Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 816
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Pemkab Berau mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga medis yang bekerja di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Langkah ini selaras dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2025 yang memberikan tunjangan khusus bagi dokter spesialis, subspesialis, dan dokter gigi yang bertugas di wilayah-wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah untuk menentukan besaran tunjangan yang tepat. Menurutnya, wilayah-wilayah di Berau telah dikategorikan menjadi tiga: daerah perkotaan, terpencil, dan sangat terpencil.

“Kami sudah mulai melakukan pemetaan, dan kedepannya akan kami sesuaikan dengan ketentuan yang ada dalam Perpres 81/2025,” jelasnya.

Kecamatan Maratua dan Biduk-Biduk, dua wilayah yang masuk dalam kategori sangat terpencil, menjadi perhatian khusus. Wilayah-wilayah tersebut juga memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata, yang membuatnya semakin strategis.

Lamlay Sarie, Kepala Dinas Kesehatan Berau, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur untuk memastikan distribusi tunjangan berjalan lancar. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah pengaliran dana langsung dari provinsi ke daerah.

“Kami masih memastikan mekanisme yang tepat agar program ini berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran,” katanya.

Tunjangan khusus ini diharapkan dapat memperkuat sektor pelayanan kesehatan di daerah yang sulit dijangkau. Menurut Lamlay, keberadaan insentif ini dapat meningkatkan fokus tenaga medis untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Lamlay, kebijakan ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi tenaga medis, yang sering kali menghadapi tantangan besar terkait geografis dan kondisi kerja yang tidak mudah. Sejak beberapa tahun lalu, Pemkab Berau telah memberikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dengan jumlah yang bervariasi, terutama untuk dokter yang bertugas di wilayah terpencil.

“Dokter umum yang bekerja di daerah paling terluar bisa mendapatkan tunjangan lebih dari Rp 10 juta. Sementara itu, dokter spesialis, seperti spesialis kebidanan dan kandungan di RSUD Talisayan, bisa mendapatkan TPP sekitar Rp 52 juta,” ujar Lamlay.

Menurutnya, tunjangan khusus yang diatur dalam Perpres 81 Tahun 2025 bukan hanya berfungsi sebagai insentif finansial, melainkan juga sebagai pemacu agar tenaga medis bersedia bertugas lebih lama di daerah dengan akses terbatas.

“Harapannya, kebijakan ini akan meningkatkan kepuasan kerja tenaga medis, sehingga mereka lebih betah melayani masyarakat di daerah yang sangat terpencil,” pungkasnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BKSDA Berau Kembalikan Bekantan ke Habitat

    BKSDA Berau Kembalikan Bekantan ke Habitat

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    BERAU — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Berau melepasliarkan satu ekor bekantan (Nasalis larvatus) di kawasan hutan Kampung Meras, Kecamatan Kelay, Rabu (22/04/2026). Kepala Seksi KSDA Wilayah I Berau, Yulian Sadono, mengatakan satwa tersebut sebelumnya diamankan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau […]

  • Target 400 Ton Beras Murah: Polres Berau Siapkan Gerai Hingga Desember

    Target 400 Ton Beras Murah: Polres Berau Siapkan Gerai Hingga Desember

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 646
    • 0Komentar

    TELUK BAYUR – Polres Berau kembali menyalurkan beras murah SPHP untuk masyarakat Kabupaten Berau. Namun kali ini penyaluran difokuskan di depan pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) agar masyarakat sekitar Kecamatan Gunung Tabur hingga Teluk Bayur. Kegiatan yang bekerjasama dengan Bulog Berau ini, bertepatan dengan kegiatan pasar pangan murah Polri, yang digelar serentak seluruh Indonesia. Dan […]

  • Bupati Sri Juniarsih: Manguati Banua Bukan Sekadar Tradisi, tapi Aset Wisata

    Bupati Sri Juniarsih: Manguati Banua Bukan Sekadar Tradisi, tapi Aset Wisata

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Sambaliung- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb yang ke-214, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar prosesi adat Manguati Banua di Keraton Sambaliung, Kecamatan Sambaliung, Sabtu (14/9/2024). Acara ini dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Gamalis, serta sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Para tokoh adat dan masyarakat setempat […]

  • Generasi Muda Berau Diajak Kurangi Fast Food, Perbanyak Pangan Lokal Bergizi

    Generasi Muda Berau Diajak Kurangi Fast Food, Perbanyak Pangan Lokal Bergizi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.357
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pangan menggelar Festival Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat kabupaten pada Rabu, 24 September 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, sebagai bagian dari upaya mendorong konsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi. Festival B2SA menjadi salah satu […]

  • Dominasi Gangguan Hewan Liar, Layanan Penyelamatan Berau Kian Adaptif dan Responsif

    Dominasi Gangguan Hewan Liar, Layanan Penyelamatan Berau Kian Adaptif dan Responsif

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Berau mencatat peningkatan penanganan kasus non-kebakaran sepanjang awal 2026. Hingga awal Mei, petugas telah menangani 115 kegiatan evakuasi, mulai dari gangguan hewan liar hingga pencarian orang hilang. Data Disdamkarmat menunjukkan laporan masyarakat bersifat fluktuatif. Pada Januari terdapat 28 kegiatan, kemudian 19 kegiatan pada Februari, dan 17 kegiatan […]

  • El Nino 2026 Diperkirakan Lemah

    El Nino 2026 Diperkirakan Lemah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BERAU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau memperkirakan fenomena El Nino pada 2026 berada pada kategori lemah hingga moderat, terutama pada paruh kedua tahun. Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, mengatakan prediksi tersebut didasarkan pada hasil pemantauan terbaru. Kondisi ini berpotensi memengaruhi pola curah hujan yang cenderung berada di bawah normal. “Perkiraan pada semester […]

expand_less