Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Teknologi Modern Disiapkan untuk Bersihkan Saluran Air di Berau

Teknologi Modern Disiapkan untuk Bersihkan Saluran Air di Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
  • visibility 253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB – Menghadapi potensi banjir yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Januari dan Februari 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau tengah mengintensifkan penanganan wilayah-wilayah rawan genangan air. Upaya ini tidak hanya menyasar kawasan perkotaan, tetapi juga wilayah lain yang rentan terdampak banjir.

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, menyatakan bahwa penanganan banjir adalah pekerjaan yang kompleks dan membutuhkan strategi jangka panjang. Ia menegaskan bahwa langkah antisipasi pada musim hujan kali ini menjadi prioritas utama meski tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

“Kami fokus pada antisipasi banjir yang mungkin terjadi di awal tahun depan. Memang, persoalan banjir tidak mudah ditangani dalam satu siklus anggaran saja,” ujar Hendra.

Menurut Hendra, tahap pertama yang sudah dilakukan adalah pemetaan wilayah yang sering terdampak genangan. Data tersebut akan menjadi acuan dalam merancang strategi teknis, baik untuk proyek permanen maupun penanganan darurat.

“Dengan pemetaan ini, kami bisa menentukan langkah jangka panjang sekaligus tindakan cepat di lapangan,” tambahnya.

Sejumlah proyek strategis seperti normalisasi sungai, pembenahan jaringan pembuangan air, dan peninggian titik-titik rawan banjir tengah berjalan. Selain itu, perbaikan sistem drainase dalam kota pun sudah menunjukkan hasil positif, khususnya di kawasan Perumahan BI di Jalan Albina yang mulai terbebas dari genangan.

Sementara itu, Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan, menegaskan bahwa penanganan banjir harus didukung dengan upaya preventif yang masif, salah satunya pembersihan saluran air yang tersumbat oleh sedimentasi. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami mengarahkan kerja sama antara tiga OPD untuk membersihkan parit yang mengalami penyumbatan sedimentasi agar aliran air kembali lancar,” jelas Fendra.

Tak hanya dilakukan secara manual, metode pembersihan akan dikombinasikan dengan teknologi modern. Dalam waktu dekat, DPUPR Berau akan melakukan simulasi pembersihan menggunakan kombinasi penyedotan lumpur, penyemprotan air bertekanan, dan pengerjaan dari dalam saluran.

“Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembersihan,” imbuh Fendra.

Program ini mengacu pada hasil review terbaru masterplan penanganan banjir Kabupaten Berau, yang meliputi normalisasi saluran air, peningkatan kapasitas drainase, dan pembenahan sistem pembuangan air di titik-titik kritis.

“Solusi utama kami tetap pada normalisasi dan perbaikan jaringan drainase agar banjir bisa diminimalisasi,” pungkasnya.

DPUPR Berau berharap masyarakat turut berperan aktif dengan menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan, sebagai bagian dari upaya bersama meminimalisir risiko banjir.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyambut positif langkah yang diambil DPUPR dalam mempersiapkan penanganan banjir. Ia menilai bahwa pendekatan komprehensif dan kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari bencana.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras DPUPR dan seluruh OPD yang terlibat dalam upaya ini. Penanganan banjir memang memerlukan sinergi dan perencanaan matang agar hasilnya maksimal. Saya yakin, dengan kerja bersama, Berau bisa menjadi daerah yang lebih tangguh menghadapi musim hujan,” kata Sri Juniarsih. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Petani di Kabupaten Berau saat ini sudah mulai memproduksi pupuk lokal. Namun, dukungan yang ada masih sangat kurang. Padahal pupuk ini berpotensi dipasarkan tak hanya dalam daerah saja, tapi juga bisa keluar Berau. “Kampung Kayu Indah Kecamatan Batu Putih sudah bisa membuat pupuk sendiri. Itu perlu didukung semua pihak terutama Pemkab Berau. […]

  • Udang Windu Berkelanjutan Disiapkan Pemkab Berau

    Udang Windu Berkelanjutan Disiapkan Pemkab Berau

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mulai menggeser arah pembangunan sektor perikanannya ke model yang lebih ramah lingkungan. Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, konsep budidaya udang windu berkelanjutan mulai disiapkan di Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan—wilayah yang dikenal memiliki ekosistem pesisir sensitif namun sangat potensial. Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menjelaskan […]

  • Perjuangkan Kenaikan Insentif Guru PAUD Sejak Awal Diberi Amanah Jadi Kepala Daerah

    Perjuangkan Kenaikan Insentif Guru PAUD Sejak Awal Diberi Amanah Jadi Kepala Daerah

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 360
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Memiliki background sebagai lulusan pendidikan, Sri Juniarsih paham betul bagaimana para tenaga pendidik menjalankan tugasnya. Sehingga, kesejahteraan pendidik pun menjadi salah satu prioritas yang diperjuangkan. Sejak menjabat pada masa pandemi COVID-19, peningkatan insentif khususnya guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah masuk dalam misi meningkatkan kualitas SDM yang cerdas, sejahtera, dan berbudi luhur. […]

  • Di Balik Antrean SPBU: Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Batu Bara Ilegal?

    Di Balik Antrean SPBU: Solar Subsidi Mengalir ke Tambang Batu Bara Ilegal?

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Aktivitas penambangan tanpa izin (Peti) di Kabupaten Berau, masih menjadi sorotan. Dalam menjalankan operasionalnya, para pelaku penambangan ilegal ini diketahui menggunakan alat berat seperti ekskavator dan truk besar untuk mengangkut batu bara dari lokasi tambang ke jetty. Diduga, untuk mendukung kelancaran operasional tersebut, para penambang memilih untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) […]

  • "Cerianya Berau" Dorong Lahirnya Inovasi-Inovasi Baru untuk Kesejahteraan Masyarakat Berau

    “Cerianya Berau” Dorong Lahirnya Inovasi-Inovasi Baru untuk Kesejahteraan Masyarakat Berau

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Capaian penilaian 2023 Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Berau Tahun 2023 masih di skor rendah yakni 39,75. Dengan adanya inovasi percepatan inovasi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau atau disingkat Cerianya Berau, diharapkan akan bisa meningkatkan angka IID Berau. “Tahun lalu, sebenarnya Berau masuk dalam kategori inovatif tetapi masih dalam 7 […]

  • Banyak Lulusan Pelatihan Buka Usaha Sendiri, Pengangguran Berau Turun

    Banyak Lulusan Pelatihan Buka Usaha Sendiri, Pengangguran Berau Turun

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih mendorong percepatan pengurangan angka pengangguran di wilayahnya dengan memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja berbasis kompetensi. Ia menilai program pelatihan yang dijalankan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau menjadi langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia lokal yang siap kerja sekaligus mampu membuka usaha mandiri. “Program pelatihan ini […]

expand_less