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perikanan Kabupaten Berau menilai faktor teknis budidaya menjadi penyebab utama, namun tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk pendalaman kasus. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih, menyebut sebagian besar ikan […]

  • Bantuan Sosial Triwulan II Disalurkan, Pemerintah Fokus pada Lansia dan Anak Yatim

    Bantuan Sosial Triwulan II Disalurkan, Pemerintah Fokus pada Lansia dan Anak Yatim

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 611
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau kembali menyalurkan Bantuan Sosial Individu Semester (Bansis) untuk triwulan kedua di tahun 2025. Bantuan ini menyasar kelompok rentan, terutama lansia tidak mampu serta anak yatim piatu dari keluarga kurang sejahtera, yang tersebar di 10 kelurahan di wilayah perkotaan. Penyaluran dimulai sejak 24 Juli, diawali dari Kelurahan Gayam, lalu bergilir ke […]

  • Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menggarap potensi ekonomi biru sebagai motor penggerak kesejahteraan kampung-kampung pesisir. Meski kualitas perairan Berau masuk kategori unggulan, pengembangan rumput laut belum mencapai level optimal akibat kendala teknis dan minimnya perlindungan bagi pembudidaya. Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih, menyampaikan bahwa pemerintah kini tidak hanya memperkuat aspek […]

expand_less