Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anggaran Terbatas, Satpol PP Berau Kesulitan Tertibkan Peredaran Miras

Anggaran Terbatas, Satpol PP Berau Kesulitan Tertibkan Peredaran Miras

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • print Cetak

BERAU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Berau mengakui keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam menertibkan peredaran minuman keras (miras). Kondisi tersebut terjadi ketika pemerintah daerah masih menghadapi persoalan penjualan miras di sejumlah tempat hiburan malam (THM).

Keterbatasan anggaran itu turut memengaruhi kegiatan patroli dan penegakan peraturan daerah. Padahal, pengelola THM telah diberikan tenggat hingga akhir Desember 2026 untuk menghentikan penjualan miras.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Berau, Achmad Syahid, mengatakan pihaknya tetap berupaya menjalankan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran Perda Miras.

“Kami tetap akan melakukan patroli dan penegakan Perda miras,” ujarnya, Selasa, 27 Oktober 2026.

Namun, Syahid tidak menampik bahwa kondisi keuangan daerah berdampak terhadap pelaksanaan tugas di lapangan. Kebutuhan operasional petugas, termasuk bahan bakar minyak (BBM) kendaraan patroli dan konsumsi anggota, harus disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

“Tentulah berpengaruh, salah satunya kesiapan BBM dalam operasional, makan minum anggota dan lain-lain,” ungkapnya.

Menurut Syahid, pelaksanaan patroli juga mempertimbangkan situasi di lapangan serta sejumlah agenda kegiatan yang harus ditangani Satpol PP. Meski menghadapi keterbatasan, ia memastikan penegakan aturan tetap dilakukan.

Syahid mengungkapkan, Satpol PP Berau telah menangani sekitar 23 perkara terkait miras. Penanganannya dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pemberian peringatan hingga perkara yang telah memperoleh putusan pengadilan.

Sejumlah tempat usaha turut masuk dalam penanganan tersebut, termasuk tempat hiburan malam Blue Box.

“Memang masih ada, kami tetap melakukan pembinaan dan penegakan Perda. Penanganan miras sampai saat ini sudah sekitar 23 perkara, mulai dari peringatan sampai dengan putusan pengadilan,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peredaran miras di Berau belum sepenuhnya dapat dihentikan meskipun pembinaan dan penindakan telah dilakukan.

Sebelumnya, persoalan penjualan miras di tempat hiburan malam menjadi pembahasan bersama DPRD Berau. Dalam pembahasan tersebut, pengelola THM diberikan waktu selama tiga bulan untuk menghentikan aktivitas penjualan miras, dengan batas akhir pada Desember 2026.

Tenggat itu menempatkan pengawasan Satpol PP sebagai bagian penting dalam memastikan pengelola tempat hiburan malam mematuhi ketentuan yang berlaku.

Namun, keterbatasan biaya operasional berpotensi menjadi hambatan dalam pelaksanaan patroli secara berkelanjutan, terutama menjelang berakhirnya batas waktu yang diberikan kepada pengelola THM.

Di sisi lain, jumlah perkara yang telah ditangani belum menunjukkan bahwa seluruh pelanggaran dapat diselesaikan. Satpol PP masih menemukan peredaran miras dan melanjutkan pembinaan terhadap pelaku usaha.

Hingga kini, belum ada penjelasan terperinci mengenai strategi pengawasan yang akan diterapkan Satpol PP Berau menjelang tenggat akhir Desember, termasuk frekuensi patroli dan langkah penindakan terhadap pengelola THM yang tetap menjual miras.

Kepastian mengenai dukungan anggaran operasional juga menjadi perhatian, mengingat penegakan Perda Miras membutuhkan pengawasan di lapangan.

Dengan waktu penertiban yang semakin terbatas, efektivitas pengawasan dan tindak lanjut terhadap pelanggaran menjadi faktor penting untuk memastikan kebijakan penghentian penjualan miras dapat dilaksanakan. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi Bupati Berau dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan

    Berau Usulkan Bus Sekolah dan Pengembangan Trans Berau ke Kemenhub

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Pemkab Berau mengusulkan bus sekolah, pengembangan Bus Trans Berau, dan fasilitas transportasi darat kepada Kementerian Perhubungan.

  • Berau Bidik Kapal Wisata dan Sektor Non-Tambang untuk Dongkrak PAD

    Berau Bidik Kapal Wisata dan Sektor Non-Tambang untuk Dongkrak PAD

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    BERAU – Ketergantungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau pada dana transfer pusat masih tinggi. Di tengah tren penurunan kucuran dana dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Berau mulai menyiapkan strategi memperkuat pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sektor non-pertambangan. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengakui struktur fiskal daerah hingga kini belum lepas dari sokongan […]

  • Kemenpar Buka Peluang Promosi Wisata Berau ke Luar Negeri

    Kemenpar Buka Peluang Promosi Wisata Berau ke Luar Negeri

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membuka peluang bagi Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, untuk memperkenalkan destinasi wisatanya melalui agenda promosi pariwisata di luar negeri. Peluang tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Berau dan Kemenpar di Jakarta. Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Reza Pahlevi, mengatakan Berau memiliki potensi untuk menjangkau pasar wisatawan […]

  • Hari Jadi Berau Diwarnai 18 Tuntutan Warga, Aksi Massa Beralih ke Ruang Dialog

    Hari Jadi Berau Diwarnai 18 Tuntutan Warga, Aksi Massa Beralih ke Ruang Dialog

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BERAU — Rencana aksi Aliansi Masyarakat Berau di tengah momentum Hari Jadi Kabupaten Berau berubah menjadi forum dialog dengan Pemerintah Kabupaten Berau, Selasa, 15 September 2026. Aliansi sebelumnya berencana turun menyampaikan 18 tuntutan kepada pemerintah daerah. Namun aksi tersebut batal setelah Bupati Berau Sri Juniarsih mengirimkan surat resmi dan mengajak massa menyampaikan aspirasi secara langsung […]

  • 611 WBP Akan Mencoblos,  Pastikan Tidak Ada ‘Money Politic’ di Rutan 

    611 WBP Akan Mencoblos,  Pastikan Tidak Ada ‘Money Politic’ di Rutan 

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 731
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – H-6 pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Derah (Pilkada), Rutan Tanjung Redeb, tengah mememastikan kesiapan untuk pembentukan TPS Khusus. Sebanyak 611 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) akan memilih Bupati-Wakil Bupati dan Gubernur-Wakil Gunernur di Pilkada tahun ini. Kepala Rutan Tanjung Redeb, Dadang Firmansyah mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum […]

  • Efisiensi Anggaran Tak Hambat Layanan: Diskominfo Berau Pastikan Wifi Publik Tetap Stabil

    Efisiensi Anggaran Tak Hambat Layanan: Diskominfo Berau Pastikan Wifi Publik Tetap Stabil

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menata ulang strategi digitalisasi daerah dengan memfokuskan layanan wifi publik hanya pada titik-titik yang memiliki dampak terbesar bagi masyarakat. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap efisiensi anggaran yang membuat pemerintah harus menyusun ulang prioritas pembangunan digital. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan bahwa titik internet […]

expand_less