Sri Juniarsih Hadiri Pisah Sambut Kajati Kaltim, Rudy Mas’ud Tekankan Sinergi Penegakan Hukum
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- print Cetak

SAMARINDA – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menghadiri pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dari Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H. kepada Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. di Lamin Etam, Samarinda, Jumat malam, (14/8).
Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi Kaltim itu menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melepas Supardi sekaligus menyambut Chatarina Muliana yang kini mengemban amanah sebagai Kajati Kaltim.
Sri Juniarsih hadir sebagai bagian dari penghormatan Pemerintah Kabupaten Berau terhadap pergantian kepemimpinan di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.
Dalam acara tersebut, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi atas kontribusi, dedikasi, serta koordinasi yang selama ini dibangun Supardi bersama pemerintah daerah.
“Kepada Kajati yang lama, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja sama, komunikasi dan kontribusi dalam menjaga kepastian hukum di Kaltim,” ujar Rudy.
Menurut Rudy, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika tugas. Namun hubungan yang telah terbentuk selama masa pengabdian di Kalimantan Timur diharapkan tidak berhenti hanya karena terjadi pergantian tempat tugas.
“Jabatan bisa berganti, tempat tugas bisa bergeser, tetapi yang penting satu, persahabatan dan persaudaraan ini tidak ikut dimutasi,” katanya.
Rudy menyebut Supardi tetap menjadi bagian dari keluarga besar Kalimantan Timur meski selanjutnya mendapat penugasan di tempat lain.
Kepada Chatarina Muliana, Rudy menyampaikan selamat datang di Bumi Etam. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kata dia, siap melanjutkan sekaligus memperkuat sinergi yang telah terbangun dengan Kejaksaan.
Rudy menilai peran Kejaksaan dalam pembangunan tidak hanya berada pada ranah penegakan hukum. Institusi tersebut juga memiliki peran dalam pencegahan dan pendampingan agar pelaksanaan pembangunan tetap bergerak sesuai aturan.
“Pemerintah memerlukan Kejaksaan ini tidak hanya berkaitan hukum, tetapi lebih lebar lagi bagaimana bisa melaksanakan pencegahan, pendampingan, dan memastikan bagaimana pembangunan bisa berjalan dengan cepat, tepat, tidak keluar dari ketentuan hukum,” jelasnya.
Ia juga meminta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta pemerintah kabupaten dan kota tidak ragu mengambil keputusan selama kebijakan yang dijalankan memiliki dasar hukum yang jelas.
“Jangan takut bekerja, jangan takut mengambil keputusan, kebijakan selama niatnya benar, aturannya benar dan niat baik di dalamnya, insyaallah tentu semuanya akan baik-baik saja,” pesannya.
Dengan kepemimpinan baru di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Rudy berharap koordinasi antara Kejaksaan dan pemerintah daerah tetap terjaga.
Bagi Pemerintah Kabupaten Berau, hubungan dengan aparat penegak hukum menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pisah sambut itu berlangsung dalam suasana akrab. Selain Gubernur Kalimantan Timur dan Bupati Berau, acara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kaltim, kepala daerah se-Kalimantan Timur, jajaran Kejaksaan Tinggi Kaltim, serta sejumlah tamu undangan.(afn)
- Penulis: admin
