Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » OJK Minta Korban Penipuan Segera Melapor, Peluang Dana Kembali Lebih Besar

OJK Minta Korban Penipuan Segera Melapor, Peluang Dana Kembali Lebih Besar

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 124
  • print Cetak

SAMARINDA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penipuan di sektor keuangan melalui pembentukan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Pusat koordinasi yang dibentuk bersama anggota Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) itu berperan menangani laporan transaksi keuangan yang terindikasi sebagai tindak penipuan.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara), Misran Pasaribu, mengatakan sejak mulai beroperasi pada 22 November 2024 hingga 31 Mei 2026, IASC telah menerima sebanyak 579.459 laporan penipuan.

Data tersebut disampaikan Misran saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Satgas PASTI Provinsi Kalimantan Timur Semester I Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Kantor OJK Kaltim, Selasa (30/6/2026).

“Sejak mulai beroperasi pada 22 November 2024 hingga 31 Mei 2026, IASC telah menerima 579.459 laporan penipuan,” ungkapnya.

Dari total laporan tersebut, tercatat sebanyak 998.558 rekening terkait dengan kasus yang dilaporkan. Dari jumlah itu, 515.554 rekening telah berhasil diblokir sebagai bagian dari upaya menghentikan aliran dana hasil kejahatan.

Selain pemblokiran rekening, IASC juga berhasil memblokir dana senilai Rp638,9 miliar yang diduga berkaitan dengan tindak penipuan.

Di sisi lain, sebanyak 120.115 nomor telepon telah dilaporkan sebagai bagian dari penanganan kasus-kasus tersebut. Hingga akhir Mei 2026, dana korban yang berhasil dikembalikan melalui proses penanganan IASC mencapai Rp169,3 miliar.

Menurut Misran, capaian tersebut menunjukkan efektivitas mekanisme koordinasi yang dilakukan IASC dalam menangani laporan penipuan di sektor keuangan.

Ia menegaskan, keberhasilan penyelamatan dana korban sangat bergantung pada kecepatan masyarakat dalam melaporkan tindak penipuan yang dialami.

“Semakin cepat laporan disampaikan, semakin besar peluang untuk memblokir rekening pelaku dan menyelamatkan dana korban,” tuturnya.

OJK pun mengimbau masyarakat yang menjadi korban penipuan agar tidak menunda pelaporan. Korban diharapkan segera memanfaatkan berbagai kanal pengaduan yang tersedia, termasuk melalui IASC, agar proses pemblokiran rekening pelaku dapat segera dilakukan.

“Jika laporan cepat ditangani, peluang dana korban untuk diselamatkan dan dikembalikan juga akan semakin besar,” ujarnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisatawan Asing Hilang Saat Menyelam di Kakaban Berau, Diduga Kejar Kamera Jatuh

    Wisatawan Asing Hilang Saat Menyelam di Kakaban Berau, Diduga Kejar Kamera Jatuh

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.131
    • 0Komentar

    Maratua – Seorang wisatawan asing asal Tiongkok dilaporkan hilang saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Kakaban, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Jumat pagi, 2 Mei 2025. Korban atas nama Zhang Xiaohan tenggelam saat mencoba mengambil kamera miliknya yang jatuh ke dasar laut. Kapolsek Maratua, Iptu Taufik Hidayat, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 07.30 Wita di […]

  • Cabai Tembus Rp100 Ribu, Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

    Cabai Tembus Rp100 Ribu, Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    BERAU — Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Berau menjelang Hari Raya Iduladha masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi tersebut dipengaruhi rantai distribusi yang panjang, ketergantungan pasokan dari luar daerah, hingga faktor cuaca yang memengaruhi produksi pangan. Kepala Bidang Bina Usaha Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi daring bersama […]

  • Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

    Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kurangnya tenaga profesional untuk menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Berau mendapat sorotan dari DPRD setempat. Komisi I DPRD Berau menilai bahwa pelayanan kesehatan mental di daerah ini masih jauh dari memadai dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyatakan bahwa ketersediaan tenaga […]

  • Pilkada Berau 2024: MP-AW Resmi Diusung oleh Empat Partai Terkenal

    Pilkada Berau 2024: MP-AW Resmi Diusung oleh Empat Partai Terkenal

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Madri Pani (MP) dan Agus Wahyudi (AW) resmi mengantongi empat rekomendasi dari empat partai, yang mengusung kedua pasangan calon tersebut untuk melaku ke Pilkada 2024. Rekomendasi tersebut diantaranya dikeluarkan oleh Partai Nasdem, PKB, Hanura dan PDI-P, yang diambil langsung oleh MP dan AW ke DPP Partai bersangkutan, beberapa hari lalu. Kabar itu dibenarkan […]

  • Gamalis Dorong Kuliner Khas Berau Masuk Hotel dan Kegiatan Daerah

    Gamalis Dorong Kuliner Khas Berau Masuk Hotel dan Kegiatan Daerah

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 31
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau Gamalis mendorong kuliner khas daerah, termasuk Ancur Paddas, lebih luas diperkenalkan kepada masyarakat dan wisatawan. Dorongan itu disampaikan saat pembukaan lomba Ancur Paddas, Puncak Rasul, dan Festival Kue Tradisional dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216 tahun 2026. Gamalis menilai kuliner tradisional memiliki potensi […]

  • Dari Tawar-Menawar Ikan hingga UMKM Olahan Laut, Bupati Berau Pantau Pasar Murah di Sambaliung

    Dari Tawar-Menawar Ikan hingga UMKM Olahan Laut, Bupati Berau Pantau Pasar Murah di Sambaliung

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    BERAU – Pagi Sabtu, 16 Mei 2026, kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga berdesakan menuju lapak-lapak ikan segar dalam gelaran Gerakan Pasar Ikan Murah yang diadakan Pemerintah Kabupaten Berau. Arus kendaraan menuju lokasi pun sempat tersendat sejak awal kegiatan karena padatnya pengunjung. Di antara antrean warga yang menenteng kantong […]

expand_less