BMKG Deteksi 79 Titik Panas di Berau, Terbanyak Tersebar di Tabalar dan Pulau Derawan
- account_circle beraunews
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12
- print Cetak

BERAU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 79 titik panas atau hotspot di Kabupaten Berau dalam pemantauan sepanjang Rabu, 23 September 2026, pukul 01.00 hingga 17.00 WITA.
Data itu tercantum dalam Briefing Malam Kondisi Cuaca dan Hotspot Provinsi Kalimantan Timur yang diterbitkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan, Rabu, 23 September 2026, pukul 17.52 WITA.
Dari 1.359 hotspot yang terpantau di seluruh Kalimantan Timur, sebanyak 79 titik berada di Berau. Jumlah tersebut menempatkan Berau di bawah Kutai Kartanegara dengan 505 titik, Paser 396 titik, Kutai Timur 269 titik, dan Kutai Barat 92 titik.
Sebaran hotspot di Berau tidak terkonsentrasi di satu wilayah. Berdasarkan tabel koordinat BMKG, titik panas terdeteksi sedikitnya di sembilan kecamatan.
Tabalar menjadi wilayah dengan temuan terbanyak, yakni 21 hotspot, disusul Pulau Derawan 14 titik dan Talisayan 12 titik. Sambaliung tercatat memiliki sembilan titik panas, Kelay tujuh titik, sementara Batu Putih, Biatan, Biduk-Biduk, dan Gunung Tabur masing-masing empat titik.
Sebagian besar titik yang tercatat dalam tabel BMKG memiliki tingkat kepercayaan pada angka 8. Data tersebut menunjukkan lokasi indikatif titik panas berdasarkan pantauan satelit dan bukan dengan sendirinya memastikan telah terjadi kebakaran pada seluruh lokasi yang terdeteksi.
Kemunculan puluhan hotspot itu menjadi perhatian di tengah kondisi sejumlah wilayah Kalimantan Timur yang masih memiliki tingkat kemudahan terbakar. Dalam briefing yang sama, BMKG menggunakan parameter Fine Fuel Moisture Code (FFMC) untuk menggambarkan tingkat potensi kemudahan kebakaran pada bahan bakar halus seperti humus permukaan, sampah dedaunan kering, alang-alang, dan bahan ringan lain di lantai hutan.
Meski demikian, peluang hujan mulai terlihat dalam beberapa hari mendatang. BMKG memprakirakan terdapat potensi hujan sedang pada 25 hingga 28 September 2026, terutama di sebagian wilayah barat, utara, dan tengah Kalimantan Timur.
Berau berada di wilayah utara Kalimantan Timur. Namun, dokumen briefing tersebut tidak merinci kecamatan di Berau yang secara khusus akan menerima hujan sedang pada periode tersebut.
Pantauan citra radar BMKG pada pukul 17.35 WITA juga memperlihatkan awan yang berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat di sebagian Kutai Kartanegara dan dapat meluas ke Kutai Barat serta Paser. Sementara citra satelit pukul 17.40 WITA mendeteksi gugusan awan berpotensi hujan sedang hingga lebat di sebagian Kutai Timur.
Dengan masih banyaknya titik panas yang tersebar di Berau, pemantauan lapangan menjadi penting untuk memastikan kondisi sebenarnya, terutama di kecamatan dengan konsentrasi hotspot tinggi seperti Tabalar, Pulau Derawan, dan Talisayan.
Sumber: BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan, Briefing Malam Kondisi Cuaca dan Hotspot Provinsi Kalimantan Timur, 23 September 2026 pukul 17.52 WITA. (Afn)
- Penulis: beraunews
