Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 844
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Pemkab Berau mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga medis yang bekerja di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Langkah ini selaras dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2025 yang memberikan tunjangan khusus bagi dokter spesialis, subspesialis, dan dokter gigi yang bertugas di wilayah-wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah untuk menentukan besaran tunjangan yang tepat. Menurutnya, wilayah-wilayah di Berau telah dikategorikan menjadi tiga: daerah perkotaan, terpencil, dan sangat terpencil.

“Kami sudah mulai melakukan pemetaan, dan kedepannya akan kami sesuaikan dengan ketentuan yang ada dalam Perpres 81/2025,” jelasnya.

Kecamatan Maratua dan Biduk-Biduk, dua wilayah yang masuk dalam kategori sangat terpencil, menjadi perhatian khusus. Wilayah-wilayah tersebut juga memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata, yang membuatnya semakin strategis.

Lamlay Sarie, Kepala Dinas Kesehatan Berau, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur untuk memastikan distribusi tunjangan berjalan lancar. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah pengaliran dana langsung dari provinsi ke daerah.

“Kami masih memastikan mekanisme yang tepat agar program ini berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran,” katanya.

Tunjangan khusus ini diharapkan dapat memperkuat sektor pelayanan kesehatan di daerah yang sulit dijangkau. Menurut Lamlay, keberadaan insentif ini dapat meningkatkan fokus tenaga medis untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Lamlay, kebijakan ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi tenaga medis, yang sering kali menghadapi tantangan besar terkait geografis dan kondisi kerja yang tidak mudah. Sejak beberapa tahun lalu, Pemkab Berau telah memberikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dengan jumlah yang bervariasi, terutama untuk dokter yang bertugas di wilayah terpencil.

“Dokter umum yang bekerja di daerah paling terluar bisa mendapatkan tunjangan lebih dari Rp 10 juta. Sementara itu, dokter spesialis, seperti spesialis kebidanan dan kandungan di RSUD Talisayan, bisa mendapatkan TPP sekitar Rp 52 juta,” ujar Lamlay.

Menurutnya, tunjangan khusus yang diatur dalam Perpres 81 Tahun 2025 bukan hanya berfungsi sebagai insentif finansial, melainkan juga sebagai pemacu agar tenaga medis bersedia bertugas lebih lama di daerah dengan akses terbatas.

“Harapannya, kebijakan ini akan meningkatkan kepuasan kerja tenaga medis, sehingga mereka lebih betah melayani masyarakat di daerah yang sangat terpencil,” pungkasnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • TPT Berau Turun menjadi 4,40 Persen, Pemkab Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal

    TPT Berau Turun menjadi 4,40 Persen, Pemkab Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau kembali menggelar Berau Job Fair 2026 di SM Tower and Convention, Rabu, 29 Juli 2026. Wakil Bupati Berau Gamalis membuka secara resmi bursa kerja yang diikuti 26 perusahaan dari berbagai sektor tersebut. Kegiatan ini menjadi wadah bagi 2.740 pencari kerja yang terdata untuk bertemu langsung dengan perusahaan yang membuka […]

  • Warga Balikukup Pasang Garis Tegas: Kompresor Jangan Masuk Karang Dangalahan

    Warga Balikukup Pasang Garis Tegas: Kompresor Jangan Masuk Karang Dangalahan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BERAU – Perairan Karang Dangalahan menjadi perhatian warga Balikukup setelah muncul laporan mengenai nelayan dari luar daerah yang diduga menggunakan kompresor untuk mengambil hasil laut. Warga khawatir aktivitas tersebut tidak hanya menguras sumber daya laut, tetapi juga mengancam terumbu karang yang menjadi tumpuan nelayan tradisional setempat. Persoalan ini mencuat sejak awal Juli 2026. Seorang nelayan […]

  • Viral! Kapal Tongkang Tabrak Rumah di Muara Muntai, Diduga Tak Kuat Lawan Arus Deras

    Viral! Kapal Tongkang Tabrak Rumah di Muara Muntai, Diduga Tak Kuat Lawan Arus Deras

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Sebuah kapal tongkang bermuatan batu koral menabrak rumah warga di bantaran Sungai Mahakam, Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 26 Maret 2026 itu viral di media sosial setelah rekaman kameranya beredar. Dalam video yang terekam kamera pengawas (CCTV), terlihat tongkang Mahakam Prima 06 menghantam rumah di […]

  • Langkah Maju Pemkab Berau Wujudkan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Digital

    Langkah Maju Pemkab Berau Wujudkan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Digital

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.546
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu terobosan terbaru datang dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) melalui peluncuran SIGA – Sistem Informasi Gender dan Anak. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pemantauan data kasus kekerasan, memperkuat perlindungan perempuan dan anak, […]

  • Penyesuaian PBB hingga BPHTB, Perda Pajak Berau Direvisi untuk Kepastian Hukum

    Penyesuaian PBB hingga BPHTB, Perda Pajak Berau Direvisi untuk Kepastian Hukum

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 769
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau dan DPRD Berau resmi mengetuk persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2026 dengan nilai total Rp 3,4 triliun. Kesepakatan itu diambil dalam rapat paripurna yang berlangsung Minggu malam, 30 November 2025, sekaligus mengesahkan revisi atas Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Penandatanganan nota kesepahaman […]

  • PSI Berau Perkuat Konsolidasi Menuju 2029, Bidik 200 Ribu Anggota dan Roadshow hingga Kampung

    PSI Berau Perkuat Konsolidasi Menuju 2029, Bidik 200 Ribu Anggota dan Roadshow hingga Kampung

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BERAU — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Berau, Mikael Sengiang, menyatakan mesin organisasi partainya terus bergerak memperkuat konsolidasi menjelang agenda politik 2029. Salah satu fokus yang kini dikejar adalah pembentukan struktur kepengurusan hingga tingkat ranting serta peningkatan jumlah keanggotaan melalui sistem Kartu Tanda Anggota (KTA) digital. Dalam pertemuan internal yang dihadiri […]

expand_less